Loading...

Sinopsis Gangaa episode 323 bag 2




Sinopsis Gangaa episode 323 bag 2 by Meysha lestari.  Hakim terlihat menimbang. Gangaa berdoa semoga hakim memberi keputusan yang memihak mereka. Hakim mengatakan sesuatu yang berkenaan dengan keputusannya. Sagar teringat semua perlakuan buruknya pada janvi. Sagar menatap hakim dan memohon di izinkan untuk bicara,. hakim mengizinkan.

Sagar berkata, "istriku meninggal. AKu yang bertanggung jawab atas kematiannya..." Semua orangtersentak kaget mednengar pengakuan Sagar. Aku teruru-buru melakukan pernikahan itu. AKu menikahinya tanpa sepengetahuan orang tuanya. Aku memperlakukan dia dengan buruk. Dia mengambil narkoba karena aku. Aku telah menyiksanya, secara fisik ataupun secara mental. Dia menjadi lemah. Semua itu tidak akan terjadi kila aku memberinya cinta dan kehormatan. Semua tuduhan adalah benar. Aku bersedia menerima semua hukuman..." Gangaa menangis mendengar pengakuan Sagar. Dia berdiri dengan cemas, "Sagar, apa yang kau katakan?" Gangaa meminta tolong pada Palash, "tuan.." palash cepat-cepat berdiri, "maaf yang Mulia, Klien saya mengatakan ini karena terlalu emosional. Saya perlu bicara dengan dia. Pikirannya sedang terganggu saat ini.."

 
Hakim menanyai Sagar dengan pertanyaan yang sama dengan pernyataan yang di ajukan Palash. Gangaa menatap Sagar penuh harap. Sagar menjawab tanpa pikir panjang, "tidak yang mulia! Tidak ada tekanan pada saya. Apa yang saya katakan adalah yang sebenarnya." hakim meminta pernyataan tertulis dari sagar. Sagar menatap Gangaa, Gangaa menggeleng. Palash menatap keduanya. Sagar mengangguk. Palash menatap Sagar dengan tatapan tak percaya dan putus asa. Sagar balas menatapnya. hakim memutuskan agar Sagar di jaga di tahanan sampai dia memberikan pernyataan terulis. Mr Sabharwal terlihat puas. Hakim berkata, "kami akan memberikan keputusan akhirnya nanti.." Sidangpun di tunda.

Ayah Janvi menatap Sagar dengan tajam. Pulkit dan gangaa juga menatap Sagar. Sagar menatap keduanya. Polisi datang untuk membawa Sagar peri. Ayah Janvi meneriakan namanya, "Sagar!" Sagar menoleh kearahnya. Ayah Janvi mendekat dan dengan marah campur bendi berkata, "ini yang layak kau dapatkan. Ini apa yang seharusnya terjadi padamu. Kau akan menghabiskan sisa hidupmu dalam penjara. Kautelah membunuh puteriku. kau pembunuh!" Sagar tidak bereaksi. Ganga menangis. Polisi membawa Sagar pergi. Gangaa mengejarnya.

Gangaa memanggil Sagar yang di bawa polisi. Dia mengoyang-goyang lengan Sagar dengan cemas, "Sagar mengapa kau lakukan ini? Siapa yang memebrimu izin untuk menghancurkan hidupmu? Mengapa kau akan mendapat hukuman atas apa yang tidak kau lakukan? Katakan padaku Sagar kenapa?" Sagar terdiam. Polisi mengajaknya pergi. Gangaa menahannya. Sagar alu berkata, "aku tidak melakukan apapun yangs alah. Aku tidak membunuhnya dengan tanganku sendiri tapi aku adalah alasan di balik semua ini. kalau aku tidak menikahi Janvi, semua initidak akan terjadi. Semua ini karena diriku. Aku yang bertanggung jawab atas hal itu. AKu seharusnya di hukum."

Gangaa sambil menangis memcoba membuat Sagar mengerti, "kau tidak bertanggung jawab atas semua ini. Mungkin dia tidak melakukan bunuh diri, Mungkin seseorang telah membunuhnya. Mengapa kau menanggung semua kesalahan itu seorang diri? kau diam saja sejak datang kemarui. Aku yakin ada sesuatu yang mengganggumu. mengapa tidak kau katakan padaku? Aku bisa melakukan sesuatu kalau kau katakan padaku..." Gangaa menangis. Sagar menyahut, "aku usdah tahu. Kau pasti berpikir kalau aku keras kepala. Aku tidak berpikir sebelum melakukannya. Aku telah banyak berpikir tentang ini lalu mengambil keputusan itu. Aku tahu tidak ada yang senang dengan keputusanku ini. Semua orang sangat mencemaskan aku. Mereka semua sangat mencintaiku. Mereka selalu menginginkan yang terbaik buatku. tapi aku layak mendapatkan ini. inilah yang seharusnya terjadi padaku. Kau akan mengerti cepat atau lambat."

Polisi hendak membawa Sagar bersamanya. Tapi Gangaa menahannya. Dia meminta Sagar menarik kembali pernyataannya, "aku akan membesakan dirimu dari kesalahan ini. kau tidak melakukan apapun. Kautidak boleh menghukum dirimu sendiri..." Pulkit ikut menanyainya, "bagaimana bisa kau lakukan ini?" Sagar menjawab, "aku telah melakukan hal yang benar." Polisi menyela, "kita sudah terlambat. Ayo!" Polisi membawa Sagar peri. Gangaa memanggilnya dan hendak mengejarnya. tapi Pulkit memegangi tanganya. Gangaa terus memanggil Sagar. Pulkit menenangkan Gangaa, "dia tidak akan mendengarkan siapapun." Gangaa menangis. Pulkit mendudukan gangaa di kursi. Dia meminta Gangaa agar tenang dan tidak menyerah, "apa yang akan terjadi pada yang lain kalau kau menyerah? Kita akan bicara padanya. Papa akan membuat dia mengerti." Gangaa mencari-cari Niru, "tuan..tuan kemana?" Pulkit ikut-ikutan mencari Niru, tapi mereka tidak melihatnya. Gangaa bertanya-tanya, "apakah tuan marah karena kata-kata Sagar dan pulang kerumah? AKu harus bicara padanya." Gangaa lalu berlari peri. Pulkit mengikutinya. Palash menyaksikan semua itu.

Nenek dan Madhvi menunggu dengan cemas di rumah. Nenek mondar-mandir kesana kemari. Pulkit dan Gangaa datang. Nenek segera menanyainya dengan penuh harap, "Sagar mana? mana Sagar?" Dia menatap Pulkit dan Gangaa bergantian. Gangaa dan Pulkit tegang, tak tahu harus berkata apa. Madhvi menunggu jawaban mereka dengan penuh harap. Nenek memberitahu mereka kalau Niru barus saja datang, "dia tidak bicara apa-apa. Dia langsung pergi ke kamar kerjanya. Mana Sagar? Sagar mana?" Nenek menatap ke pintu lalau menatap Pulkit dan gangaa bergantian. Gangaa tak tahu harus menjawab apa, dia menangis... SInopsis Gangaa episode 324 by Meysha lestari.

PREV  1  2  NEXT


Bagikan :