Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

Sinopsis Gangaa episode 435 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 435 bag 2 by Meysha Lestari. Zoya menyentuh lengan Kahsish dan menyapanya, "Kashish!" Kashish menoleh dengan kaget, "kak Zoya, kau ada di sini?" Zoya pura-pura perhatian pada Kashish dan Gangaa, "setelah apa yang terjadi, aku mencemaskan Gangaa. AKu tahu, Gangaa sedang berpuasa Karwachauth.." Kahsish terlihat tegang. Zoya menatap nampan di tangan Kahsish, "ini..ini apa Kashish? Apa kau ikut berpuasa?" Kashish tergagap, "kakak, aku..." Zoya menodongnya, "tolonglah Kahsish, apakah kau berpuasa untuk Pulkit? Kenapa kau lakukan itu? Ini salah, kau akan terluka..."
 
Zoya lalu menghasut Kahsish dan mempermainkan emosinya dengan memberitahunya kalau saat ini Pulkit sedang menghabiskan waktu bersama istrinya, membuka puasanya, memberinya minum, makan.  Kahsish mengatakan kalau dia mencintai Pulkit dan berpuasa atas kemauannya sendiri, tanpa mengharapkan apapun. Zoya memanasi Kashish dengan bertanya, "apakah kau Pulkit mencintaimu sebesar cintamu padanya? Kau berhak mengharapkan itu!"

Sementara itu, Krishna berlari keluar kuil. Dia menatap Ganga yang duduk berdoa bersama para wanita. Lalu dia menatap keluar kuil mencari Sagar, "kenapa papa belum datang?" Zoya menyuruh Kashish menelpon Pulkit dan memberitahunya kalau dia puasa. Kashish menurut.

Pulkit sedang bersama Supriya. Keduanya berdiri menunggu munculnya bulan. Pulkit menataplangit dan melijat bulan, "bulan sudah muncul, kau mau minum dulu?" Supriya degan manis menyahut. Tiba0tiba hp Pulkit berdering. Pulkit menlihatnya, lalu merejek panggilan. 

Kashihs menatap hpnya dengan wajah tegang. ZOya bertanya, "ada apa?" Kashish memberitahu kalau panggilan di tolak. Zoya menyuruhnya mencoba lagi.

Pulkit tersneyum dan hendak meminumkan air ke Supriya ketika hp berdering lagi. Pulkit mengeluarkannya dan melihat penelponnya Kashish. Dia merejek panggilan itu lagi dan terssenyum salah tingkah. Kahsish tak menyerah, dia menelpon lagi. Hp Pulkit berdering lagi. Dengan kesal Pulkkit mengeluarkan hpnya dan melihat kalau pemanggilny Kashish. Supriya menatapnya dengan curiga. Pulkit coba tersenyum, "bentar ya.." Pulkkit meletakkan gelas minum di atas meja, lalu menerima panggilan itu. Sapanya dnegan nada tak suka, "hallo...!"

Kashish menyahut, "hallo Pulkit, aku puasa karwachauth. AKu tidak akan berbuka sampai kau datang dan membuatku minum air. kalau kautidak datang...aku akan bunuh diri!" Zoya tersenyum. Pulkit kaget, "Kahsish..!" Supriya kaget mendengar panggilan Pulkit. Dia menoleh ke arah Pulkit dengan tatapan jijik campur curiga. Pulkit menegur Kashish dengan gusar. Tapi Kahsish tak mau dengar, Kashish berkata dia sudah melakukan apa yang harus di lakukan, "keputusan ada di tanganmu!" Kahsish lalu menutup telponnya. Pulkit berteriak memanggilnya dengan cemas dan putus asa, "Kahsish..! Kashish!" Supriya terguncang, dia terlihat kecewa dan jijik.

Zoya menyerigai senang. Dia menepuk bahu Kahsish dan memujinya, "bagus, kau telah melakukan apa yang ku katakan. Sekarang, Pulkit akan mencoba menelponmu, tapi kau jangan mengangkatnya. Dia pasti akan bergegas datang padamu." Hp Kahsish berdering. Kashish memutusnya.

Di rumah Chaturvedi, Pulkit coba menelpon kashish, tapi tidak terputus. Pulkit terlihat cemas. Dia mencoba untuk menelpon lagi. Kahsish menatap hpnya yang berdering. Zoya menyuruhnya agar memutus sambungan. Kahsish menurut. Dia mematikan hpnya. Pulkit panik dan pamit pada SUpriya, "Supriya, ada sesuatu yang sangat mendesak, aku harus pergi!" Tanpa menunggu sahutan Supriya Pulkit bergegas pergi. Supriya hendak mencegah Pulkit, tapi Pulkti sudah pergi. Supriya terperanjat menatap kepergiannya. Untuk beberapa saat, dia hanya bisa tertunduk sedih dan menahan tangis.

Sagar melihat keperian Pulkit, dia juga melihat Supriya berdiri tertegun sambil memegang nampan untuk berbuka. Sagar menghampirinya dan bertanya, "kakak ipar,
kemana kakak mana?" Dengan ketus Supriya menjawab, "dia telah pergi.." Sagar bertanya lagi, "kemana?" Supriya memberitahu Sagar kalau kahsish menelpon dan Pulkit langsung pergi padanya, "dia melupakan segalanya..." Sagar kaget, "apa? bagaimana dia bisa melakukan ini? kakak ipar, jangan kahwatir, AKu akan membawanya pulang! Ok? .." Setelah berkata begitu, Sagar bergegas pergi.

DI kuil. Gangaa dan para wanita melakukan ritual mengelilingi lingkaran lilin yang ditata sedemikian rupa. Sambil melangkah dia teringat insiden pagi harinya, ketika dia membuka nampan Sargi dan ternampak fotonya dan Krishna yang terpotong oleh pisau serta kalung mangalsutra yang di kirimkan Mahvdi. Zoya dan Kashish duduk berdua. Zoya terus menghasut Kashish. Kali inidia menyuruh Kashish naik ke tembok sumur untuk membuatnay terlihat seperti hendak bunuh diri. Kashish binggung, "bagaimana kalau Pulkit tidak datang?" Zoya menyakinkan Kashish kalau Pulkit akan datang dengan segera, "sepatlah naik ke tembok sumur itu..." Zoya mengambil nampan dari tangan Kashish. Kashish bernajak kedekat sumur. Krishna berdoa di depan Kanha ji, "Kanha Ji tolonglah bawa papaku kesini secepatnya....."

PREV     NEXT

Penulis

Popular Posts

Daftar Episode

Loading...
Loading...