Loading...

Sinopsis Gangaa episode 435 bag 3




Sinopsis Gangaa episode 435 bag 3 by Meysha Lestari.  Pulkit datang kekuil sambil beralri-lari dengan wajah cemas. Dia menatap sekeliling dan melanjutkan langkahnya. Krishna masih berdoa. Sagar tiba di depan kuil. Dia juga menatap sekeliling untuk mencari Pulkit. Seseorang membunyikan lonceng kuil. Krishna tersentak dan menoleh kebelakang. Dia menatap sekelilingnya.

Nenek mengajak Niru dan Mahdvi ke balkon. Nenek berkata kalau mereka akan bergabung dengan Pulkit dan SUpriya. Tapi kaget saat tidak melihat siapapun di balkon, "lha.. mana Pulkit dan Supriya? Lihat, nampan puja ada di sini..." Nenek berkata dia akan mencari Supriya, dia meninggalkan Niru dan Mahdvi berdua di balkon. Niru dan madhvi terlihat tegang. keduanya saling tatap. mahdvi berkata, "kau tak perlu melakukan ini kalau tidak mau. AKu bisa memberitahu nenek.." Niru menyahut, "tidak apa-apa. Kau sangat cantik!" Mahvdi terperanjat di puji begitu. Dia menatap Biru yang juga sedang menatapnya. Lalu nenek datang sambil menggandeng Supriya yang menangis, "sukup..sukup..jangan menanggis! Niru..." Nenek meminta Supriya berhenti menangis. Niru bertanya pad anenek, "ada apa amma ji?" Nenek menunjuk pad aSUpriya, "lihat ini..." Niru menegur Supriya, "Supriya, ada apa denganmu?" Mahvdi juga bertanya dengan heran, "kenapa dengan mu?"


Kahsish berdiri di tembok sumur. Zoya tersenyum melihatnya. Lalu Pulkit datang dan memanggilnya, "kashish!" Zoya bergegas sembunyi. Melihat Pulkit, Kahsish jadi gusar, dia menyuruh Pulkit menjauh. Pulkit panik, dan menyuruh Kashish turun. Kahsish menangis. Zoya mengintip dari tempat persembunyiannya.

Sementara itu, sagar masih berkeliling mencari Pulkit. Dia berhenti dan menatap sekeliling. Saat Sagar melangkah pergi, muncul Krishna dari arah lain, mereka tidak saling melihat. Krishna tiba di suatu tempat dia menatap sekeliling mencari Sagar, lalu melangkah pergi. Begitu Krishna pergi muncul Sagar di tempat yang sama. Dia masih belum menemukan Pulkit. Sagar menatap sekeliling. Seseorang memegang tangannya. Sagar menoleh. Krishan berdiri sambil memegang tanganya sembari terenyum manis. Sagar tertegun sesaat. Di alangsung berlutut di depan Krishna dan berkata, "Krishna kau? Kita...." Krishna tersenyum dan berkata, "aku tahu kita pasti bertemu, Kanha ji telah mengirim mu kesini, mama berpuasa untukmu dan sangat mencintaimu.." Sagar kaget, "di mana dia?" Krishna menunjuk ke satu tempat an mengajak Sagar pei kesana, "ayo..."

Kashish masih berdiri diatas tembok sumur. Pulkit membujuknya agar turun. Kashish menegur Pulkit karena hatinya yang mendua, "...akus angat mencintaimu. Aku tidak bisa hidup tanpamu. lebih baik aku mati!" Zoya mengintip sambil tersenyum. Dia terlihat sangat menikmati drama itu. Pulkit memohon pada Ksashish agar tidak melakukan itu, "...aku selalu merasa bersalah padamu..turunlah, agar kita bisa bicara..!" Kahsish berkata kalau dirinya tidak ingin bicara, dia hanya ingin hidup bersamanya. Pulkit menghampiri Kahsish dan memeluknya, "apa yang akan kau lakukan?"

Sagardan Krishna tiba di tempat parawanita melakukan ritual. Dia melihat Gangaa sedang melakukan ritual. Sagar menatap Gangaa dengan takjub. Krishna tersenyum. dai menatap Sagar dan Gangaa bergantian. Lalu Krishna bertanya, "papa, kau mau kan memberi minum mama?" Sagar terharu, "aku akan melakukannya, kalau mamamu mengizinkan.." Krishna tersenyum.

Pulkit membawa turun Kahsish dari atas tembok sumur. Pulkit mengusap air mata Kashish dan memeluknya. Zoya menatapnya dari jauh sambil tersenyum. Kahsish bertanya, "mengapa ini terjaid pad akita Pulkit? mengapa kita tidak bisa menamatkan kisah cinta kita? Atau selamatnya tidak akan lengkap seperi kisah cnta sagar dan kak Gangaa?" Pulkit tegang mendengarnya.

Ritual selesai, para suami membantu istrinya buka puasa. Gangaa terduduk seorang diri menatap para waniat bersama pasangannya. Gangaa merasa pusing. Krishna dan Sagar mendekat. Gangaa melihatnya samar-samar. Gangaa berdiri menyambut mereka. Sagar dan Gangaa saling berhadapan dan saling pandang... Sinopsis Gangaa episode 436 by Meysha Lestari.

PREV     NEXT

Bagikan :