Loading...

Sinopsis Gangaa episode 435 by Meysha Lestari




Sinopsis Gangaa episode 435 by Meysha Lestari. Krishn bergegas masuk ke kamar dan mengunci pintunya. Dia lalu mengeluarkan buku telpon dan menelpon Sagar. Mendengar suara telpon, Zoya dan Sagar bergegas menuju ke meja telpon. masing-masing tangan mereka terulur untuk mengambil telpon. Zoya lebih dulu menyentuh alat itu, Sagar terpaksa menarik tanganya. Keduanya saling bertatapan. Zoya menyapa, "hallo..." Sagar menatapnya dengan tatapan ingin tahu.

Di seberang terdengar suara Krishna menyahut, "aku ingin bicara dengan papa.." Zoya bertanya, "mau bicara dengan siapa?" Krishna menajwab, "papa!" Zoya tersentak. Krishna meralat, "Mr Sagar Chaturvedi. Ini Krishna yang menelpon.." Zoya tersenyum untuk menutupi kegugupannya dan menatap Sagar sambil berkata, "maaf, dia tdiak ada di rumah. Apakah ada pesan yang mau kau sampaikan padanya?" Krishna menyahut dengan antusias, "ya.. tolong beritahu papa kalau mama berpuasa karwachauth untuknya..." Zoya tersentak. Dia melirik Sagar dan tersenyum. Sagar menatapnya dengan rasa ingin tahu. Krishna berpesan agar menyuruh sagar pergi ke kuil di malam hari saat waktu berbuka puasa, "okay?" Zoya kembali tertawa, "ya.. jangan khawatir, aku akan sampaikan pesanmu. Okay?" Krishna denan manis menyahut, "terima kasih." lalu dia menutup telponnya.

 
Zoya pun meletakan telpon dengan di awasi Sagar. Zoya lalu berkata pada Sagar kalau telpon itu berasal dari klien Niru. Tanpa berkata apa-apa, Sagar pun beranjak pergi di iringi tatapan Zoya. Zoya membatin, "sekarang Gangaa menocba segala cara. Mengapa gadis ini masih tetap berpuasa setelah apa yang terjadi? Aku tidak akan menyampaikan pesan Krishna, impiannya tidak akan pernah terwujud. Karena mama dan papanya tidak akan bersatu. AKu tidak akan membiarkan itu terjadi. Sekarang aturanku yang akan bekerja.."

Tiba-tiba terdengar teriakan Juhi menanggil Supriya. Zoya menoleh kearah mereka. Juhi dan USpriya sedang bermain petak umpet. Melihat itu Zoya punya rencana, "aku harus melakukan sesuatu untuk yang ini juga. Satu saudara telah di urus, saatnya mengurus yang lain. AKu harus melakukan sesuatu untuk membuat Sagar dan Pulkit terganggu secara emosi sehingga dua bersaudara itu akan meninggalkan rumah dan semua properti akan menjadi milikku... menjadi hak ku!" lalu Zoya menyerigai jahat.

Malamnya, Gangaa, Kashish dan Krishna berdiri di halaman Kuil. Krishna mengajak Gangaa masuk kekuil itu, "mama..ayo masuk! Ayolah...!" Gangaa menolak, "Krishna mau apa kita masuk kesana?..." Karena puja tidak perlu di lakukan di mandir. Krishna membujuknya, dia menggandeng tangan gangaa dan Kashish. Gangaa menurut, tapi baru beberapa langkah dia berhenti. Kashish dan Krishna menatapanya dengan heran. Gangaa teringat kenangan masa kecilnya bersama Sagar di kuil itu. Krishan menyentuh tangan Gangaa dan bertanya, "mama..ada apa?" Gangaa tidak menyahut. Bertiga mereka menaiki tangga kuil sembari bergandengan tangan. Kashish menggandeng tangan Krishna.

Seorang wanita menyapa Gangaa, "Gangaa, ayo masuk nak!" Gangaa mengangguk pada wanita itu sambil tersenyum. Krishan mengajak Gangaa masuk kuil. Gangaa mneyuruh Krishna bersama Kashish. Krishna menurut, "ayo bibi Kashish, kita masuk!" Gangaa lalu menghampiri wanita yang memanggilnya dan duduk bersama mereka. Sampai di dalam, Kashish menyuruh Krishna menunggu dia akan keluar sebentar. Krishna protes, "tapi bibi kashish..." Kahsish berjanji akan segera kembali. Kahsish keluar dan melirik kearah Gangaa yang sedang ngobrol dengan para wanita. Dengan diam-diam, Kashish bergega spegri ke arah lain dan lenyap dalam kerumunan.

Di dalam kuil, Krishna berdoa pada dewa Kanha, "Krishna Ji, kau harus membantu aku dan mama. Bawa papa kesini, sehingga semua masalah terselesaikan. Okay?" Krishna lalu memejamkan mata dan berdoa dengan khusu. Tak jauh di belakang Krishna, di sudut kuil, Zoya muncul dengan mengendap-endap. Dia menatap sekeliling. Terlihat Kahsish sedang berdiri menunggu dengan nampan di tangan. Sepasang suami istri berdiri tak jauh darinya. Kashish menatap pasangan itu dengan tatapan iri. Zoya melihat keberadaan Kashish. Dia bergegas mendekatinya.

PREV     NEXT

Bagikan :