Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

Sinopsis Gangaa episode 438 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 438 bag 2 by Meysha Lestari.  Sebelum pergi, Krishna memberitahu Sagar kalau dia akan mengambil koleksi bunga yang cantik untuk puja. Lalu tanpa menunggu jawaban Sagar, Krishna bergegas pergi di ikuti tatapan sagar. Saat Sagar menoleh kearah Gangaa, dia sedang berusaha menahan hembusan angin. Sagar cepat-cepat membantunya. Lalu keduany saling bertatapan. Gangaa menarik tanganya, tapi sagar meraih tangan itu dan menggegamnya di samping diya. Sagar berkata, " diya ini adalah cinta dan keinginan kita Gangaa..."
 
Gangaa menarik tangannya dan segera meniupnya karena kepanasan. Sementara tangan sagar masih melingkari Diya begitu dekat hingga tanganya terbakar. Ganga cepat-cepat menarik diya dan meletakannya di lantai. lalu dia meniup tangan Sagar dan mengelusnya dengan cemas dan penuh perhatian. Sagar teruja melihat perhatian Gangaa yang tiba-tiba. Lalu Gangaa tersadar. Dia menatap kearah lain dan menarik tanganya. Sementara Sagar terus menatapnya. Terlihat salah tingkah, akhirnya Gangaa angkit dan beranjak masuk kedalam di ikuti tatapan Sagar. Begitu Gangaa lenyap, Sagar menatap tanganya yang terbakar.

Gangaa sedang membuat persiapan untuk puja. Pendeta telah tiba dan duduk di posisinya. Gangaa melirik sagar yang sedang memegang buku dan menjelaskan sesuatu pada Krishna yang mendengarkan dengan antusias dan sesekali tertawa gembira. Melihat keakraban Sagar dan Krishna, gangaa tersenyum tipis. Sagar dan Krishna menoleh ke arah Gangaa. Gangaa tersadar dan bergegas duduk di depan pendeta. Pendeta memberitau Gangaa kalau puja memerlukan kehadiran suami dan istri untuk duduk bersama, "au telah duduk seorang diri selama bertahu-tahu.." Gangaa dan Sagar terlihat tegang. Pendeta menoleh kearah sagar dan Krishna, "tapi kelihatannya ayah nak Krishna telah kembali.." Gangaa menoleh kearah sagar yang juga sedang menatap Gangaa dengan penuh harap. Gangaa menyangkal kalau Sagar sumainya meski dengan ragu-ragu.

Krishna mendengar itu dan membenarkan tebakan pendeta, "anda benar, pak pendeta, ini adalah papaku dan mereka akan duduk bersama, benarkan?" Pendeta mengangguk, "ya, nak.n Mereka harus duduk bersama." Krishna bertanya, "lalau mengapa mama menolak?" Gangaa tetap menolak, "tidak..tidak pak pendeta.." Sagar meminta pendenta memulai saja pujanya kalau tidak mereka akan bertengkar sampai nanti. Pendeta setuju dan sekali lagi menjelaskan pentingnya puja bersama suami istri, tak perduli Gangaa percaya atau tidak.

PREV      NEXT

Penulis

Popular Posts

Daftar Episode

Loading...
Loading...