Loading...

Sinopsis Gangaa episode 442 bag 2




Sinopsis Gangaa episode 442 bag 2 by Meysha Lestari. Gangaa tersentak bangunsambil meneriakan nama sagar. Krishna kaget dan ikut terbangun, "ada apa mama? Apakah kau bermimpi buruk?" Gangaa meraih Krishna dan mendekatnya di dada sambil berguman berulang-ulang, "tidak boleh! Tak ada yang akan membawamu pergi dari aku...!" Krishna dengan rsa ingn tahu bertanya, "ada apa mama? siapa yang akan membawa aku pergi?" Gangaa menatap Krishna dan menyentuh pundaknya dnegan cemas. lalu Krishna menenangkan Gangaa dan memintanya agar tidak takut dan kembali tidur. Gangaa mencium kening Krishna. Krishna menyuruh Gangaa berbaring, lalu dirinya membaringkan diri dalam pelukan Gangaa. Gangaa mendekat erat Krishna sambil berkata dalam hati, "ini hanya mimpi. Aku tidak akan membiarkan ini menjadi kenyataan...!"
 
Besok paginya, Zoya kembali mendatangi Gangaa di rumahnya dan menghasutnya lagi. Gangaa sedang menyiapkan sarapan. Zoya menyarankan Gangaa agar lebih memikirkan keselamatan Krishna, "sekarang kau sudah tahu niat sagar dan keluarganya.." Gangaa denga gusar menyahut, "lalu aku harus bagaimana lagi kak Zoya? AKu tidak berpikir Sagar bisa melakukan hal yang salah yang bisa melukai aku dan Krishna..." Tapi Zoya terus mengingatkan insiden semalam dan coba meracuni pikiran Gangaa dengan itu.  Zoya menyarankan Gangaa untuk melindungi diri, "karena Sagar dan keluarganya akan datang untuk mengambil Krishna dan Krishna juga sudah sangat dekat dengan Sagar." Gangaa bertanya, "tapi kak Zoya, bukankah untuk itu kita harus punya bukti dulu?" Zoya memberitahu kalau dirinya punya hubungan yang bisa membantu Gangaa menyelesaikan persoalannya. Dia mengajak Gangaa pergi. Gangaa terlihat enggan. Zoya meyakinkan gangaa. Gangaa bertanya, "apakah ini benar-benar upaya pencegahan?" Zoya mengangguk, "tentu saja. Ayo!" Gangaa menurut. Keduanya lalu pergi.

Di rumah Chaturvedi, Maharaj sedang berjalan sambil bersenandung ketika Mahdvi menyapanya, "maharaj ji, mengapa nenek belum datang dari mandi di Gangaa?" Maharaj ji bertanya, "belum datang?" Mahdvi menggeleng. Maharaj ji terlihat cemas. Sagar turun dan menyela, "ada apa?" Mahvdi memberitahu Sagar kalau nenek belum pulang dari ghat. Maharaj ji berkata akan pergi mencari nenek. Sagar juga ikut bersamanya. Keduanya bergegas keluar. Begitu sampai di luar, mereka tertegun heran melihat suara musik dan tandu serta nenek yang terlihat begitu gembira. Sagar dan Maharaj saling pandang. Semua orang berkumpul melihat keriuhan itu. Supriya dan Pulkit keluar dengan wajah heran dan bingung. Begitu pula Mahdvi dan Niru.

Lalu nenek memberi isyarat pada tabuh-tabuhan itu agar berhenti. Nenek tertawa lebar dan mendekati sagar. Sagar dengan rasa ingin tahu bertanya, "nenek, semua ini untuk apa...?" Nenek mengingatkan sagar kalau dirinya telah berjanji akan membawa Gangaa dan Krishna pulang kerumah. Nenek menyebut Gangaa menantunya. Sagar masih bingung. Mahvdi dan Niru tersenyum. Sementara Pulkkit dan Supriya terlihat tegang. Nenek terlihat sangat antusias.

Gangaa dan Zoya tiba di perusahaan keamanan. Gangaa terlihat ragu. Tapi Zoya menyakinkannya kalau ini adalah jalan satu-satunya, lita melakukan ini untuk pencegahan..!" Gangaa masih terlihat ragu. Zoya meminta Gangaa agar tidak ragu dan mengajaknya masuk. Gangaa menurut.

Nenek mengajak semua orang pergi bersamanya untuk menjemput Gangaa. Tapi Niru dan Mahdvi menolak. Mahdvi berkat akalau dia akan menyiapkan semua persiapan di rumahnya, "untuk menyambut menantu kita.." Niru tertawa setuju. nenek memuji pemikiran Mahvdi. Di amengajak Sagar bersamanya. Sagar terharu melihat semangat nenek. Sagar memeluk nenek. keduanya saling berpelukan. Nenek menangis haru. Supriya terlihat tegang, begitu pula Pulkit. Keduanay saling berpandangan. lalu Supriya membalikkan badan dan masuk kedalam. Di ikuti pulkit. Mahdvi dan Niru melihat itu. Keduanya terlihat tegang. Sementara nenek terlihat begitu emosional dan menggebu-gebu karena begitu gembiranya. Nenek menyuruh Sagar bersiap. Sagar masuk kedalam. Nenek menyuruh tabuh-tabuhan mulai.

Sementara gangaa dan Zoya sedang berdiskusi dengan manajer perusahaan sekuriti. Mereka menceritakan kasus yang mereka hadapi. Dan seperinay manager setuju untuk memberikan jaminan keamanan yang terbaik untuk Gangaa.

PREV     NEXT

Bagikan :