Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

Sinopsis Gangaa episode 446 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 446 bag 2 by Meysha Lestari. Dengan tergopoh-gopoh nenek menemui Sagar di kamarnya. Sagar berdiri menyambutnya, "nenek ada ada apa?" Tubuh nenek gementar, dia benar-benar sangat tegang. Nenek menyuruh Sagar pergi menenui Krishna. Nenek mengingatkan Sagar tentang apayang di katakan hakim, bahwa Krishna sendiri yang akan memilih, "pergilah sekarang juga..." Sagar bingung, "tapi untuk apa?" nenek menyahut, "agar dia menyebut namamu...sebelum Gangaa mengalihkan perhatiannya dan menyuruhnya menyebut namanya. Pergilah sekarang, suruh dia memilih dirimu! Kita tak boleh kehilangan Krishna.." Sagar menenagkan nenek, "aku tak perlu melakukan apapun.." Sagar menyuruh nenek duduk. Dan coba menenangkannya. Dia memberinya air minum dan menjelaskan padanya agar tidak terlalu memikirkan hal itu, "Krishna pasti akan memilih aku, apakah nenek percaya? Aku cucu kesayanganmu kan, Sagar?" nenek menganguk. Sagar menenangkan nenek, "..tak lama lagi Krishna akan tinggal bersama kita.." Nenek mengangguk. Sagar mengantarkan nenek kembali ke kamarnya.

Gangaa sedang melipat pakaian sementara Krishna sedang bermain game watch. Sambil melipat baju, Gangaa teringat perkataan Zoya di pengadilan, bahwa dia tdiak tahu apa-apa. Juga tentang pernyataan hakim bahwa hanay Krishna yang berhak memutuskan dengan siapa dai mau tinggal. Gangaa melirik Krishna yang sedang main gameboy dengan gembira. Gangaa mengambil baju yang selesai dia lipat dan menyimpannya dalam lemari. Gangaa memanggil Krishna, "Krishna...Krishna...!" Krishna tdiak menyahut, dia asyik dengan permainannya. Gangaa berkata, "Krishna aku ingin mengatakan sesuatu..."

 
Krishan menghentikan permainannha dan menatap Gangaa, "katakanlah!" Gangaa duduk di tepi tepat tidur dan memberitahu Krishan kalau besok dia tdiake perlu kesekolah. Krishna terlonjak gembira, "yeay..." Dia memeluk Gangaa, "libur?" Gangaa menyahut, "bukan libur, Krishna. Besok kau harus ke pengadilan.." Krishna bertanya, "aku ke pengadilan? kenapa?"  Gangaa membeirtahu Krishna kalau hakim ingin menayakan sesuatu dan dia harus menjawabnya. Krishna bertanya, "bertanya apa?" Jawab Gangaa, "tentang ayah dan ibumu... kau bisa mengatakan apapun yang kau inginkan... aku tidak pelru membertahumu" Krishna tidak begitu jelas, dia bertanya, "tapi mama..." Tiba-tiba bel pintu berbunyi. Gangaa menyuruh Krishna tidur. Krishna berbaring. Gangaa menyelimuti tubuhnya lalu peri keluar setelah mengucapkan selamat malam dan mencium keningnya. Sambil keluar, Gangaa mematikan lampu.

Gangaa lalu keluar dan membukakan pintu. DI depan pintu berdiri Zoya. Gangaa menatapnay dengan dingin. Zoya berkata, "Gangaa, aku benar-benar minta maaf. AKu melakukan itu karena Sagar...." Gangaa tak mau mendengar, dia menutup pintu di depan muka Zoya dan menguncinya. Zoya menggedor daun pintu sambil berkata kalau dirinya melkukan itu karena dia ancam Sagar, bahw Sagar mengancam akan membunuhnya. Zoya minta maaf. Tapi Gangaa tidak mengubrisnya. Dia mendengar kata-kata Zoya, dan terlihat berpikir keras. Lalu dia masuk ke kamar dan meninggalkamn Zoya di depan pintu begitu saja.

Capek berteriak dan mengedor pintu, tapi tidak di perdulikan oleh Gangaa, Zoya jkado kesal dan frustasi. Wajahnya terlihat tegangs esaat, tapi kemudian senyum jahat tersungging di bibirnya, "aku pikir aku bisa menanganinya. tapi kalau pun tidak, aku tidak perduli. AKu telah cukup memanipulasi sebanyak yang ku perlukan dan menghasut kedua belah pihak... dan sekarang kita akan mendengar apa keputusan pengadilan..

Krishna sedang bermain lego ketika ber pintu berdering. Krishna menghentikan permainannya dan pergi membuka pintu. Krishan melihat Niru berdiri di depan pintu sambil tersenyum. Sapa Krishna, "tuan anda?" Niru mennayakan kabar Krishna. Krishna menjawab kalau dirinya baik-baik saja. Niru menyerahkan paper bag yang id bawanya pada Krishna. Krishna senang melihatnya dan masuk kedalam di ikuti Niru. Krishan kembali dudu ke tempatnay semula sementara Niru duduk di kursi yang ada di sampingnya. Krishna membuka paper bag dan mengeluarkan sekotak coklat dan tersenyum senang "coklat?" Niru mengangguk. Tapi kemudian senyum di bibir Krishna hilang, "babu, aku tidak boleh makan coklat di hari kerja.." Niru bertanya, "kau tidak boleh makan coklat hari ini?" Krishan mengangguk. Niru bertanya lagi, "siapa yang melarang?" Krishna menyahut, "mama....."

PREV    NEXT

Penulis

Popular Posts

Daftar Episode

Loading...
Loading...