Loading...

Sinopsis Gangaa episode 458 by Meysha Lestari




Sinopsis Gangaa episode 458 by Meysha Lestari. Sagar berjalan tanpa arah dengan cemas dan bingung. Dia melangkah sambil memikirkan Gangaa. Saat melihat bangku kosong, Sagar duduk di sana sambil mengingat kenangan tetang Krishna dan Gangaa. Semua ingatan itu terpatri jelas di benak sagar. Seperti ketika acara deklamasi, saat Krishna mengungkapkan isi hatinya dan memeluknya di atas panggung sambil bilang, "Aku mencintaimu papa!" Atau ingatan tentang gangaa yang telah menolongnya ketika jatuh kedlam lubang saat bermain layang-layang. Semua ingatan itu membuat Sagar semakin resah dan panik.

DI rumah Chaturvedi, nenek duduk dengan wajah tegang. Dia menatap Mahdvi yang sedang bicara di telpon dengan Niru dengan harap-harap cemas. Setelah menutup telponnya, Madhvi memberitahu nenek kalau tidak ada Gangaa dan Krishna diantara korban kecelakaan. Madvi lalu menyebut nama sagar. Dengan wajah tegang, nenek bertanya, "lala..? kenapa dia?"  Mahdvi membeirtahu nenek kalau Sagar pergi ke chandapur untuk mencari Gangaa dan Krishna. Nenek terperanjat kaget dan cemas, dia tak mengerti mengapa Sagar harus pergi kesana. Nenek sama sekali tidak rela cucunya pergi membahayakan diri sendiri, meski itu demi Gangaa dan Krishna. Mahdvi memberitahu nenek kalau Niru sudah coba mencegahnya, tapi Sagar tidak menurut.
 

Lalu dengan cemas dan panik, nenek menatap patung dewa dan memohon keselamatan untuk cucunya dengan satu ancamam, bahwa jika hari ini tuhan kembali memisahkan Sagar dari keluarganya maka dia akan berhenti menyembahnya. Dengan sedih nenek memprotes dewa, karena telah menghalangi kebahagian mereka, padahal dia tak pernah membiarkan satu batupun yang tidak terbalik dalam pengabdiannya. Nenek mengatakan itu dengan kecemasan dan kemarahan. Lalu nenek dengan putus asa meletakan tasbih yang di pegangnya ke piring arti. Mahdvi mendengar ancaman nenek pada dewa dengan wajah tegang.

Sagar masih terlihat binggung di jalan, mengenang Krishna dan Gangaa. Tiba-tiba hpnya berdering, inspektur memanggilnya untuk melakukan identifikasi. Sagar bergegas pergi k erumah sakit dan menemui inspektur. Inspektur berkata kalau dia menemukan mayat korban yang mirip dengan gambaran Gangaa dan Krishna, dia meminta Sagar melihat kedua jenasah itu dan mengidentifikasinya. Sagar menolak melakukannya, karena dia yakin Gangaa dan Krishna masih hidup dan itu tak mungkin mereka. Inspektur memohon padanya untuk setidaknya melihat. Sagar menolak. Inspektur kehilangan kesabaran dan membentaknya. Sagar tertegun. lalu dengan lembut inpektur mengajak Sagar ke kamar mayat. Sagar menurut.

Pintu kamar jenazah di buka, Inspektur masuk lebih dulu. Sagar dengan ragu, takut, cemas dan perasaan yang campur aduk menatap dua brakar berisi dua jenasah yang di tutup kain putih. Sagar melangkah perlahan dengan mata tertuju ke arah dua gundukan putih. Setiap langkahnya, dia teringat kenangan Krishna. Saat pertama kali dia bertemu dengannya di hutan, saat pergi untuk test darah dan saat dia memisahkan pertengkarannya dengan Gangaa. Semua kenangan itu terbayang di benaknya. lalu sagar mendekati salah satu brankar dan melihat kaki kecil yang memakai gelang persis kaki Krishna. Sagar terpukul. DI atak sanggup menahan diri dan hampir terhuyun jatuh. Lalu polisi membuka kain penutup mayat, Sagar menatapnya dan tersentak mundur. Dia bersandar di tembol dengan wajah pucat. Inspektur bertanya, "apakah mereka keluargamu?" Sagar menggeleng, "bukan! Mereka bukan Gangaa dan Krishna.." lalu tanpa berkata apa-apa lagi, Sagar meninggalkan kamar jenazah.

Begitu tiba di luar, Sagar segera menelpon Mahdvi. Mahvdi dengan cemas bertanya, "di mana kau nak?" Sagar memberitahu kalau dia ada di rumah sakit untuk mengidentifikasi jenasah korban. . Mahdvi dengan heran bertanya, "papa mu bilang kau ke Chandapur?" Sagar berkata kalau dirinya baru akan pergi. Sagar memberitahu Mahdvi bahwa dirinya merasa tidak tenang setelah melihat kedua jenasah itu. Dia menyadari kalau Gangaa pergi karena dirinya. Sagar bertekad akan mencari Gangaa dan tidak akan pernah menempatkan dia pada posisi itu lagi. Sagar lalu memberitahu mahdvi kalau dia sekarang ada di terminal bus dan akan pergi ke chandapur untuk mencari Gangaa dan Krisna. Sagar meminta madhvi agar tidak cemas. lalu Sagar menutup telponnya.

PREV       NEXT

Bagikan :