Loading...

Sinopsis gangaa episode 492 by Meysha Lestari.




Sinopsis gangaa episode 492 by Meysha Lestari. Gangaa melihat Sagar sedang berkemas. Dia heran, "masih ada waktu sebelum 16 januari, kenapa kau akan pergi?" Sagar menajwab kalau dirinya harus menerima kenyataan sebenar bahwa tidak akan ada akan perkembangan dalam hubungan mereka, "aku akan memberitahu papa kenyataan sebenarnya dan membiarkan dia melupakan harapannya.." Gangaa termenung.

sagar hendakmelangkah pergi, Gangaa menahannya, "kau sendiri saja tak tahu yangs beenranya.." Sagar menatap Gangaa, "yang sebenarnya adalah kau tak lagi mencintiaku. Benarkan?" Gangaa menggeleng, "kau salah!" Lalu sagar menyuruhnay mengatakan yangs ebenarnya, "apa yang sebenarnya? ayo katakan!" Keduanya saling berpandangan. Sagar hendak melangkah, Gangaa mencegatnya, "yang sebenarnya adalah...aku mencintaimu..sangat mencintiamu..." Gangaa tak ingin sagar pergi. Sagar menatap Gangaa dan pipinya yang basah. lalu Sagar mengusap airmata itu dan memeluknya. Lalu Sagar menyakinkan Gangaa kalau dia tidak akan pergi meninggalkannya..

 
gangaa tersentak, ternyata itu hanyalah lamunannya saja. Sagar masih mengemas bajunay sambil mengomel, dia mencari obat. Obat nya ada di bawah ranjang. Sagar coba merangkah meraihnya. Saat akan keluar, pundaknya  yang sakit terhantuk dipan. Sagar mengadu kesakitan. Ganga amenghampirinya dnegan cemas, "Sagar, kenapa sagar?" Gangaa hednak memeriksa luka sagar rapi Sagar menepis tanganya dan menyuruhnya tidak pelruu mengkhawatirkan dirinya. Gangaa kesal, "..... kau tak ingin di perhatikan..kalau kau tak perduli dengan parasaan semua orang, dan ingin pergi, pergilah sana! Pergi saja ke london ..." Sagar menghadap gangaa, keduanya saling berpandangan dan begitu dekat, tapi lalu muncul Krishna. Keduanya segera menarik diri. Krishan mencari sesuatu di kamarnya. Gangaa bergegas pergi di ikuti tatapan Sagar. Dalam hati sagar membantin, "aku tahu kenapa kau marah Gangaa... aku akan membuatmu mengakui kalau kau mencintaiku.." Sagar merasa berhak menggoda Gangaa lebih lama lagi.

Gangaa keluar kamar dengan wajah tegang. Saat melangkah, tiba-tiba dia merasa pusing. Gangaa menghentikan langkahnya dan memegang kepalanya. gangaa menutup matanya dengan bingung. Dia melihat dirinya sendiroi berada dalam sebuah rungan tanpa cahaya, tanpa jalan keluar. terjabak didalamnya dan kebingungan. Gangaa lalu membuka mata. Keirngat mebgalir di wajahnya. ganga amengusap keringan itu dan berjalan ke tepi meja untuk mencari penyanggah.

lalu datang kashish. Kahsish minta maaf karena berbohong pada Gangaa. Ganga abertanya, "mengap akau berbohong? mengap akau melakukan itu?" Kashish berkata kalau dai merasa gugup, "aku tertinggal pembalut di toko. Aku tidak ingin kau menduga yang tidak-tidak..." Gangaa menenangkan Kahsish "kenapa kau tegang? Kita sepetri saudara..kau tak pelru tegang di hadapanku.." Lalu muncul Juhi, dia memberitahu Ganga akalau keluarga memanggilnya untuk melakukan putaran kedua kompetisi. Juhi menarik tangan Gangaa. Gangaa peri dengannya. Kahsish terlihat lega, dia mengusap airmatanya dan tersneyum tipis.

Sagar dan Gangaa, Pulkit dan Supriya beserta Niru, mahdvi, nenek dan anak-anak berkumpul di halaman. Niru menyuruh para istri berdiri dei dekat suaminya masing-masing. Niru lalu menjelaskan aturan kompetisi kali ini. Menurut Niru masing-masing perserta mendapat waktu 2 menit, suami akan menggendaong istri lalu meletakan mengambil bola dan meletakannya di di ember yang lain. Nenek dan Mahdvi berharap kali ini sagar dan Gangaa akan menang. Setelah semua jelas, komopetisi pun dimulai.

PREV      NEXT

Bagikan :