Loading...

Sinopsis Gangaa episode 500 by Meysha Lestari.




Sinopsis Gangaa episode 500 by Meysha Lestari. Dai ma bertanya, "apakah kau tak ingat apapun?" gangaa menggeleng, "aku tak ingan siapa namaku, dariman asalku. Aku bahkan tak ingat pernah menikahi Shiv..." Dai ma kaget. Gangaa minta maaf padanya karena mengatakan itu dan tidak bermaksud melukainya. Gangaa minta agar daima tidak memberitahu siapapun tentang itu. Dai ma mengangguk, "kau bisa mempercayaiku..." Lalu Dai ma hendak pergi ketika Gangaa mennayakan namanya, "bagaiman aku akan memanggilmu?" Dai ma menoleh, "dai ma.." Gangaa berkata, "aku merasakan cinta kasih seorang ibu dakam namamu. Dai ma menghampiri Gangaa dan mengelus pundaknya sambil tersenyum lembut, "aku akan menjadi ibu bagimu juga..." Lalu Dai ma meninggalkan Gangaa

DI kamar, ibu Pratab, Savitri sedang melihat-lihat file yang berisi aset kekaayaan ayah Shiv dan berpikir untuk memiliki semua itu. Terdengar langkah kaki mendekat. Savitri segera memberesi file itu dan menyimpannya dalam lemari. Setelah itu dia bergega sduduk di tepi tempat tidur dan mulaimenangis. Shiv tiba di pintu. Dia terpana melihat Savitri mennagis tersedu-sedu. Shiv segera menghampirinya dan menenangkannya. Saviytri menatap Shiv dan bertanya, "apakah smeuanya baik-baik saja?" Shiv berkata kalau dia telah mengkremasi jenasah ayahnya.

 
Savitri menangis sedih karena kini telah menjadi janda danmencoba memahami apa artinya itu, yaitu kesedihan dan duka cita. Shiv tidak taahan mendengarnya. Shiv meminta Savitri yang di panggilnya ibu itu melakukan apapun yang dia inginkan dan berjanji tidak akan membiarkan dia berduka dan sengsara setelah ketiadaan ayahnya. "aku akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia..." Lalu Shiv melangkah pergi. Savitri mengusap airmatanya dan menyerigai licik.

Shiv tiba di beranda. Dia berdiri kaku di depan bak air. Kata-kata ayahnay sebelum meninggal agar dia menikahi gangaa atau kalau tidak tidak akan melihatnya lagi, kembali terbayang di telinag Shiv. Di tambah kata-kata dan tangisan Savitri. Shiv merasa bersalah karena tidak bisa menyelamatkan ayahnya dan membuat ibunya menjadi janda. Mengingat itu semua pikiran SHiv jadi kalut. Dia membuka bajunya dan mengambil timba berisi air lalu menyiram tubuhnya berkali-kali.

Dai ma datang dan menegurnya dengan cemas, "Shiv, hentikan! Apa yang kau lakukan...? Hentikan Shiv...!" Dai ma berkata kalau SHiv bisa jatuh sakit kalau mandi dengan air dingin itu. Shiv tidak mendengar katakata Dai ma dan terus saja menyiram tubuhnya dnegan berember-ember air. Dai ma berteriak meminat SHiv berhenti. Gangaa melihat semua itud ari balik jednela kamarnya dan merasa heran. Saat Shiv hednak menyiram tubuhnya dnegan air di ember, Dai ma memegangi ember itu dan berkata kalau Shiv adalah anaknya dan dia tidak ingin terjadi sesuatu pada Shiv. Shiv tertegun kaku. Lalu Dai ma menyuruh Shiv pergi ke kemaranya. SHiv menurut.

Thumki sedang memilih saree untuk dikenakan ketika Pratab datang dengan wajah murung dan langusng duduk di kursi, Thumki mengomelinya karena Pratab kalah dari Shiv, "dia datang di waktu yangtepat dan mengutuk dirimu.. kau akan selalu kalah dari SHiv.." Pratab mengeluh, "bagaimana kalau ma tahu?" Thumki mengejek suaminya tidak berguna dan ngomel-ngomel memarahinay ketika Savitri datang. Pratab segera menghampiri Savitri dengan wajah penuh sesal. Pratab ingin menjelaskan sesuatu, tapi Savitri mengangkat tangan menyuruhnya diam. Savitri memberitahu Pratab kalau saat ini Shiv merasa bersalah atas meninggalnya ayahnya dan bis amelakukan apapu untuk menebus kesalahannya itu.

PREV      NEXT

Bagikan :