Loading...

Sinopsis Gangaa episode 511 by Meysha Lestari.




Sinopsis Gangaa episode 511 by Meysha Lestari. Gangaa tidur di kamarnya, Shiv tidur di luar. Radhika yang tidur tanpa selimut sepanjang malam dengan jendela terbuka. Pagi sekali, Gangaa terbangun dan pergi untuk melihat Radhika, dia heran melihat jendela teruka dan selimut Radhika tersingkap. Padahal semalam dia melihat Shiv telah menutup mnutup jendela dan membeani selimut Radhika. Gangaa melihat Radhika menggigil. Gangaa menyentuh kaki radhika dan kaget mengathui tbuh Radhika demam.

Gangaa segera menutup jendela dan masuk lewat pintu dalam. Depan pintu kamar, Gangaa coba memanggil radhika tapi tak ada sahutan. Shiv datang. Gangaa memberitahu Shib tentang kondisi Radhika. Shiv dnegan cemas mendobrak pintu hingga terbuka. lalu Shiv dan Gangaa bergegas menghampiri radhika. Shiv menyentuh tubuh Radhika dan kaget, "tubuhnya sangat panas.." Shiv meminta selimut dan menyuruh Gangaa mengambil air dingin untuk mengompres. Gangaa bergegas pergi. Shiv menyelimuti Radhika dengan penuh penyesalan, "seharusnya aku masuk semalam.."

 
Gangaa kembali sambil membawa baskom berisi air dan handuk kecil. Shiv mengukur suhu badang Radhika dan kaget karen apanasnya sangat tinggi. Shiv menyarankan agar mereka membalut tubuh Radhika dengan selimut. Berkali-kali Gangaa mengganti kain kompresan. Menjelang pagi, suhu badan Radhika sudah turun. Shiv pergi untuk mengambil obat dan Gangaa duduk di samping radhika. Gangaa mengelus wajah radhika dengan lembut. Radhika membuka matanya dengan lemah dan memanggil Gangaa dengan panggilan ibu. Gangaa terenyuh. Radhika meraih tangan Gangaa dan menggenggamnya salbil memohon agar Gangaa tidak pergi. Shiv yang datang sambil membawa obat melihat kejadian itu dan merasa tersentuh. Seulas senyum tipis tersungging di bibir kaku SHiv. Savitri danJhumki datang dan menegur Shiv karena tidak memberitahu mereka kalau radhika sakit. Shiv menjelaskan keadaan Radhika yang mulai membaik, "jangan cemas, dia akan baik-baik saja.."

Jhumki melihat Gangaa duduk di samping Radhika dengan tatapan tak suka. Jhumki bahkan berpikir untuk menikam Gangaa dengan palu panas. Dengans uara keras Jhumki memberitahu Savitri kalau radhika pasti shock karena apa yang terjadi semalam. gangaa menatap Jhumki dengan heran, "apa yang kau katakan?" Savitri menengahi, "kau tak pelru berdebat dengan Jhumki, kau pergilah! Radhika tak boleh melihatmu saat dia asdar nanti.." Gangaa menatap tanganya yang di pegang Radhika, "bagaimana aku bisa pergi? radhika memegangi tanganku. Dia membutuhkan seorang ibu.. dia memanggilku ibu.."

Jhumki mencibir, "itu karena dia tdiak sadar. Lihat saja nanti kalau dia bangun, kau akan tahu betapa dia sangat membencimu.." Gangaa berpikir kalau semalam untuk pertama kali dia sadar bahwa seseorang membutuhkan kehadirannya di rumah ini. Savitri berkera smemkasa Gangaa pergi, "kau mau pergi atau tidak? Radhika tidak akan pernah memanggilmu ibu.." Gangaa menyahut, "..aku tidak takut untuk mencoba. Suatu hari, Radhika akan memanggilku ibu dengan bahagia dan karena keinginannya sendiri.."

PREV     NEXT

Bagikan :