Loading...

Sinopsis Gangaa episode 527 by Meysha Lestari.




Sinopsis Gangaa episode 527 by Meysha Lestari. Karena terik yang terlalu dan mata yang basah, membuat Gangaa tidak bisa melihat dengan jelas jalan yaang di laluinya. Dia pun terperosok kedalam lubang galian di tengah-tengah tanah lapang itu. Gangaa meringis kesakitan. Gangaa menatap sekeliling dan ternampak ular. Dia segera berteriak ketakutan, "tolong....tolong aku!"

Di Math, seorang wanita datangs ambil menggendong patung yang terungkus. Di amemberitahu semu aorang kalau dirinya melihat seorang wanita menggali tanah di lapangan. Dan dia menemukan patung itu di tanah bekas galiannya lalu membawanya kesini. Jhumki bertanya apakah wanita itu terlihat seperti Gangaa? Wanita itu menggeleng, "dia terlihat sangat tinggi..." Shiv berpikir bahwa semua orang menyangkah Gangaa yang telah mencuri patung itu, "aku harus bicara padanya." Shiv pergi untuk mencari Gangaa, tapi tak menemukannya. Kushal datang untuk memberitahu kalau Gangaa tak nampa di Math. Shiv cemas. Seorang pelayan berkata kalau seseorang melihat Gangaa berjalan ke tanah lapang yang tandus itu, "tempat itu snagat berbahaya, tuan.." Shiv berniat menyususlnya. Baba Karoli mengingatkan SHiv agar kembali tepat waktu untuk melakukan puja.

 
Dalam lubang, Gangaa terlihat sangat panik. Dia berusaha keluar, tapi lubang itu sangat dalam. Gangaa hanya bis aberteriak minta tolong. Ular semakin dekat dan hendak menurui lubang.

Saviri membaw patung pada Pratab dan berkata kalau baba karoli sama sekali tidak berpikir tentang Pratan, "baba hanya menyuruh Shiv agar datang.." Pratab terlihat kesal.

Kushal terlihat sedang membayar sejumlah uang pada wanita yang mengembalikan patung itu. Kusha menatap Riya. Riya meminta Kushal pergi mebolong Shiv menemukan Gangaa. Shiv berlari ketanah laapang sambil memanggil Gangaa. Gangaa berteriak minta tolong. Shiv mendengarnya dan bergega speri kearah suara. Dia kaget melihat Gangaa adal dalam lubang bekas galian yangd alam itu. Shiv mengulurkan tanganya untuk membantu Ganga akeluar. Tapi Gangaa yang sakit hati karena di tuduh mencuri patung menolak dengan ketus. Shiv coba membujuknya, tapi tidak mempan. Shiv memohon pada Gangaa agar menyambut tangannya. Gangaa tidak bergeming. Shiv berkata, "kau boleh marah sebanyak yang kaumau, tapi ku mohon, mendekatlah kemari, pegang tanganku.."

Gangaa masih menolak. Shiv berusaha meraih Gangaa dan karena tidak hati-hati, dia juga terjatuh dalam lubang. Shiv sangat kesal dan marah. Dia mengutuk Gangaa keran tidak mau mendengar kata-katanya. Gangaa dan Shiv berdebat dalam lubang itu sling menyalahkan. Gangaa menuduh Shiv tidak mempercayainya dan mengaggap dirinya pelaku. Shiv mencengkeram lengan Gangaa memintanya agar percaya padanya, karena Shiv pun mempecayai Gangaa. Shiv menyangkal, "aku langsung menyadari kalau kau bukan pelakunya dan langusng mencarimu begitu mereka menemukan kembali patung itu..." Gangaa mendengarkan dengan sedkit sangsi. Shiv menatap sekeliling coba mencari jalan keluar. Lalu karena tak menemukan pijakan apapun, Shiv menyarankan agar Gangaa menaiki pundaknya dan naik ketas lalu menolongnya naik. Gangaa setuju.

Bagikan :