Loading...

Sinopsis Gangaa episode 539 bag 2 by meysha lestari.




Sinopsis Gangaa episode 539 bag 2 by meysha lestari. Shiv duduk di balai-balai sambil memeriksa File. Dia mencari sesuatu dalam file-file itu tapi tak ketemu. Shiv lalu pergi ke math. Di Math, Pratab telah ada di sana lebih dulu. Dia menyelinap masuk dalam gelap dan membongkar map-map berisi file. Dia membuka file- file itu lalu memfotonya. Shiv sedang dalam perjalanan ke Math. Pratab menggeleda laci meja dalam Math. Dia menemukan amplop berisi foto Sagar dan menyimpannya.  Shiv datang, Pratab cepat-cepat bersembunyi di samping tempat tidur. Shiv membuka lemari tak menemukannya. Ternyata Shiv mencari file dan foto keluarga Sagar.  Shiv merasa heran karena tidak menemukannya. Lalu hpnya berdering. gangaa telpon, dia bertanya keberadaan Shiv. Gangaa menyuruh Shiv cepat pulang karena Sagar ingin makan malam bersamanya. Shiv mengiyakan dan menutup telpon. Saat hendak peri, hp Shiv jatuh di lantai. Pratab cemas. Shiv mengambil hp itu tanpa melihat Pratab. Shiv lalu mematikan lampu dan bergegas pergi setelah menutup pintu Math. Pratab keluar dari persembunyiannya sambil menatap amplop berisi foto keluarga Sagar di tangannya.

Di dapur, Gangaa kelihatan gelisah. Gangaa bertanya-tanya, "mengapa aku merasa seperti ini? Aku merasa seolah-olah seseorang dari masa laluku ada di dekatku..." DI kamar, Sagar sedang sambil melihat-lihat file dan buku besar. Tiba-tiba dia terbatuk-batuk. Gangaa yang sedang memaska, di ganggu oleh bayangan masa lalunya. Sagar hendak mengambil minum, tapi air minum habis. Sagar melangkah kedapur.
 
 
 Gangaa memasak dengan gelisah. Sagar datang. Gangaa mendengar suara batu-batuknya. Gangaa segera menutupi wajahnya dengan dupatta. Sagar minta maaf karena menggangu dan berkata kalau dia datang untuk minta air minum. Gangaa berbalik dan melihat Sagar menyodorkan teko kaca. Sagar menatap cincin di tangan Sagar dan semakin gelisah. Kembali muncul kilas balik di benaknya. Gangaa terhuyun0huyun dan menjatuhkan sendork. Gangaa segera membungkuk untuk mengambilnya. Sagar juga ikut membungkuk dan lebih dulu mengambil sendok itu. Sagar menyerahkan sendok pada Gangaa sambil bertanya, "apakah anda baik-baiks aja? Tolong beri saya air.."

Sebelum Gangaa menyahut, Savitri muncul dan menegur Sagar, "apa yang kau lakukan di sini?" Sagar menjelaskan kalau dia ingin air minum. savitri mengambil tekok di tangan sagar dan mengisinya dengan air minum. lalu dia menyerahkan tekok itu pada sagar kembali sambil memberitahunya kalau banyak pelayan di rumah mereka, sagar bisa meminta mereka mengambilkan air minum, "pria di rumah ini tidak datang ke dapur, terutama orang asing. Sagar pergi setelah minta maaf. Savitri menyuruh Gangaa menyiapkan makan malam, karena mulai tengah malam nanti, mereka mulai puasa. Gangaa mengangguk.

Di kamarnya, Jhumki terlihat riang dan lega karena tak ada yang tahu kalau dirinya tidak hamil. Saat di membalikan badan, dia melihat Riya berdiri menatapnya. Jhumki bertekad tak akan membiarkan siapapun tahu kalau di tidak hamil. Riya menyapanay dengan ramah dan mengulurkan segelas susu bercampur obat untuk kesehatan Jhumki dan bayinya. Jhumki menerimanya dengan senang hati. Jhumki pura-pura pusing dan pura-pura lemah. Dia melangkah ke tempat tidur, sementara Riya menatapnya dengan heran. Ketika hendak pergi, Jhumki meminta Riya menanpakan kacang dalam susunya. Riya mengambil susu itu lagi dan bergegas pergi.

Hp Jhumki berunyi. Jhumki menerima telpon itu dan bicara lama sambil tertawa-tawa. Sesekali dia menoleh ke pintu untuk melihat kedatangan Riyaa. Jhumki lali mematikan hpnya dan berlari ke tempat tidur. Tak lama kemudian Riya kembali dan menyodorkan gela susus pada Jhumki. Jhumki meminumnya. Riya sepertinya curiga dengan kelakuan Jhumki.

Bagikan :