Loading...

Sinopsis Paakhi episode 49 bag 2 "Ayaan berubah Pikiran"




Sinopsis Paakhi episode 49 bag 2 by Meysha Lestari.  Tanya lalu mengeluarkan sebuah hadiah untuk Lavanya. Semua mug, Lavanya sangat senang dan mengucapkan terima kasih. Tanya menunjukan apa yang istimewa dengan mug itu. Tanya mengisi mug itu dengan air, maka muncul gambar Girish memeluk Lavanya di sisi mug. Lavanya tertegun melihat itu. Tanya sangat terinspirasi oleh cinta girish-lavanya yang menurutnya abadi. Tanya memeluk Anshuman dan berkata kalau dia juga berharap cintanya dan anshuman bisa seperti cinta girish pada lavanya. Smabil berkata begitu, Tanya mencium dada Anshuman dan meninggalkan bekas lipstik di bajunya.

Pakahi sedang merebus air di dapur. Anshuman datang dan menyapanya. Paakhi menyambut anshuman dan hednak membukakan jas nya. tapi Anshuman melohat bekas lipstik tanya di rompinya dan melarang paakhi membuka jasnya. paakhi menurut. Dia lalu membuat kopi untuk dirinya dan Anshuman. maha ji datang memberikan selembar amplop. Amplop itu berisi udnangan interview untuk Ayaan dari klub seni dan sulap. Anshuman kaget, "bagaimana kautahu kalau Ayaan ingin pergi kesana?" Pakahi berkata kalau dia membaca buku hariannya. Anshuman jagum dengan kerja keras paakhi untuk mengambil hati Ayaan.

 
Paakhi dan Anshuman dudu berdua di beranda yang lampunya di matikan sambil menyeruput kopi. Anshuman hendak menyalahkan lampu, tapi paakhi melarang. Paakhi memberitahu Anshuman kalau dia telah berusaha keras meyakinkan kepala sekolah untuk menerima Ayaaan, "ini hari yang bagus untuk kita.." ANshuman pesimis, "ini belum pasti, karena surat ini datang sekarangd an Ayaan bisa saja salah paham.." Paakhi berkat akalau dai akan bicara pada Ayaan dan menunjukan tanggal kapan surat itu di buat. Paakhi ingin Ayaan sekolah di Shimla dan tidak pergi kemana-mana. Itu adalah harapannya untuk keluarga kecil mereka. pakahi mengambil gelas kopiAnshuman dan menyodorkan ketanganya. Anshuman mengambil gelas itu dan meminumnya. Paakhi melihat embun air di meja dan menuliskan hurup 'APA'. Anshuman heran, "apa itu?" Paakhi berkat akalau itu nama kecil untuk keluarag mereka, "Anshuman Paakhi Ayaan". Anmshuman tersenyum mendengarnya.

Ayaan peri ke dapur dan membuka kulkas. pakahi datang menyodorkan sup hangat. Ayaan kesal dan berteriak memanggil maha ji dengan kasar, "aku ingin minuman dingin.." lalu dia mengambil bola basket dan beranjak peri di ikut tatapan tak percaya paakhi. Paakhi lallu mengantarkan minuman dingin kehadapan Ayaan. Ayaan mengucapkan terima kasih. pakahi menyahut, "sama-sama." Ayaan menatap Pakahi dengan curiga. Paakhi menunjukan surat yandg i erimanya dari sekolah seni dan sulap, "kami tidak ingin mengirimmu ke sekolah asrama..." Awalnya, Ayaan sangat senang melihat surat itu. Dia terlonjak kegirangan dan melakukan tos dengan paakhi. Anshuman dan maha ji mengawasi apa yang di lakukan paakhi dari jauh. Paakhi berkata lembut pada Ayaan sambil mengelus wajahnya, bahawa dia dan Anshuman sangat menyayangi Ayaan dan tidak ingin dai pergi ke sekolah Asrama.

tapi di luat dugaan, Ayaan mengambil surat itu dan merobek-robeknya. pakahi kaget, begitu pula Anshuman. Ayaan berkata kalau sekarang dia ingin peri ke sekolah Asrama, "aku akan masuk ke sekolah asrama hari ini.." pakahi kaget, "tapi Ayaan, bukannya kau benci dan tak ingin masuk sekolah Asrama?" Ayaan menunjukan brosur sekolah asrama sambil berkata, "itu karena tak ada yang memberitahu aku kalau kita punya teman di asrama dengan kamar pribadi..." Paakhi menatap brosur itu dengan kaget. Ayaan berkata , "dan lagi, aku tak ingin tinggal di rumah ini bersamamu..!" pakahi terlihat tak percaya dan terluka.. SInopsis paakhi episdoe 50 by Meysha Lestari.

PREV      NEXT

Bagikan :