Loading...

Sinopsis Paakhi episode 49 by Meysha Lestari.




Sinopsis Paakhi episode 49 by Meysha Lestari. Anshuman setuju dengan permintaan Tanya. Tanya sangat gembira dan memeluk Anshuman. Ayaan melihat itu. Anshuman melepas pelukan Tanya dan berdehem. Ayaan tersenyum. tanya menghampiri Ayaan dan menyapanya, "hi, Ayaan..." Ayaan ingin Tanya memeluknya seperti dia memeluk Anshuman. Tanya memeluk Ayaan. Paakhi datang dan mendengarnya. Tanya memberi Ayaan hadiah PSP, dia sangat gembira dan mengucapkan terima kasih padanya.

Paakhi datang membawakan teh dan camilan. Tanya memberitahu paakhi kalau dia telah memutuskan untuk menulis biografi tentang Anshuman. Paakhi melarang Tanya meminta izin darinya, "aku hanya bagian dari hidupnya, kalau dia tak masalah, maka tulislah!" Tanya memberitahu Paakhi kalau unuk itu dia harus dekat dengan anshuman dan selalu bersama nya untuk mengetahui lebih spesifik tentang dirinya dan apa yang di lakukannya. Pakahi tak keberatan, "ya, aku mengerti..." Anshuman menatapnya. Paakhi mempersilahkan Tanya menulis yang sebenarnyatentang ANshuman.

Tanya senang dan pamit pergi, "sangat menyenangkan bertemu denganmu.." lalu Tanya mengajak ANhsuman ikut dengannya. Anshuman menurut. Keduanya berjalan keluar. Tapi sampai di depan pintu, Paakhi memanggil ANshuman. Anshuman dan Tanya menghentikan langkahnya. Paakhi menghampiri ANshuman dan menyodorkan kotak sindoor. Anhsuman protes karena dia telah melakukannya. Tapi paakhi berkata kalau dia selesai mandi dan sangat penting untuk memasang sindoor. Paakhi mengigatkan Anshuman tentang janjinya.. Anshuman menatap tanya dan menuruti keinginan Paakhi. Anshuman menjumput serbuk sindoor dan memasangkannya di di belahan rambut Paakhi. Tanya menatapnya. Paakhi juga meminta Anshuman memasangkan sindoor di gelangnya. Setelah selesai, Paakhi menyodorkan ujung selendang untuk melap bekas sindoor di tangan Anshuman. Paakhi tersenyum senang.

 
Anshuman menerima telpon. lalu pamit sebenatr untuk masuk kedalam. tanya menggunakan kesempatan itu untuk bertanya tentang janji Anshuman pada paakhi. Paakhi menjelaskan kalau Anshuman mengabulkan satu permintaanya yaitu memasang sindoor setiap pagi. Tanya tersenyum heran, "kau meminta ini darinya? kau kan bisa meminta sesuatu yang mahal.." Paakhi menjawab kalau tak ada yang lebih mahal daripada ini, "karena saat-saat ini sangat berharga bagiku.." Anshuman kembali sambil membawa file dan mengajak Tanya pergi. Tanya mengucapkan selamat tinggal pada paakhi. lalu keduanya masuk kedalam mobil dan melaju pergi di ikuti senyum Paakhi.

 
Di kantor Anshuman, tanya sedang melihat menu makan siang. Dia menawarkan menu masakan china. Anshuman menurut. Tanya menanyakan paakhi. Anshuman berkata kalau paakhi selalu membawakan makan siang untuknya. Tanya bicara tentang paakhi dan menyebutnya dengan sebutan "paakhimu" pad Anshuman.  Tanya berkata, "pakhi mu itu sangat pintar..." ANshuman meras aterganggu mendengar istilah itu, "apa ini? Pakhimu..pakhimu..?" Tanya tertawa, "tenang, aku hanya bercanda.." Anshuman bicar di telpon.

Lavanya datang. Tanya dan lavanya saling sapa dan berpelukan untuk melepas kerinduan. Setelah itu, Lavanya dengan wajah serius bertanya, "apakah kau sudah bertemu paakhi?" Tanya mengangguk, "ya.." Lavanya memberitahu Tanya kalau Paakhi tidak berhasil mendapatkan ANshuman dan sedang berjuang untuk menaklukan Ayaan. Mereka menertawakan Pakahi. Lavanya berkata kalau paakhi membuat tantangan, bahwa dai akan meninggalkan rumah selamanya jika tidak berhasil membuat Ayaan memanggilnya ibu dalam waktu 15 hari. Anshuman dnegan gusar verkata, "aku sangat mencemaskan Ayaaan, aku ingin dia pergi ke sekolah Asrama." Tanya menenangkan, "jangan khawatir, aku sudah datang. Aku akan membuat pakahi pergi dari hidup kita.."

PREV     NEXT

Bagikan :