Loading...

Sinopsis Paakhi episode 52 by Meysha lestari




Sinopsis Paakhi episode 52 by Meysha lestari. Tanya menanyai Anshuman mengapa semua jawabannya selalu Paakhi. ANshuman minta maaf pada Tanya, apapun yang terjadi dalam hidupnya saat ini, semua masalah yang terjadi di rumahnya adalah karena paakhi. Tanya mendekati ANhsuman dan meminta Anshuman relax. Tanya memeluk leher Anshumand an begitu dekat. Mereka berdua membicarakan Paakhi. Paakhi dalam perjalanan menuju ruang kerja Anshuman. Apakhi membuka pintu dan kaget...

Paakhi tertegun melihat Anshuman dan Tanya sedang membicarakan hal-hal baik tentang dirinya, Paakhi menyapa mereka dan mengajak Anshuman melihat apa yang sedang di lakukan Ayaan. Paakhi menarik tangan Anshuman keluar. DI pintu dia berhenyi dan mengajak Tanya pergi bersama mereka, tanya menurut. Di amelihat paakhi menggandeg tangan Anshuman dan membawanya ke halaman. Anshuman tertegun melihat Ayaan bermain layangan dengan gembira. Anshuman terkagum-kagum dan bertanya, "bagaimana kau melakukan ini?" pPaakhi menjawab kalau dia tak melakukan apapun, "akuhanya membuat layangan dan membawanya kehadapan Ayaan, dia sendiri yang ingin bermain.."

 
Paakhi dengan nada menyesal berkata, "aku tak tahu mengapa dia ingin pergi ke Asrama, tapi itu tak masalah, aku akan melihat dia memilih apa yang diinginak hatinya dan bukan apa yang di inginkan oleh orang-orang yang ingin merusak rumah tangga kita. Aku yakin, dai akan memilih sekolah seni dan sulap. AKu janji, dia pasti akan tinggal bersama kita..." ANhsuman melirik Tanya. Paakhi mengaja Anshuman menrbangkan layang-layang. Dia menarik tangan Anshuman dan menoleh pada tanya, "ayo Tanya...kita menerbangkan layang-layang.." Tanay bergabung dengan mereka.

Pakahi dan ANhsuman bergaung dengan Ayaan dan para pelayan. Anshuman berkat akalau dia tidak percaya dengan festival. paakhi memaksanya dan menyodorkan layangan pada Anshuman. Anshuman berkata kalau dia tak tahu bagaimana menerbangkan layang-layang. pakahi tertawa, "aku akan memgajarimu, ini sangat mudah.." Ayaan terlihat sangat gembira, semua bertepuk tangan dam memujinya karena dia menerbangkan layang-kayang dengan baik. pakahi berkata kalau Anshuman juga akan menerbangkan layang-layang dan mengajak Ayaan bersaing dengan Anshuman, "nanti kita lihat siapa yang menang.."

Paakhi mengajak Tanya bergabung dengannya. Dia mengambil benar dan menyuruh tanya memegangi sumbu benang itu. Anshuman sangat senang melihat Ayaan gembira. oaakhi mengajari Anshuman menerbangkan layang-layang. ANshumam terlihat kaku dan takut-takut. Ayaan menertawakannya. tapi lama-lama, Anshuman terlihat bersemangat. Di bahkan terlibat argumen dengan tanya saat menyuruh nya menggulung dan mengulur benang. pakahi tersenyum melihat kedua ayah dan anak itu bermain lyang-layang. Anshuman dan paakhi memainkan layang-layang berdua. Tangan mereka saling memegang benang. Mereka begitu dekat. tanya menatap kemesraan mereka dengan tatapan cemburu.

Paakhi di ganggu rambutnya dan terlihat kesal. Paakhi meminta Anshuman mengikat rambutnya. Anshuman menurut. Tanya menatap keduanya.  Paakhhi terus mengulur benang layangan dan tanpa sadar menginjak kakiANshuman. ANshuman berteriak kesakitan, Paakhi minta maaf. pakahi meminta Anshuman mengikat rambutnya. Anshuman segera mengambil jepit dan mengikat rambut paakhi. ANshuman melirik Tanya dan terlihat salah tingkah.

PREV     NEXT

Bagikan :