Loading...

Sinopsis Paakhi episode 53 by Meysha Lestari




Sinopsis Paakhi episode 53 by Meysha Lestari. Anshuman berkata kalau hidupnya, cintanya hanyalah untuk Tanya, "I luv u.." Setelah berkata begitu Anshuman berbalim pergi. Tanya mengambil gelas minuman dan melakukan tos seorang diri.

Lavanya membuang barang-barang Girish dari kamarnya sambil marah-maarah. Lavanya berkata, "beruntung aku tidak memberitahu ANhsuman tentang apa yang kau lakukan, kalau tidak dia tidak akan membiarkan kau begitu saja. Aku membencimu!" Girish menyahut, "tapi aku mencintaimu!" Lavanya memaksa Girish mennadatangani surat cerai, tapi Girish menolak, karena dia masih punya harapan.

Anshuman pulang kerja dengan menahan marah. Saat berjalan menuju kamarnya dia berpapasan dengan paakhi. Paakhi menyapanya dan memberitahunya tentang rencana liburan ke hongkong. pakahi memberi alternatif lain, Anshuman terlihat kesal dan menjawab pertanyaan paakhi dengan ketus. Paakhi merasa heran dan bertanya, "apa yang terjadi?" Ansuman menjawab kalau dirinya sangat lelah dan hendak peri, tapi paakhi tidak membiarkan dia berlalu begitu saja. Paakhi mencemaskan ANshuman dan menanyakan masalahnya.

 
Anshuman menatap paakhi dan menjawab, "kau ingin tahu? Masalahku adalah kau. kau alasan dari semua ini. AKu membencimu. Kau seperti kanker bagiku. Aku membawamu kesini untuk mengelaurakanmu dari hidupku. Mengapa ada drama ini? mengapa dengan AYaan? Pergi saja...pergi dari sini...." Pakahi menyentuh Anshuman. Anshuman tersadar, ternyata semua kata-kata yang dia ucapkan itu hanya ada dalam hayalannya saja. paakhi bertanya, "ada apa? Ap ayang kau pikirkan?" Anshuman menjawab kalau tidak ada apa-apa. Pakahi meraih tangan Anshuman dan meletakannay di atas kepalanya, "bernar tidak ada apa-apa? bersumpahlah!" ANshuman menarik tanganya dan menolak bersumpah. Pakahi memaksa. Anshuman menarik tanganya lagi dan bergegas pergi.

Paginya, Ayaan terbangun oleh suara jam beker. Ayaan berteriak marah karena merasa terganggu. Dia memanggil Suki dan Anshok dengan geram. Pakahi muncul sambil membawa segela susus. Dia tersenyum melihat ayan marah-marah. Paakhi mengucapkan selamat pagi. Pakahi menanyai Ayaan. Ayaan meras kesal karena tak bis amematikan alarm. Dia menyangkah pelayan yang mengatur Alarm untuknya, tapi paakhi menyangkal, "bukan mereka, tapi aku." Ayaaan menatap pakahi dengan kesal, "mengapa?" Pakahi menjelaskan kalau Ayaan harus pagi karena anak-anak harus bangun jam 5 di Asrama, "kau harus berlatih agar tidak menapat masalah di sana.." Ayaan tidak percaya, "kau bebohong!" Paakhi berkata kalau dia tahu peraturan di asrama terutama asrama yang akan di tinggali Ayaan karena dia melihat langsung dari website nya. Ayaan tertegun. Paakhi meletakan susu di meja dan menyuruh Ayaan meminumnya. Dia lalu peergi...

Tanya sedang olahraga. Tuan Rana datang menanyainya, "mengapa kau menyuruh Anshuman mengajak paakhi berlibur. Aku rasa ANhsuman punya perasaan pada Pakahi.." Tanya menghentikan kegiatannya dan menjaab pertanyaan Tuan Rana, "aku ingin menunjukkan pada pakahi di mana tempatnya. Ini psikology manusia. Anshuman sangat terkesan oleh kebaikan paakhi, tapi ketika dia bersamanya, dia merasa tercekik..." Tuan Rana merasa kalau seperti itu lebih baik Anshumman tidak pergi bersama Paakhi. Tanya berpikiran lain, "tidak bisa begitu.  Dia akan pergi tanpa Ayaan dan ini membuat dia terlihat buruk di mata Anshuman..." Tanya merasa risih mendengar Anshuman membicarakan paakhi sepanjang hari dan memujinya, "aku akan menendang Paakhi dari hidup Anshuman. Aku tahu cara menangani Anshuman...dia punya satu kelemahan, dia sangat baik..." Tuan Rana senang dengan kepercayaan diri Tanya. Ayah dan anak itupun berpelukan.

PREV      NEXT

Bagikan :