Loading...

Sinopsis Paakhi episode 55 by Meysha Lestari




Sinopsis Paakhi episode 55 by Meysha Lestari. Anshuman sangat gusar dan mengajak tanya segera meresmikan pertunangan mereka. tapi Tanya menenangkan Anshuman dan berencana menendang Pakahi sebelum keluar sebelum melakukan pertunangan. Anshuman memukirkan ucapan Tanya. Tanya pergi menemui Ayaan untuk menghasutnya agar membenci Paakhi dan segera peri ke Asrama. tapi Ayaan menolak, untuk pergi ke asrama. Ayaan meninggalkan Tanya yang berteriak memanggilnya dnegan kesal.

Ashuman dan paakhi berada di kamar mereka. paakhi sedang membuat menjahit sebuah boneka, sementara Anshuman duduk di tempat tidur sambil bekerja di depan lappy. Sesekali dia menatap paakhi, tapi Paakhi tak menghiraukannya. Anshuman salah tingkah dan coba menarik perhtaian Pakahi. Anshuman mengambil rokok dan sengaja menjatuhkan korek di depan paakhi. Anshuman menunjuk kebawah, berharap Pakahi akan mengambilkan korek itu. tapi paakhi tak mengubrisnya. Anshuman membungkuk mengambil korek itu dan sengaja menghantukkan diri di tepi meja. Anshuman mengadu kesakitan. pakahi tak menghiraukannya. ANshuman kesal. Dia membuang rokonya. lalu menutup lappynya dan mematikan lampu.

 
Paakhi menatap ANshuman. Anshuman berkata kalau dia akan pergi tidur. Paakhi menhidupkan lampu dan berkata kalau dia masih bekerja. Anshuman kembali mematikan lampu. Paakhi kembali menghidupakannya. Lalu keduanya terlibat pertengkaran kecil. Paakhi kesal dan melemparkan bonekanya yang ke tempat tidur. Anshuman berkata kalau itu kamarnya. Pakahi menjawab kalau itu kamarnya juga, karena mereka telah menikah, maka dia memiliki hak yang sama dalam segala hal. keduanya berdebat. paakhi hednak meraih sesuatu, tapi malah jatuh menabrak Anshuman. Anshuman terjatuh ketempat tidur dan menjerit kesakitan. Anshuman memeluk Paakhi erat sambil mengadu. paakhi meminta Anshuman melepas pelukannya. Amshuman menurut. paakhi segera bangkit dan membantu Anshuman bangkit. Anshuman menahan sakit dan berbalik memunggungi Pakahi. Pakahi kaget melihat jarum jahitnya menusuk pantat Anshuman. paakhi menarik jarum itu dan Anshuman menjerit.

Bukannya merisaukan Anshuman, Paakhi malah memeriksa jarumnya yang sedikit bengkok. ANshuman kesal. Dia berkata kalau jarum itu telah menusuk pantatnya. Anshuman tidak terima. Dia menatap kelantai dan melihat koreknya pecah. Anshuman marah, "kau menghancurkan korek ku?" Pakahi menatap kebawah dan berkata, "itu bagus.." lalu tertawa ringgan. Anshuman kesal. Dia mengambil boneka paakhi dan membuangnya ke lantai. Paakhi marah. Kembali terjadi perdebatan. kali ini tentang permiantaan maaf. Anshuman menyalahkan paakhi karena jarunnya menusuk pantatnya dan serta membuat koreknya rusak. Pakahi balik menyalahkan Anshuman yang membuat lampu mati-hidup. Mereka saling menuntut permintaan maaf dari ssatu sama lain. Tapi tak ada yang mau mengalah. Pakahi bertekad untuk membuat Anshuman minta maaf. Mereka lalu membuat tantangan siapa yang akan minta maaf lebih dulu.

Paginya, pakahi berdandan di depan kaca, sementara Anshuman sibuk membaca sesuatu di tabletnya. Sesekali Anshuman melirik pakahi diam-diam. Paakhi selesai berdandan dan tinggal memasang sindoor. paakhi mendekati Anshuman. Tapi Anshuman menyuekinya. paakhi tanpa sengaja menjatuhkan salah satu antingnya di dekat kaki anshuman. tapi Anshuman pura-pura tak perduli. pakahi menyodorkan kotak sindoor pada Anshuman. ANshuman mengeser tubuhnya. Paakhi mendekat, Anshuman mundur lagi, sampai Anshuman hampir jatuh.

PREV      NEXT

Bagikan :