Loading...

Sinopsis Paakhi episode 62 by Meysha Lestari




Sinopsis Paakhi episode 62 by Meysha Lestari. Pak Rana menelpon toko perhiasan untuk melihat pemesanan cincin. Dia penasaran mengapa Inisial di cincin salah. Harusnya Tanya menjadi Paakhi. Pegawai toko datang dan memberikan kertas pemesanan pada pak Rana. pak Rana menunjukan kertas itu pada Tanya, "lihat ini! Memang atas nama Paakhi.." ANshuman datang dan menjelaskan semuanya. tapi Pak Rana tidak percaya karena yang tertera di kertas itu adalah nama Anshuman dan Paakhi, "ini buktinya!" Anshuman mengambil kertas itu dan mengamatinya. Dia kaget saat melihat tertera namanya dan paakhi di sana. Anshuman menjelaskan kalau dia tidak tahu bagaimana bisa begitu. Anshuman berkata kalau dia mencintai Tanya dan itu hanya sebuah kesalahan saja.

Paakhi menunggu Ansghuman cukup lama. Dia bernajak hednak menjemput ANshuman ketika Lavanya datang dan menghentikannya. lavanya memberitahu Paakhi kalau Ayaan menunggu dirinya untuk menemaninya makan. Pakahi beranjak kedalam untuk menemui Ayaan. Lavanya menarik nafas lega. Lavanya keluar untuk bergabung dengan anshuman dan membujuk Pak Rana. Lavanya menghentikan pak Rana yang hendak pergi. Pak Rana berkata kalau impian anaknya sedang di pertaruhkan dalam kasus ini. Ansuman memohon agar pak rana mendengar penjelasannya. Anshuman meminta perolongan Tanya.

Tanya menghentikan pak Rana dan berkata kalau Anshuman mencintainya, "biar aku memberinya kesempatan sekali lagi, aku sangat mencintainya dan aku mempercayainya.." Pak rana mengalah, "baiklah! Aku melakukan ini untukmu. Tapi aku akan memberinya waktu 7 hari untuk mengirim Pakahi keluar dari rumah dan kehidupannya dan untuk menyelamatkan kehormatannya. Karena setelah 7 hari, aku akan mengadakan konferensi press dan aku akan memberitahu semua orang kalau kau akan menikahi Tanya, kalau tidak maka aku akan memberitahu mereka semua kalau kau pembohong besar!"

Pak Rana memberi waktu 7 hari pada Anshuman untuk memutuskan apa yang dia inginkan dalam hidupnya, "surag atau neraka!" Setelah berkata begitu pak Rana pergi. Tanya menenangkan Anshuman, "jangan khawatir.." ANhsuman cemas, "aku tahu pak Rana. Dia sangat keras kepala. Apa yang akan aku lakukan dalam 7 hari?" Tanya sekali lagi menenangkan Anshuman, "aku percaya dengan cintaku, aku ada bersamamu. Aku akan embantumu mengusir Paakhi.." Anshuman memeluk Tanya dan berterima kasih atas dukungannya. tanya mengatakan "I love you" lalu bernajak pergi. Lavanay menatap Anshuman dan berkata kalau hari ini Tanya telah mengurus semuanyam, "tapi setelah 7 hari, bagaimana kita akan mengurus pak Rana? hanya ada dua pilihan, kau akan mendapatkan semuanya, atau tidak sama sekali..!"

Mereka mendengar suara Girish dan paakhi berbincang-bincang. Lavanya melangkah pergi. Girish bertanya kemana Lavanay akan pergi? lavanya tak menjawab, dia mengucapkan selamat tinggal pada Anshuman. Girish meminta Lavanya menunggunya. lalu dia say good bye pada Pakahi dan mengejar lavanya. Paakhi menghampiri ANshuman yang hendak pergi. Dia mengucapkan terima kasihd an ingin mengajak Anshuman keluar untuk merayakannya. Anshuman menolak. Pakahi berkata kalau dia ingin bicara sesuatu tentang Tanya. Anshuman jadi penasaran dan menuruti keinginan paakhi.

Paakhi membawa ANshuman ke sungai. Keduanya berdiri dengan kaki di dalam air. Anshuman bertanay apa yang ingin di katakan Paakhi tentang Tanya. Paakhi berkata kalau tanya mencintai Anshuman. Anshuman kaget, "bagaiman akau tahu?" Paakhi menjawab, "perasaan seorang istri. Jangan menemuinya lagi..." Anshuman bertanya, "apaakah kau cemburu?" paakhi tertawa kecil dan menyangkal, "cemburu? tidak! Aku kahwatir Tanya akan patah hati.." Anshuman merasa heran, "kenapa begitu?" Pakahi menjawab karena ANshuman tidak akan mencintai Tanya. Anshuman tertawa dan menuduh Pakahi terlalu percaya diri, "siapa yang tidak menyukai tanya? dia cantik, modis, berpendidikan... bahkan aku mencintainya.." Paakhi tertawa, "kau idak mencintianya. CInta tidak butuh penjelasan, hanya bisa di rasakan.." Anshuman menolah pendapat paakhi, "kau tidak mengenalku, sangat sulit memahamiku.." Pakahi berkeras, "aku tahu dirimu, karena itu aku bilang kau tak mencintainya, Aku yakin kau tidak akan melepaskan tanganku.."

Paakhi melangkah dalam air, dan kakinyatergelincir. Anshuman cepat-cepat menangkap tubuhnya. Keduanya begitu dekat. Pakahi mendongak menatap Anshuman dan berkata, "aku memang terlalu percaya diri, karena aku tahu kau pasti akan menggenggam tangan gadis lain ketika melepaskan tanganku dan aku yakin bahwa kau tak akan meninggalkan aku..." lalu Paakhi memeluk Anshuman dan menyandarkan kepala di dadanya.

PREV     NEXT

Bagikan :