Loading...

Sinopsis Paakhi episode 63 by Meysha lestari




Sinopsis Paakhi episode 63 by Meysha lestari. Pak Rana dan Tanya bicara tentang waktu 7 hari yang mereka berikan pada Anshuman. Tanya sangat cemas, dia sangat cemas, karena paakhi selalu mendekati Anshuman dan tak pernah meninggalkannya. Pak Rana menyalahkan Tanya yang tidak tegas pada Anshuman.

Paakhi sedang menyiapkan Ayaan untuk peri sekolah. Ayaan memberitahu kalau dia mengidolakan ayahnya. Di aingin melakukan apa yang di lakukan Ayahnya termasuk merokok. Paakhi tertegun mendengarnya. Terdengar suara klakson mobil, Ayaan segera mencium paakhi dan berlari pergi. Paakhi berkata, "Ayaan mengodolakan ANshuman... aku harus melakukan sesuatu.."

Anshuman bicara dengan Tanya secara sembunyi-sembunyi di kamar mandi. Dia memberitahu tanya kalau dia menelpond alam kamar mandi dengan suara shower mengalir, "kalau tidak dia tidak akan membiarkan aku sendurian. Dia selalu tahu apa yang aku pikirkan. Dia tahu aku tegang. Dia mungkin datang kemari.." Tanya menertawakan ANshuman. benar saja dugaan Anshuman, apkhi mengetuk pintu. ANshuman berkata kalau dia sedang mandi. paakhi menyuruh Anshuman segera keluar, "aku harus bicara denganmu.." Anshuman bertanya pada tanya, "apa kau dengar itu?" Tanya mmengajak Anshuman bertemu di kantor. Anshuman mnjutup telpon dan keluar. Paakhi merasa heran melihat Anshuman tidak basah, "katanya kau mandi?" Anshuman mencari alasan. paakhi melarangnya memberi penjelasan.

 
Anshuman bertanya apa yang ingin di katakan pakahi? Paakhi melarang Anshuman merokok demi Ayaan, "kau adalah idolanya. Ayaan, kalau besar dia akan merokok seperi dirimu. Jadi berhentilah merokok.." Anshuman setuju. Pakhi senang, "terima kasih, aku akan mendukung misi merokok ini. AKu akan selalu bersamamu. Kit apunya banyak waktu.." ANshuman menjawab dalam hati, "tapi aku hanya punya 7 hari..." Paakhi membawa kotak sindoor dan meminat Anshuman memasangkannya. Asnyuman menurut, setelah itu dia pergi mandi.

Lavanya mengembalikan laptop Girish. Girish menerima laptop itu sambil menyentuh tangan lavanya. lavanya berkata, "kau tak mau menandatangani surat cerai tak apa, aku tak perduli. Aku tak membutuhkanmu. Aku gagal dalam hubungan kita, tapi aku akan segera mencapai kesuksesanku.." Girish mendoakan semoga sukses. Telpon berdering, Lavanya mendapat telpon dari kantor tentang presnetasi tuang raichand. Ada masalah dengan kontrak itu.  Naina menangis. lavanya berteriak memanggil pelayan, tapi taka da yang datang. lavanya menghampirinya dan menghiburnya. Lavanya ingat bagaimana Girish memberitahunya kalau naina adalah anaknya. lavanya mengendong Naina dan terpaksa melepaskan sepatu hak tingginya. Dia merasa lega setelah melepas sepatu itu. Lavanya mendapat ide. dan tertawa gembira..

Anshuman bertemu Tanya di kantor. Dia mengadu pada tanya tanya tentang larangan merokok dari paakhi. tapi dia merasa helisah kalau tidak merokok, karena itu dia memanggil OB dan menyuruhnya membeli roko. tapi si OB mengingatkan Anhsuman kalau tak boleh merokok, dia menunjuk pada tulisan no smoking yang ada di belakangnya. Anshuman bertanya, "siapa yang meletakan ini?" pakahi menyahut, "aku.." Paakhi datang mengantarkan makan siang. Dia mengingatkan Anshuman tentang misi berhenti merokoknya. Anshuman protes. paakhi meminta dukungan dari Tanya. tanya mendukung paakhi, "ya, kau benar, siapa lagi yang akan perduli pada suami selain istri kan?" Lalu paakhi pamit pergi, karena dia harus mengantar Ayaaan shopping sepulang sekolah.

PREV      NEXT

Bagikan :