Loading...

Sinopsis Paakhi episode 68 by Meysha lestari.




Sinopsis Paakhi episode 68 by Meysha lestari. melihat paakhi menangis, Ayaan berpikir kalau pakahi dan Anshuman bertengkar. DIa membuat keduanya berjabat tangan dan saling minta maaf. Ayaan bakhan memaksa mereka berjanji tidak akan bertengkar lagi. Anshuman berjanji. paakhi berkata, "apapun yang kau janjikan, tepati! Kita akan membuat cetak tangan yang akan membuat janji kita terpatri." Lalu keduanya mengambil kertas dan mencetak telapak tangan masing-masing. Anshuman menatap Paakhi, paakhi meminta Ashok mengambil foto mereka. Ayaan berkata, "cheese.." lalu semuanay tersenyum. Ayaan membuat mereka dekat dengan meminta Paakhi dan Anshuman mencium dirinya. tapi begitu pakahi dan Ashuman bergera untuk mencium Ayaan, ayaan menarik diri. Anshuman dan pakahi berciuman.

Paakhi meminta Ashok mengelurakan bagasi Ayaan. Ayaan berkata, "aku akan merindukanmu, ma.." paakhi memeluk Ayaan sambik menangis dan berkata, "aku akan merindukanmu juga..." Ayaan mengucapkan selamat tinggal lalu pergi. Sepeninggal Ayaan, Anshuman berkata, "apakah kau mengambil keputusan untukku dan demi kebahagiaanku? Ketika Ayaan kembali, apa yang akan aku katakan padanya ketika dia trak menemukan dirimu di sini? metika dunia bertanya padaku kemana dirimu pergi, haruskan aku berohong pada mereka? AKu akan jatuh di mata mereka..." Paakhi menyahut, "jangan khawatir, aku tak akan membiarkan hal itu terjadi..."

Lavanya menelpon Anshuman dan menapat tahu kalau pakahi akan pergi sore itu. lavanya lega, "akhirnya pakahi pergi juga.." Girish mengahmpiri Lavanya dan mengangkatnya tinggi-tinggi sambil tertawa bahagia karena menduga lavanay hamil. Lavanya heran, "apa yang terjadi?" Girish menjawab, "aku akan mengurus dirimu dengan baik. AKu sangat gembira. Kau tak memberitahuku, tapi aku tahu. Hubungan kitayang rusak akan membaik lagi.." Lavanya menjawab dengan ketus, "jangan mengharap anak. Kautahu bagaimana mengurus wanita hamil, kau pernah melakukan itu sebelumnya, tapi aku tidak hamil. Aku melakuan ini untuk proyek ku.." Girish kecewa dan marah. lavanya berkata, "tidak ada hubungan apa-apa lagi antara kita..." Girish sedah mendengarnya. Lavanya mengejek dan mamarahi Girish.

 
pakahi mednatangi poengacara dan meminta di buatkan beberapa dokumen. Paakhi ingin dokumen itu selesai sebelum jam 4 sore. Sebelum pegi, Paakhi berpesan, "ini hanya antara kita saja.."

Lavanya dan Tanya senang karena Pakahi akhirnya akan pergi. Tanya memberitahu Lavanya kalau Girish coba memberitahu yang sebenarnya pada Paakhi tapi salah orang, "karena itu aku. Aku telah membodohi Girish dan menahannya agar tidak menemui Paakhi. Akan ada konferensi press di rumah. Mengapa Girish begitu sangat pehatian pada paakhi?" Tanya meminta Lavanya menjaga Girish dan memastikan hal-hal buruk tidak terjadi. Tanya bertanya, "di mana Girish?"

Girish hendak mencari Paakhi. lavany memeritahu kalau paakhi tak ada di rumah. Dia mengajak Girish menghadiri jumpa press di rumah pak Rana danmemintanya bersikap seolah-olah mereka adalah satu keluarga bahagia. Tanya dan Pak Rana menanyakamu.." Girish memberitahu Lavanya kalau Tanya tahu tentang masalah mereka. lavanya membalas, "tanya memberitahuku kalau kau akan mengatakan yang sebenarnya pada paakhi.." Girish mengingatkan lavanya kalau dia akan melakukan sesuatu pada paakhi, karena paakhi tidak sendiri, ada girish bersamanya, "aku tidak akan membiarkan kalian jika kalian menipunya.."

DI kobferensi press, pak Rana memeluk Anshuman dengan suka cita, "bagus sekali! Aku akan membawamu mencapai kesuksesan. Smeuanya akan menjadi milikmu dan Tanya.." Tanya menyarankan agar mereka melakukan sesuatu untuk paakhi. Anshuman teringat paakhi. Batinnya, "di mana paakhi? Dia tidak akan pergi tanpa menemuiku terlebih dahulu.."

Konferensi press berlangsung. Anshuman membeir msabutan di hadapan wartawan dan menberitahu mereka tentang kerjasama antara perusahaannya dan  perusahaan pak rana. Dia juga membeirtahu mereka tentang proyek baru. Tuan Rana sangat bahagi. Pakahi datang di acara itu Anshuman berkata kalau diriny sangat bahagia. pak Rana meminta Anshuman menandatangani dokumen. Semua orang bertepuk tangan.

Lavanya melihat paakhi bicara pada pelayan. Di terlihat menukar dokumen. Lavanya curiga, "apaa yang terjadi?" Pengacara Lavanya menelpon dan emmberitahu tentang rencana Paakhi. Pelayan meletakan dokumen di hadapan Anshuman untuk di tandatangani. Lavanya berlari kearahnya dan mencegah Anshuman tanda tangan karena Paakhi telah menukar dokumennya, "dia ingin kau menandatangani dokumen property.." Semua orang tertegun. Anshuman kaget. Dia mengambil dokumen itu dan membacanya dnegan seksama. paakhi terlohattegang. lavanya berkat akalau itu rencana kotor Paakhi.

Press berbalik menatap Paakhi. Mereka senang karena mendapat berita bagus... SInopsis paakhi episode 69 by Meysha Lestari.

PREV         NEXT

Bagikan :