Loading...

Sinopsis Paakhi episode 74 by Meysha Lestari




Sinopsis Paakhi episode 74 by Meysha lestari. Tantangan sudah di mulai. Tanya sudah meulai mengatur pengeluaran rumah tangga. ANshuman melihat betapa cerobohnya tanya, dia tidak menghargai uang. Anshuman teringat Paakhi. Melihat Anshuman tertegun, Tanya bertanya, "apa yang terjadi? Pakahi lagi?" Paakhi datang sambil menunjukan uang seribu rupee yang di temukan paakhi di luar, "simpan ini.." Tanya berkata, "aku tak perduli dengan uang seribu rupe.." Pakahi protes, "ini penghasilan suamiku.." tanya tetap menolak. Paakhi bertanya pakaha Tanya tak pernah mendengartentang kisah Krishna dan Drupadi, "uang seribu ini bisa membuat perbedaan, kau bisa kalah dalam tantangan ini.." Tanya menyuruh Pakahi menyimpannya sebagai tip. Anshuman kaget. Pakahi tersneyum dan menbawa uang itu. Pakahi menyimpannya dalam loker.

Tanya mencari parfumnya dan teringat kalau parfum itu tertinggal di kamar Anshuman. Dengan manja Tanya menyuruh ANhsuman mengambilkan parfum itu. Anshuman menurut dan bergegas pergi. Tanya menyerigai senang, "aku tahu bagaimana mengontrol Anshuman. Dia pikir dia memenangkan hatinya. Tapi dia tidak tahu bahwa pemilik seorang pria adalah dia yang memeritahnya. Sekarang mari kita lihat, apa yang akan di lakukan ANshuman.."

 
Anshuman pegi ke kamarnya untuk mengambilkan parfun Tanya. Pakahi bertanya, "jadi dia mengirimmu untuk mengambilkannya? Berubahlah sekarang!" Anshuman protes, "Paakhi.., maafkan aku!" Pakahi menyahut, "kau sudah mengatakan itu." Anshuman bertanya, "mengapa kau kembali?" Paakhi kaget dan menatap ANshuman. ANhsuman balas menatap Paakhi dengan tatapan penuh selidik, "ini bukan kau! Kau tak bisa melakukan ini! Aku bisa, Tanya bisa, tapi kau..tak bisa. Aku tak ingin menyakitimu lagi. Jika kau kembali untuk melihat bahwa ada sesuatu antara kita, maka... kau baik, aku menyukaimu. Kau orang yang sangat baik, tapi aku mencintai Tanya.."

ANshuman berkata kalau dirinya punya tujuan dan harus mengikuti tunjuannya itu. Paakhi meminta Anshuman tidak cemas, "aku tidak akan datang diantara kalian. Sudah kubilang padamu kenapa aku datang kemari.." Paakhi melangkah dan tersandung, Anshuman menangkapnya. ANshuman merasakan sentuhan paakhi dan kaget. Anshuman menatap Paakhi dan bertanya, "Pakahi, apakah kau datang ke bank hari ini?" Pakahi menyangkal, "tidak! Kenapa kau bertanya?" Anshuman menjawab, "aku merasa kau ada di sana. Aku merasakan sentuhanmu di tanganku. Aku rasa kau benar tentang bahasa sentuhan itu.." Paakhi bertanya, "kau mengatkan ini? Sebelumnya kau kan tidak percaya. Sejak kapan kau mempercayainya?" Anshuman tidak menjawab, dia melangkah pergi.

Girish menelpon paakhi dan bertanya, "kau melakukan ini untuk Anshuman dan Ayaan?" Pakahi mengiyakan, "ya. AKu harus menunjukan siapa sebenarnya Tanya, karena itu aku menantangnya. Begitu Anshuman melihat benar dan salah, semua akan baik-baiks aja.." Girish bertanya lagi, "apakah kau tak pernag memikirkan dirimu sendiri? bagaimana dengan kebahagiaanmu?" Paakhi menjawab, "tidak semua keinginan menjadi nyata. Tak penting apakah dia mencintaiku..." Girish bertanya lagi, "bagaimana kalau dia mencintaimu?" Pakahi menyahut, "aku mencintainya, itu saja sudah cukup. Aku harus melakukan tugasku sebagai istri juga seorang ibu. Aku ingin Anshuman dan Ayaan bahagia.." Girish ikut bahagia mendengarnya.

Anshuman tidur. Paakhi mengawasinya sambil berkata, "aku telah menunggu selama 18 tahun, dan mencintaimu. tapi selama 4 bulan bersamamu, semuanya berubah. Aku akan menyimpan kenangan mu. Dan akan menghabiskan waktu untuk menunggu..."

Paginya, Anshuman terbangun. Paakhi sedang berdandan. ANshuman mengawasinya. Ujung saree Paakhi jatuh. Pakahi menoleh dan melihat Anshuman. Paakhi menyapanya dan bertanya tentang kontak sindoornya. ANshuman ingat dan segera mengambilkannya. Paakhi menyodorkan kotak itu kehadapan ANshuman, "selama aku menjadi istrimu, sampai saaat itu maka kau harus memasangkan sindoor ke rambutku..." Anshuman mengambil sejumput sindoor dan hendak memasangkannya ke belahan rambut pakahi ketika Tanya datang mencari parfumnya. ANshuman menghentikan gerakannya.

Pakahi menegur Tanya karena menyuruh ANshuman, "ambillah sendiri, dia adalah suamiku, bukan pelayanmu!" Tanya mengambil parfumnya. Paakhi mengusirnya, "perilah sekarang, jangan datang ke kamarku seperti ini.." Tanya minta maaf karena menggangu. Paakhi menyuruh tanya menutup pintu saat keluar. Tanya membangting pintu. Lalu ANshuman memasangkan sindoor. Pakahi tersenyum dan mengucapkan terima kasih.

Pakahi menunjukkan dapur dan isinya pada tanya. Pakahi memberitahu Tanya bahwa dulu, ketika baru datang, semua orang dirumah ini coba membuatnya bingung.  Pakahi ingat menangkap basa Maha ji memasukan sendok kedalam mesin cuci piring. Setelah menunjukan semuanya, paakhi menyuruh Tanya memasak untuk ANshuman. Selama Tanya memasak, Pakahi akan menghabiskan waktu dengan Anshuman danberpesan pada Tanya, "tolong ketuk pintu dulu sebelum masuk kesanna.." Tanya sangat geram... SInopsis paakhi episode 75 by Meysha Lestari.

PREV       NEXT

Bagikan :