Loading...

Sinopsis Paakhi episode 79 bag 2 "BUJUKAN TANYA"




Sinopsis Paakhi episode 79 bag 2 by Meysha Lestari.  Anshuman menatap Pakahi dengan heran, "mengapa kau selalu jatuh?" Paakhi binggung mau menjawab apa. Ayaan berkata, 'tidak selalu, Yah. Hanya jika ada dirimu saja. karena mama tahu kalau kau akan menangkapnya seperti yang selalu kau lakukan.." Paakhi tersipu mendengar ucapan Ayaan. Dia bergegas bangkit. Anshuman juga bangkit dan menyuruh Ayaan duduk dikursi. Pakahid an Anshumanhendak memasangkan sepatu ke kami Ayaan. Ayan berteriak menyuruh mereka memakaikan kaos kaki dulu. Pakahi bertanya, "mana kaos kakinya?" Ayaan menunjuk ke meja. Paakhi dan Asnhuman berdiri, keduanya bertatapan. lalu Pakahi mengurungkan niatnya karena Anshuman lebih dekat ke meja.

 
Ayaan sangat senang di pakaikan kaos kaki dan sepatu oleh Anshuman dan pakahi secara bersamaan. Setelah memakai sepatu, Anshuman menepuk pundak Ayaan dan menyuruhnya membawa mendali emas. Pakahi menegurnya, "..cukup lakukan yang terbaik saja.." Anshuman ngeyel, "menjadi nome rsaru dan membawa pulang menali emas..." Ayaan berkata kalau dia partisipasi karena paakhi. Anshuman tak mau kalah, "baiklah, menangkan mendali emas..dan lakukan yang terbaik.." lalu Anshuman pamit untuk kekantor.

 
Tanya mengawasi dan menguping percakapan ANshuman dan Pakahi serta Ayaan dari tadi. Tanya melihat Anshuman pergi dan berniat merusak rencana paakhi. Paakhi meminta Ayaan melakukan yang terbaik. Ayana hednak memberitahu pakahi tentang hasil tesnya ketika hp paakhi berdering. Paakhi bicara di telpon danmenyapa, "ya, kakak ipar.." Paakhi mendengar Naina menangis. Girish memberitahu paakhi kalau naina tidak sehat, "bisakah kau datang?" Paakhi langsung mengiyakan. Paakhi menutup telpon dan memberitahu Ayaan kalau dirinya harus kerumah Girish karena naina sakit. Paakhi memanggil Maha ji dan menyuruhnya mengantar Ayaan ke sekolah. Paakhi meminta Ayaan tampil dengan baik, "..kita bicara lagi nanti.." Lalau Paakhi pergi dan tanya sangat senang, "akhirnya aku mendapat kesempatan juga.."

 
Maha ji hendak mengantar Ayaan keskolah. Ayaan minta waktu sebentar untuk mengambil sesuatu di kamarnya. Maha ji menyuruh Ayaan cepat, karena takut terlambat. Ayaaan berlari menaiki tangga dan menghilang kelantai atas.

Paakhi tiba di rumah Girish. Naina ada dalam gendongan Girish dan menangis histeris. lavanya tidak dirumah. Paakhi segera mengendongnya dan coba menenangkan naina. Tapi tangis naina tak berhenti. paakhi meraba perut naina dan meminta Girish membawakan sesuatu. Girish segera pergi.

 
Ayaan menuruni tangga. tanya datang dari arah berlawanan dan menabraknya. Susu yang di bawah Tanay tumpah ke baju karate Ayaan. Ayaan sangat marah dan menegur tanya. Tanya minta maaf  dan berkata kalau tidak sengaja. Ayaan bingung karena bajunya kotor, "bagaimanaa aku akan pegi ke acara olahraga sekolah?" tanya ikut menyesal. Ayaan menyuruh Tanya mencuci bajunya sekarang. tanya kaget, "apa? Mencuci?" Tanya menunjukan tangannya yang halus dan jarinya yang lentik, "bagaimana aku akan mencuci?" Ayaan tak mau tahu.

Paakhi mengoleskan ramuan yang di bawakan girish ke perut Naina. Tak lama kemudian tangis Naina berhenti. Paakhi menyerhakan Naina pada pembantu dan pamit pulang. Girish mengucapkan terima kasih pada Paakhi. Pakahi memberitahu Girish kalau Ayaan akan tampil acara olahraga sekolah dan Anshuman menuntut Ayaan agar mendapat menali emas. Girish mengucapkan semoag sukses. Saat pakahi hendak peri, dai melihat foto girish yang di cobek-cobek di tempat sampah.  Pakahi merasa heran. Girish memberitahu pakahi kalau lavanya sedang maarah dan melakukan itu. Oakahi terlihat prihatin, "kakak ipar, kau baik-baik saja?" Girish mengangguk. Lalu paakhi pamit.

 
Di rumah, tanya sedang membujuk Ayaan agar tidak usah datang kesekolah dan menunjukan tiket ke taman hiburan yang menyenangkan dan tidak menengangkan. Ayssan menolak, karena dia harus tampil dan mendapatkan mendali. Tanya membawa Ayaan keatas dan menunjukan trophy serta mendali yang dimiliki Anshuman. Ayaan berkata kalau paakhi memintanya untuk partisipasi. Tanya membujuk Ayaankalau pakahi tidak akan berkata apa-apa kalau Ayaan gagal menapat menali, tapi Anshuman pasti marah, :ambil tiket ini dan pergilan ke tamanhiburan, biar aku yang bicara pada ayahmu.." Ayaan terbujuk dan mengambil tiket itu dari tangan tanya. Tanya menyerigai gembira.. SInopsi paakhi episode 80 by Meysha lestari.

PREV       NEXT

Bagikan :