Loading...

Sinopsis Paakhi episode 92 by Meysha Lestari




Sinopsis Paakhi episode 92 by Meysha Lestari. Girish memuji Pakahi, "bagus ekali rangoli yang kau buat. Itu terlihat sulit bagiku.." Pakahi tersenyum. lavanya menemui Tanya yang tidak mau ikut merayakan rangoli. Lavanya menasehati Tanya dan menyuruhnya belajar dari Pakahi. Tanya kesal dan menyalahkan Anshuman, "aku melakukan banyak hal untuknya, tapi apa hasilnya?"

Girish bicara tentang Tanya pada Pakahi, "Tanya telah kalah.." Pakahi menyangkal, "anshuman yang menentukan itu, dia sangat baik. Dia mencintai Tanya, bukan aku.." Tanya merasa kalau ANshuman mencintai Paakhi tapi tak sanggup memberitahunya. Lavanya menyangkal, "jangan gila! Aku rasa bukan begitu..." lalu lavanya menasehtai tanya agar membuat kepala paakhi selalu tertunduk dan menang darinya. Tanya berpikir..

Ayaan datang sambil menggandeng Anshuman. Paakhi menyambut keduanya dengan gembira. pakahi memuji sherwani yang di kenakan Anshuman, lalu keduanya bicara. Sementara Girish mengajak Ayaan bersamanya. Tanya datang bersama Lavanya. Dia mengenakan saree india dan terlihat sangat cantik. Anshuman memujinya, "kau cantik sekali tanya.." Lalu Anshuman minya maaf. Tanya balas minta maag atas kekeras kepalaanya dan berkat akalau dia mencintai Anshuman. lavanya tersenyum gembira. tanya bala smemuji Anshuman.


paakhi telah menyiapkan arti untuk puja. Dia lalu memanggil Anshuman. Anshuman berkata kalau dia tidak tahu cara melakukan puja. Paakhi mengajarinya. Keduanya nelakukan puja. Tanya melihatnya dengan kesal. Semua orang melihatnya. Setelah melakukan arti, Anshuman dan Paakhi membakar holika. Api menyala-nyala tinggi. Paakhi mengambil sesaji dan melemparkannya ke arah api sambil mengelilingi api. Tanya ikut melakukan hal yang sama di belakangnya sambil mengejek Pakahi. Keduanya terlibat perdebatan. Tanya berkata kalau paakhi akan mendapat hadiah besok saat holi, "aku merencanankan kejutan untukmu yang pasti tidak akan kau sukai. AKu akan bersenang-senang.." paakhi teresenyum. Anshuman mengawasi Paakhi dan Tanya dengan tegang. Paakhi berherntid an berdoa. Tanya mengejek, "kau pasti berdoa untuk mengusirku dari sini.." Paakhi menjawab, "aku mendoakan kebaikan untuk semua orang, terutama Anshuman dan Ayaan..." Setelah pakahi selesi melakukan ritual. Girish mengajak lavanya melakukan pheras. Girish juga menyuruh ANshuman dan Pakahi melakukan pheras.

Girish dan Lavanya pulang. Lavanya bicara dengan Vikram di telpon dengan suara mesra. Girish menjadi cemburu. lavanya memberitahu Vikram kalau rencana merek aberhasil, "girish cemburu. Vikramberkata, "aku akan datang ke pesta holy, tapis ampai kapan kita akan melakukan sandiwara ini?" lavanay sendiri tidak tahu, "aku masih terikat denan Girish." Vikram menyarankan agar lavanya segera meninggalkan Girish dan tidak berpikir terlalu banyak, "poeri aitu mengkhianatimu..."

ANshuman merencanakan pesra holi. tanya melakukan semua persiapan dan Anshuman senang melihatnya. Tanya berkat akalau kehormatan rumah harus dai utamakan, "aku tidak bisa membuat persiapan dengan sederhana karena tantangan ini.." ANhsuman gembira, karena Tanya mengurus semuanya dnegan baik. tanay melihat Anshuman mengawasi apa yang dia lakukan dan bertanya, "mengapa kau terlihat seperi itu?" Anshuman menjawba, "aku merasakan sesuatu.." Tanya minta maaf sekali lagi, "ap ayang aku lakukan salah. kau dan Paakhi tinggal di satu kamar dan aku tak punya masalah. AKu percaya cintamu.." Anshuman merasa kalau Tanya benar-benar baik dan mulai bersikap seperti Paakhi.

Paginya, Paakhi melihat Anshuman masih tidur. Pakahi mengawasinya dan berkata, "dia terlihat sangat polos ketika tidur tak ada yang tahu bahw sebenarnya dia sangat kasar.." Pakahi bertekad mendekatkan Anshuman dan Ayaan. Paakhi melakukan sesuatu dan tanpa sengaja jatuh menimpah Anshuman. Anshuman terbangun dengan kaget. Kepala mereka kembali terhantuk. Anshuman meringis kesakitan. Pakahi menghantukan kepala mereka lagi. Lalu dia mengucapkan selamat  holi pada Ansuman. Anshuman balas mengucapkan holi padanya.

Ayan menghamampir para pelayan dan mengoleskan holi pada mereka. Dia lalu pergi ke kamar Anshuman. Anshuman dan pakahi cepatcepat menyembunyikan diri di bawa kolong. Ayaan berpikir Anshuman dan paakhi pergi. Dia terlihat heran. tapi tiba-tiba Ansuman dan paakhi muncul dan menangkap Ayaan, lalu mereka mengoleskan warna holi ke tubbuhnya. mereka bertiga tertawa bahagia, laksana satu keluarga yang sempurna... Sinopsis Paakhi episode 93 by Meysha Lestari.


PREV       NEXT

Bagikan :