Loading...

Sinopsis Paakhi episode 94 by Meysha Lestari




Sinopsis Paakhi episode 94 by Meysha Lestari. Anshuman dan Paakhi masih mabuk dan berduaan di kamar mandi. Paakhi membawkan jalebis dan rabdi. Anshuman berkata kalau dia sangat merindukan Paakhi, "keman aja dirimu?" pakahi menjawba kalau dia ada di luar, anshuman telah meninggalkannya di sana. Mereka merdua menikamti makanan itu. Di luar Vikram yang mabuk coba merayu Lavanya. Lavanya berhasil melepaskan diri dari Vikram. Anshuman merasa dunia berputar, paakhi mengatakan hal yangs ama. keduanya lalu duduk dengan kepala saling menyandar lalu memejamkan mata.

Listrik padam. Lavanya pergi untuk memeriksanya. Vikram kembali mengganggu lavanya dan berkata kalau teganganny ajuga turun karena Lavanya, "aku mencintaimu, lavanya..." Lavanya kaget.



Paakhi tegang karena takut gelap. Anshuman dan paakhi memanggil pelayan, tapi tak ada yang datang. paakhi berkat akalau dirinya kesulitan berjalan, "jangan suruh aku kesana.." Anshuman juga merasakan hal yang sama, "aku terjebak di sini bersamamu.." lalu keduanya berpelukan. ANhsuman berkat akalau mulai sekarang paakhi tak akan pergi kemana-mana..
 

Lavanya ingin melihat Anshuman. Dia mengetuk pintu sambil memanggil ANshuman, tapi paakhi yang menyahut. Lavanya cemas, karena Anshuman dan paakhi berdua dalam kamar mandi. Dia menyuruh ANshuman embuka pintu. Anshuman dan pakahi berusaha bangkit dan berjalan, tapi tubuh mereka sempoyongan. Ayaan datang dan bertanya, "ada apa bi?" lavanay memberitahu Ayaan kalau Anshsuman terkunci di dalam. Ayaaan terperangah senang, "merek aberkencang sekarang..." lavanya menegur Ayaan. Ayaan bergega spergi untuk mengidupkan generator.
 

Laavanay teru smemanggil, paakhi membertahu Lavanya kalau Anhsuman bersamanya dan tidak perlu khawatir, "aku akan mengurusnya." Anshuman mengatakan hal yang sama. lavanya peergi untuk menemui Tanya. Ternyata Tanya mendengar semua itu dan tambah marah. Lavanay coba membujuk tanya

Di dalam, pakahi mendengar kemaraha lavanay dan berkata, "lihatlah, semua orang marah-marah.." ANhsuman tersneyum. Paakhi berkata, "kau sangat manis kalau tersenyum. Anshuman membalas, "kau juga snagat cantik saat sedang marah.' Pakahi mengajak ANshuman berdiri tegak dan berjalan. Dia menyaankan agar mereka berjaalan bersamaaan dan bergandengan tangan, "smeua akan baik-baik saja.." Keduanya lalu berpegangan tangan dan melangkah keluar. Keduanya berpelukan dan berkata kalau mereka menang dan hampir saja berciuman ketika tiba-tiba Paakhi mengatakan kalau perutnya lapar, "aku ingin makan sesuatu di dapur.." pakahi melangkah ke pintu.

Lavanya bertanya pad SUki mengapa generator tidak menyala? Suki berkat akalau kabelnya ada yang konslet, "kita harus memanggil tukang listrik.." Lavanay menyuruh Suki memanggil tukang listrik. Ayaan senang karena ayah ibunya bisa lama berduaanya.

Paakhi coba membuka pintu. tapi pintu terkunci. paakhi mennagis sedih. ANhsuman memeluknya. paakhi protes, "aku tidak boleh berada di kamar ini bersama mu, karen akau sangat kasar dan tidak pernah tersenyum. Kau bahkan tidak mencintaiku." ANsnuman terbelalakn, "kau bilang aku kasar? coba loihat dirimu, kau sendiri keras kepala dan suka ceramah.."

Paakhi berkata, "kau tidak mencintaiku..." Kegilaan di kamar mandi teru sbelangusng. Paakhi dan ANhsuman yang tak sadarkan diri slaing memeluk dan mengatakan cinta. Sementara lavanya masih menunggu di luar. lavanya tahu kalau mereka mabuk dan menuduh pakahi yang memberi ANshuman bhang, "kalau Anhsuman sampai membuat kesalahan, kita tak akan bisa menyingkirkan pakahi dari rumah ini.." Lavanya cemas. Listrk menyala. lavanya berhasil masuk ke kamar dan melihat Anshuman dan pakahi tertidur. Lavanya menarik nafas lega.

Anshuman terbangun dan melihat  sekeliling. DIa melihat paakhi tidur di sampingnya. Anshuman bergegas bangun dan berganti baju. lalu bergegas ke ruang tamu di mana tuan Rana terlihat sangat kesal. begitu Anshuman muncul dia segera memarahinya, "tanya menghentikan aku hari ini, kau telah menghina aku dan anakku. Aku pasti akan memberimu pelajaran berharga.." Anshuman yang kebingungan bertanya, "ada apa ini?" Tuan Ran amenyuruh ANshuman berhenti berpura-pura, "tanya tidak akan tinggal di sini lagi..." Anshuman hendak berkata tapi Lavanya menyuruhnya diam. lavanya menundukan gambar, ANshuman kaget.

Anshuman menjelaskan kalau dia tak sadar melakukan semua itu, "aku sedang mabuk." Tuan Rana berkata, "kau mencintia Pakahi dan tanya mencintaimu. Tanya mengurus rumah tanggamu dan melakukan semua pekerjaanmu. DI ajuga mendapat ejekan dari paakhi. Anakku adalah tuan puteri bukan pembantu! Tanya bukan barang mainan, dia adalah kebanggaanku. Jika ada yang menantangnya, aku akan menghancurkan hidupnya." Tuan rana menghitung semua kebaikan yang sudah dia lakukan, "semua sudah di pertaruhkan. Aku mendukungmu karena tanya. Sekarang tidak lagi. kau bersama Paakhi...!"

Tuan rana memanggil Tanya dan mengajaknya pergi. Lavanya menghentikan mereka dan memintanya agar mengerti. "ini bukan kesalahan ANshuman. Girish memasukkan bhang kedalam minuman mereka. tanya dan Anshuman saling mencintai. Kita teman lama, jangan putuskan hubungan ini karena alasan bodoh ini. Biarkan ANshuman dan Tanya bicara dan memutuskan semuanya. kami akan menerima keputusan mereka.."

Tuan Rana berkata kalau dia tidak percaya pada ANshuman, "tapi aku akan memberinya kesmepaatan terkahir hanya demi tanya, karena aku ayah yang tak berdaya. Aku menyesal tanya memilih dia...." Lalu tuan rana pergi dengan marah.. SInopsis paakhi episode 95 by Meysha Lestari.

PREV       NEXT

Bagikan :