Loading...

Sinopsis Paakhi episode 95 by Meysha Lestari




Sinopsis Paakhi episode 95 by Meysha Lestari. lavanya memarahi ANshuman atas apa yang terjadi. Lavanya merasa apa yang di kaatakan Tuan Rana benar, bahwa Tanya di perlakukan sebagai pembantu di rumah Anhsuman, "apa gunanya dia berada di sini? untuk melayanimu dan Paakhi? Dia ada di sini karena dia sangat emncintiamu. tapi apa yang kau lakukan? kau menyaikitinya!" Dengan kesal, lavanya meninggalkan ANhsuman. Anshuman menatap foto-foto di tanganya dan terlihat sedih.

Anshuman berniat menemui tanya di kamarnya, saat dia mendengar para pelayan membicarakan tentang dia dan Paakhi. Dari mereka Anshuman tahu kalau ad ayang mencampur bhang dalam minuman nya dan paakhi. Mereka berkata kalau Tanya datang kesini sebagai istri tapi malah menjadi pembantu. Mereka tertawa geli. Anshuman marah pada dirinya sendiri dan menyesal.

Dia mengetik pintu kamar Tanya lalu masuk kedalam. Dia melihat Tanya menangis. tanya mengadu pada Anshuman tentang kekecewaannya. Anshuman hanya bisa terdiam mendengarkan. kata Tanya, "kau telah memberikan semua hak pada Paakhi. kau melakukan apapun untuknya, tapi bagaimana dneganku?" Bisakah kau mengambil semua hak itu darinya?" Dalam rasa bersalahnya, ANshuman tanpa pikir panjang setuju untuk mengambil semua hak itu dari paakhi seperti apa yang di inginkan tanya. Anshuman berjanji bahwa mulai sekarang paakhi akan menjadi orang asing baginya. Setelah minta maaf, ANshuman pergi dengan sedih.
 

Tanya teringat pembicaraannya dengan ayahnya. Tanya pergi ke kamar Pakahi dan melihatnaya sedang tidur. tanya menyerigai licik dan berkata, "kau menantangku, kau melakukan apa yang menurutmu adil, tapi aku tidak akan melakukan itu. Segalanya adil dalam cinta dan perang.." tanya sangat gembira karena paakhi akan mengetahui di man atempatnya di rumah ini, mulai besok. Sambil tersenyum tanya melangkah pergi setelah mengatakan smeoga sukses untuk paakhi.

Paginya, Paakhi telah bersiap. Dia melihat coretan kapur di lantai dan tersenyum. Dia teringat apaa yang terjadi saat dirinya dan Anshuman mabuk. paakhi sangat gembira. DIa menatap foto Anshuman dan Ayaan dengan wajah sumringah. lalu Anshuman datang sambil bicara di telpon. paakhi menyaapanya, tapi ANshuman tak menghiraukannya. Paakhi mengajaknya bicara tentang apa yang terjadi kemarin, tapi Anshuman coba untuk menjaga jarak dan tak meladeni pembicaraanya. paakhi meraasa heran. paakhi lalu menyodorkan kotak sindoor dan menyuruh ANhsuman memasangkannya. Anshuman menatapnya dengan ragu. Kata-kata Tanya kembali terngiang di telinganya. Anshuman mengambil tutup kotak sindoor dan menutupnya, "ini tidak di perlukan lagi.." Paaakhi kaget. Anshuman bernajak pergi.

paakhi meletakkan kotak sindoor di meja lalu menghampiri ANshuman, "kau pasti malu karena apa yang terjaid kemarin. Ayolah.." Pakahi meraih tangan ANshuman, tapi Anshuman menarik tanganya. paakhi heran campur bingung, "apakah aku beruat kesalahan? kemarin kau tidak bersikap seperti ini.."


Bagikan :