Loading...

Sinopsis Paakhi episode 96 by Meysha Lestari




Sinopsis Paakhi episode 96 by Meysha Lestari. Ayaan terdiam mendengar pertanyaan Ayaan. Ayaan berkeras, "ibu bisa menjadi guru, dokter, tapi mengap atak bisa menjadi seorang istri untuk ayah?" Anshuman termenung. Paakhi menatap punggung Anshuman sesaat lalu coba memberi penjelasan pada AYaan. Katanya, "...sepetri dirimu yang haus minum susu haldi untuk menyembuhkan luka, ini juga cara yang kami lakukan ..untuk membuatmu bahagia. kami berpura-pura menjadi dekat demi dirimu.." Ayaaan menolak untuk mengerti. Paakhi terus mencoba.

Anshuman ikut memberi penjelasan. Dia memangku Ayaan dan berkata, "sepetri ketika ibumu datang, kau membencinya, lalu perlahan kau mencintanya..seperti itu pula nanti Tanya. Aku yakin kalian akan menjadi teman baik. Dan kita akan melakukan semuanya bersama-sama...." Ayaan menatap Anshuman tanpa komen. ANshuman beritu semangat memberi penjelasan. lalu Anshuman pamit untuk pergi ke kantor.

 
Di amengambil dasi dan hpnya dari atas meja. Paakhi menunggu Anshuman menyuruhnya memasangkan dasi, tapi Anshuman membawa dasi itu keluar. Dia berteriak memanggil pelayan. Maha ji datang, "ada apa tuan?" Anshuman minta di panggilkan ranvir untuk memasangkan dasinya. Maha ji hendak pergi tapi Tanya melarang, "biar aku saja.." Tanya mengambil dasi dari tangan ANshuman dan mengalungkan ke leher Anshu sambi berkata, "aku telah belajar cara mengikat dasi hanya untukmu..." Paakhi dan Ayaan menatapnya dari atas tangga. Tanya menyadari keberadaan mereka.

Ayaan sangat kecewa, dia meminta Paakhi membuktikan cintanya pada Anshuman dan membeirnya waktu 25 hari untuk melakukan itu. lalu dengan sedih, Ayaan berbalik pergi. Paakhi memanggilnya dan hendak mengejar Ayaaan ketika Tanya menghampirinya dan mengejeknya, "karena bhang kau kau telah di jauhi ANshuman dan aku menjadi dekat dengannya.." Dia menyahut kalaugirish yang telah memasukan bhang itu dalam minumannya. tapi paakhi tidak begitu yakin. begitu Tanya pergi, Pakhi bertanya-tanya sendiri, siapa yang mencampur bhang itu? Paakhi berpikir untuk bertanya pada Girish, karena pakai merasa hanya setelah peristiwa bhang itulah Anshuman berubah.
 

Girish uring-uringan di rumahnya. lavanya dan Vikram muncul dan bersikap mesra di depan Girish. Girish menengur keduanya. Vikram membalas teguran Girish. Keduanya terlibat percekcokan dan hampir berkelahi ketika Vikram menyatakan pada girish kalau dirinya mencintai lavanya. Girish memberitahu Vikram kalau lavanya hanya pura-pura hamil dan sebenarnaytidak hamil. lavanya cemas. tapi Vikram berkata kalau dirinya sudah tahu, "lavanay melakukan itu untuk mendapatkan kontrak..." Vikram dan melamar lavanya di hadapan girish dan memegang tangannya. Girish angat sedih, kecewa danmarah. ketika dia hendak protes, tiba-tiba muncul paakhi, "kakak ipar??"

Vikram segera melepaskan tangan lavanya. Lavanya sangat panik, tapi ketika Pakahi tak mendengar perdebatan mereka, dia menarik nafaas lega dan menyambut pakahi dengna ramah. Vikram pamit pergi. lavanya ikut pergi. Paakhi melihat wajah murung girish dan bertanya apakah semua baik-baik saja? Girish mengiyakan.
 

Anshuman mendapat telpon dari sekilah kalau Ayaan mendapat posisi terbaik dalam suatu kompetisi. Anshuman sangat gembira dan terpikir untuk memberitahu Paakhi. Dia menelpon paakhi dan menceritakan semuanya. Tapi tiba-tiba dia ingat janjinya pada tanya, ANshuman menutup telponnya.

 
Girish bertanya pada Paakh, "apakah itu anshuman? Apakah ada amsalah antara kalian?" pakahi menyangkal. Girish bertanya, "apa yang ingin kau tanyakan? katakanlah!" Paakhi bertanya apakah girish mencampur bhang dalam minumannya? Girish menggeleng, "bukan aku.." paakhi aelu pamit pulang. Sepanjang jalan dia berpikir, siapa yang mencampur bhang itu dalam minumannya.

 
Maha ji membagikan hadiah pada pelayan dan memberitahu mereka kalau itu hadiah dari Tanya atas kerja keras mereka. paakhi melihat itu dan Maha ji terlihat gugup. Paakhi berbincang-bincang dengan maha ji tentang bhang. Datri pembicaraan itu, paakhi yakin Maha ji terlibat. Paakhi menelpon penjual bhang dan bertanay siapa yang membeli bhang di tempatnya dari rumah rathore. Pedangang tidak tahu amanya, tapi dia bisa mengenali orangnya. Pakahi menyuruhnya datang kerumah rathore. Pedangan itu setuju.
 
Girish sedang menelpon seseorang untuk mencari informaasi tentang Vikram. lavanay mendengar itu dan merebut hap Girish, mereka bertengkar lagi. lavanya memaksa Girish untuk menandatangani surat cerai. Girish tak punya pilihan lain, dia menandatangani surat itu dan menyerahkannya kembali pada Lavanya sambil berkat akalau kebahagiana lavanya adalah segalanya bagi dirinya..

 
Tanya sedang bermain catur dengan ANshuman. ANshuman hampir kalah, pionny banyak yang di makan Tanya. Pakahi muncul dan men-skakmat tanya. tanya mengorbankan pionnya untuk keluar dari posisi itu. paakhi menyindirnya karena itu. Tanya membela diri, katanya dia rela mengorbankan pion yang tidak berguna demi kemenangan. Pakahi mengejeknya lagi. Anshuman mendengarkan perdebatan itu.

Suki datang memberitahu kalau pedagang bhang datang. Anshuman heran. Paakhi berkata kalau dia yang mengundangnya. Tanya cemas. Dia hendak peri, tapi Pakahi menahannya. Dia ingin Tanya ada saat pedangan itu mengenali orang yang membeli bhang. Begitu pedangang bhang datang, Anshuman memanggil semua pelayan dan menyuruh pedagang itu mengenali mereka. tanya ada diantara mereka danberdiri di depan Ahsok. pedagang menunjuk kearah Tanya... SInopsis paakhi episode 97 by Meysha Lestari

PREV       NEXT

Bagikan :