Loading...

Sinopsis Paakhi episode 97 bag 2




Sinopsis Paakhi episode 97 bag 2 by Meysha Lestari.  Paakhi terhenyak sedih. Anshuman berkata, "akan lebih baik kalau kita bersikap seperti orang asing.." Paakhi menyahut, "bahkan dalam kemanusiaa, mengobati luka tidak akan membuat hubungan.." Anshuman menyela, "hal-hal kecil tetap penting dan ketika kau pergi aku akan teringat terus.." ANshuman mengeluarkan obat dari laci dna berkat abahwa sebelum kedaatangan paakhi dia minum obat untuk menghilangkan sakit kepalanya. Setelah berkata begitu, Anshuman pergi. paakhi berpikir, "apakah aku ini kebiasaan uruk bagimu?"  Anshuman menghentikan langkahnya dan keduanya saling tatap.

Tanya menghitung sisa bujet, tinggal 25 ribu rupe dan sisa 3 hari lagi. Tanya sedikit cemas. Maha ji datang untuk minta uang belanja. Tanya kesal, karena tidak menyangkah belanja sudah habis. maha ji memaksa, Tanya memberi 6ribu, Mah aji komplen, "biasanya  10 ribu rupe..." Tanya menyuruh maha ji membeli barang yang murah. Maha ji bertanya tentang Ashok. Tanya marah-marah, dia membeirtahu Maha ji kalau diamendengar pembicaraan maha ji dnegan Paakhi tentang penjual Bhang dan untuk menyelamatkan dirinya dia harus mengorbankan Ashok, "..aku akan segera mencarikan kerja untuk ashok, jangan khawatir.."

 
Ayaan memberitahu Girish kalau Tanya memecat Ahsok. Ayaan meminta pendapat dan saran Girish. Anshuman datang, Girish membeirtahu Ayaan kalau ada ayahnya lalu menutup telpon. Anshuman terlihat stres. Girish menyuruh ANshuman istirahat dan tidak pergi kerja. ANhsuman minta minuman. Girish mengambilkannya. lalu keduanya bicara dari hati ke hati tentang masalah mereka. Girish berkata, "ketika seseorang yang kau cintai akan pergi, itu menyakitkan.."

Lavanya menunjukan surat cerainya pada Vikram. Vikram senang mendengar perkembangan itu, "kenapa akau tidak terlihat gembira?" Lavanya tidak yakin apakah dia gembira atau tidak. Vikram menyuruh Lavanya move on. lavanya mengucapkan terima kasih pada Vikram atas bantuannya, "kalau bukan karena dirimu, aku pasti masih terjebak dalam hubunga itu.." lavanay mengajak Vikram dinner sebagai uapan terima kasih. Vikram menyerigai licik. DIa mendekati Lavanya dan berkata kalau dirinya mau yang lain. Vikram coba memesrai lavanya. lavanya kaget dan coba menghindar.

Anshuman memberitahu Girish kalau dia tinggal dengan paakhi dan bersikap seperi orang asing dengannya, karena dia telah berjanji akan menikahi Tanya, "paakhi memiliki semua hak dan aku  tidak boleh tergantung padanya. karena itu aku akan emulai hubungan baru dan pakahi akan segera pergi. Apakah yang ku lakukan ini benar, kak?" Girish menjawab, kalau dirinya tidak tahu karena tidak pernah melalui hal seperi itu.

Di kantor vikram, Lavanya coba menghindari kemesraan yang di inginkan Vikram. Vikram mengajak Lavanya menjalin hubungan pertemanan yang saling menguntungkan. lavanya menolak dan menegur Vikram, "betapa rendahnya pandanganmu, kau tidak berkarakter.." Mendnegar huinaaan Lavanya, Vikram tertawa. Dia mengingatkan lavanya apa yang di lakukan Anshuman pada Paakhi dan Tanya, serta kelakuan girish dan lavanya sendiri yang membodohinya ndegna kehamilan palsu. Lavanya marah dna menyesal karena telah meminta bantuan darinya, "kalau girish tahu, dia pasti akan membunuhmu!" Lavanya hednak peri ketika Vikram menunjukan kontrak mereka.

lavanya dengan kesal berkata, "kontrak, kakiku! AKu tidak mau bekerja dnegan orang sepetri dirimu!" Vikram mengancam Lavanya, "kau terjebakk dengan kontrak ini, kau harus menyelesaikannya dan aku bisa melakukan apa saja.." Vikram tahu kalau Anshuman dan lavanya sangat perduli dengan image, sekali dai bicara pada media tentang apa yang di lakukan ANshuman dan Girish, maka image keluaarga Rathore akan tercoreng selamanya. Vikram ingin Lavanya melakuan apa yang dia katakan dan memenuhi kebutuhannya.

ANshuman masih ragu dengna keputusannya sendiri menyangkut paakhi dan meminta pendapat Girish. Sementar aitu di rumah, Ashok bersiap untuk pergi. Pakahi menyuruhnya masuk, tapi Ashok menolak, "aku telah bekerja di sini dnegan setia, tapi sekarang aku di buang. Nyonya Tanya selalu memberi kami hadiah, agar kami menyukainya, tapi aku tidak pernah menyangkah, dia tidak berpikir dua kali sebelum memutuskan ini..." Paakhi menghibur  Ashok, "kau akan kembali kerumah ini begitu pelaku sebenarnya tertangkap. Sekarang, anggap saja kau mendapat libur..." Paakhi berjanji akan memanggil Anshok untuk bekerja kembali. Anshok paamit dan pergi. maha ji dan Suki masuk kedalam rumah dengan sedih. Paakhi menatap kepergian Ashok sambil berkata, "tanya telah melakukan kesalahan, kutukan orang teraniaya tidak akan membuat dia bahagia..." SInopsis Pakahi episode 98 by Meysha Lestari.

PREV         NEXT

Bagikan :