Loading...

Sinopsis Paakhi episode 97 by Meysha Lestari




Sinopsis Paakhi episode 97 by Meysha Lestari. Penjual Bhang menunjuk kearah Tanya, Paakhi tersenyum lega. Tanya menyingkir, pedagang Bhang menunjuk Ahsok. Ashok kaget. pedangan Bhang berkata kaalau Ahsok pembelinya. Ashok kaget dan panik, dai yakin pedangan bhang salah mengenali orang. Tapi pedagang Bhang tetap pada keputusannya.

Tanya menyuruh penjual bhang pergi. Ashok menghentikannya dan memohon agar dia mengatakan bahwa bukan dirinya pelakunya. tapi pedangan Bhang tidak mengubrisnya dna beranjak pergi. Ashok bersimpuh di depan Tanya dan berkat akalau bukan dia pelakunya. Paakhi terlihat prihatin. tanya memarahi Ashok dan mengusirnya. Ashok memohon pada  Anshuman dan mengaku kalau buka dirinya. tapi Ahsuman tidak bisa berbuat apa-apa. tanya menyuruh satpam membawa pergi ashok dan mengusirny dari rumah.

 
Ashok di bawa pergi satrpam. tapi belum jauh, Tanya menghentikan mereka. Tanya mengambil manset berlian di tanah dan menyuruh satpam menggeledah saku baju Ashok. Mereka menemukan manset yang lain. tanya menyuruh Satpam menelpon polisi agar menangkap Ashok. Ashok menangis, memohon bahwa dia bukan pelakunya, dia di jebak. Paakhi menghentikan mereka dan membawa Ashok kehadapan Anshuman. Pakahi berkata bahwa kadangkala apa yang mereka lihat bukan yang sebenarnyta, "aku tidak membela Ashok, tapi dia telah bekerja di sini selama bertahun-tahun. aku berpikir bahwa tidak seharusnya kit amengirim dia ke polisi.." ANhsuman setuju dnegan pendapat Paakhi. tanya mengalah, "baiklah, tidak ada polisi tapi dia harus pergi dari rumah ini. Ahsok memohon dan meyakinkan mereka kalau bukan dia pelakunya. Tanya tak mau dengar. Dia menyuruh Satpan membawa Ashok peri. Anshuman bingung dan beranjak pergi juga, di ikuti para pelayan. mereka terlihat shock dnegan nasib Ashok dan merasa prihatin.
 

begitu semua pergi, paakhi menghampiri tanya, "aku tahu pelakunya adalah dirimu, dan kau menyalahkan Ashok..." Tanya mengaku dan menyalahkan paakhi atas nasib yang menimpa Ashok. pakahi prihantin, "mungki suatu saat kau akan melakukan hal seperti itu pada Ayaan dan Ashuman.." Tanya mengaku kalau dirinya telah memeras Anshuman dengan isnisden Bhang yang membuat dia merasa bersalah dan menjauhi Paakhi. Tanya berkata waktunya tinggal 3 hari lagi, dan semuanya akan selesai. paakhi akan pergi dari rumah.
 

Maha ji datang membawa kan bil reparasi listrik. tanya kaget melihat jumalh yang tertera di sana, "26 ribu..." tanya merasa itu salah dan menyuruh maha ji membearkan. maha ji berkata kalau itu yang sebenarnya, "banyak yang pelul di ganti.." Tanya gusar memikirkna bajet rumah tangganya. maha ji pergi untuk memberitahu tukang reparasi kalau mereka bisa mengambi uangnya nanti.

Paakhi terbahak-bahak, dia mengejek Tanya yang membuatnya marah. Tanya mengangkat telunjuknya di hadapan wajah paakhi, "dengar baik-baik.." pakahi membalas, dai mengangkat telunjuknya juga dan berkata, "kau yang harus dengar. AKu sudah cukup mentolerir apa yang kau lakukan. Orang baik jadi korban.." Pakahi tidak terima. paakhi berkata kalau apa yang di lakukan Tanya tidak berperikemanusiaan. Dan tuhan tidak tidur, tuhan melihat semua yang dia lakukan. paakhi berkata kalau memang tinggal tiga hari, dalam tiga hari ini, misi tanya akan berhasil, tanya akan kalah dan keserakahnnya akan berakhir.,
 

Paakhi berkata betapa pintarnya tanya saat berkata kalau pion bisa menjadi ratu, "tapi ratu tetap akan menjadi ratu. Bahkan hingga hari ini, aku masih istri Anshuman, sekarang kaatakan, siapa yang ratu dan siapa yang pion?" tanya menyahut, "tinggal 3 hari lagi, aku akan membeli tiket pulang untukmu kau akan pergi ke chittor dan tidak akan kembali keisni!" Paakhi menyidir bahw asepintar apapun Tanya, dia tidak belajar dari kisah holi, bahwa yang baik pasti akan menang melawan yang  jahat..

Ansnuman termenung di kamarnya. Paakhi dtang dan mengawasinya. ANhsuman menyalakan rokok dan termenung. Dia memijat-mijat kepalanya. Paakhi segera mengambil balsem, melihat itu Anshuman menola, "taak usah..." Paakhi membujuk, "mengoleskan balsen tidak akan membuat perubahan dalam hubungan kita.." Lalu Pakahi mengoelskan balsem ke kening Anshuman dan memijitnyaa. Anshuman menikmati pijatan Pakhi sampai lupa dengan rokoknya. Nyala rokok membakar jari Anshumam. ANshuman berteriak kesakitan. pakahi langsung menolongnya dengan cemas dan meniupi jemari Anshuman yang terbakar. ANshuman tertegun, lalu saat dia teringat kata-kata Tanya lagi, Anshuman menarik tanganya.


Bagikan :