Loading...

Sinopsis Paakhi episode 99 bag 2




Sinopsis Paakhi episode 99 bag 2 by Meysha lestari. Anshuman memberi 12000 pada Tanya untuk membeli barang--barang yang terbuang. Paakhi mengawasinya tapi tidak berkata apa-apa. tanya pura-pura menolak, "tantangan ini tak berarti apa-apa bagiku, Ayaan mengakui kesalahannya. Dia anak kecil, aku merasa buruk padanya. Dia pasti akan menyukaiku dalam beberapa hari. AKu akan menunggu.." Anshuman menyerahkan uang itu dan pamit peri, tanya ingin ikut dengannya.

Di dapur, Suki dan Mah aji sedang bicara dengan Ashok. Ashok minta makanan karena dia tidak punya uang, istrinya sedang hamil. paakhi mednengar itu dan berniat pergi menemui Ashok dengan membawa bahan mentah dan sejumlah uang. Para pelayan mulai mengerti kebaikan pakahid an berdoa semoga dai menang.

Anshuman beprikir tentang kata-kata Pakahi, dia merasa heran mengapa pakahi melakukan semua itu,, "dia ingin aku meiliki ikatan dengan Ayaan. Ini bukan demi tantangan. Apa yang ada dalam benaknya?"

Lavanya datang dan bertanya tentang ANsuman. Paakhi memberitahu kalau Anshuman tidak ada di rumah, begitu pula Tanya. lavanya bertanya dengan memelas, "bolehkan aku aku duduk di sini, aku sendirian di rumah.." paakhi dengan senang hati mempersilahkan, "..ini rumahmu juga.." lavanya terlihat tegang. paakhi bertanya dengan heran, 'apakah semua baik-baik saja?" lavanya mengiyakan. Paakhi memanggil Suki untuk membuatkan Lavanya kopi. paakhi hendak mengambilkan sesuatu, lavanya melarang, "kau di sini saja.. biar suki yang membuatnya.." Dengan heran paakhi menurut.

telpon rumah berdering. Pakahi pamit untuk mengangkat telpon. Lavanya tegang. Paakhi bicara dengan Vikram. Vikram bertanya tentang Lavanya. Paakhi memanggilkan Lavanya. Lavanya terpaksa bicara pada Vikram. Vikram mengejek lavanya, "jadi kau mematikan hp dan telpon rumahmu, tapi aku tahu kau ada disni. Aku tahu kau dan apa yang bisa kau lakukan. Aku ingin mengingatkanmu, bahw akau harus memutuskannya sekarang. kau akan datang, atau aku yang akan merusak keluarga rathore di media.." Lavanya dengan cemas menutup telpon. pakahi bertanya, "apakah semua baik-baik saja?" Lavanya bergegas pegri, "aku harus pulang..."

paakhi menemui Ashok dan memberikan barang yang di bawanya dan sejumlah uang dalam amplop. Ashok mengucapkan terima kasih. Pakahi meminta Ashok agar segera kembali bekerja. Ashok menangis dan memberitahu paakhi tentang semuanya, bahwa tanya membeli baahan pangan berkualitas rendah, "tanya telah memberi kami hadiah, kami takut padanya. tapi sekarang mereka harus tahy bahwa kami tahu semuanya.." Paakhi kaget mendengar kebenaran itu. Dan bergegas pulang.

Ayaan duduk menunggu di depan anak tangga masuk rumah. paakhi segera menghampiri dan memeluknya. Ayaan berkta, "aku menunggumu, ibu.." paakahi berkat akalau dia pergi untuk melakukan sesuatu. paakhi memberitahu Ayaan kalau dia tahu bukan Ayaan pelakunya, "kau mengakui semua itu demi aku.." Paakhi memeluk AYaan penuh kasih sayang. Ayaaan berharap Pakahi akan memenangkan tantangan, "ayah akan mencintaimu.." Paakhi berpikir kalau dia telah punya kenangan tentang ANshuman bersamanya. Dia hanya ingin Anshuman tahu siapa sebenarnya Tanya. Ayaan berkata kalau Tanya yang telah membuang bahan pangan itu, "kita tahu tapi bagaiman amemberitahu semua orang.." pakahi merencanakan sbeuah jebakan untuk Tanya bersama Ayaan, "misi kita adalah TBB, Tanya nad Bajao.." Ayaan setuju. Keduanya saling tos.

Anshuman dan tanya pulang kerumah. Mereka mendengar Pakahi sedang bicara denga seorang ahli sidik jaari. Paakhi eminta orang itu untuk datang dan meyelidiki siapa yang telah membuang bahan pangan di rumahnya. tanya mendengat itu dan menjadi tegang.. SInopsis Paakhi episode 100 by Meysha Lestari.

PREV      NEXT

Bagikan :