Loading...

Sinopsis Gangaa episode 559 by Meysha Lestari




Sinopsis Gangaa episode 559 by Meysha Lestari. Shiv datangs ambail membawa sebuah kotak. Dia berteriak memanggil radhika. Savitri datang dan duduk si sisinya. Radhika datang sete  gah berlari. Ashiva memberikan kota itu padanya, "aku membeli coklat untukmu.." radhika sangat senang dan mencium ppi SHiv. Shiv sangat bahagia. Savitri berkata kalau makan coklat tidak baik. Shiv menyahut kalau senyum Radhika sangat berharga baginya dan dia akan membuatnya selalu tersenyum.

Tiba-tiba sekumpulan warga datang sambil membawa anak-anak mereka yang lebam-lebam. Shiv menatap mereka bergantian dengan heran. Mereka berkata kalau guru mereka yang memukuli anak-anak itu. Shiv menoleh kearah Gangaa yang berdiri di belakangnya. Gangaa membatin kalau hal seperti ini akan terjadi setiap hari sanpai Shiv membiarkan dirinya pergi. Shiv tidak paham dan bertanya pada mereka secara detail. Para orang tua berkata kalai Gangaa yang memukuli mereka karena mereka tidak mau mempelajari pelajarannya. SHiv menyuruh mereka masuk, dia akan mengobati anak-anak itu. tapi para orang tua menolak, mereka berniat melapor ke polisi.


Jhumki, Savitri dan Pratab sangat gembira melihat perkembangan yang terjaid begitu pula Gangaa. Radhika dan Ria sangat cemas. Shiv binggung. Gangaa terlihat gembira dan berharap Shiv akan menendangnya keluardari rumah hari ini juga. Shiv menatap Gangaa dan mencurigai sesuatu. Apalagi saat dia melihat seorang anak menjilati tanganya dengan wajah ngiler melihat coklat di tangan Radhika. Shiv merasa ada sesuatu yang tidak beres.
 

Shiv berkata kalau dia sendiri yang akan melapor pada polisi, tapi sebelum itu dia ingin makan coklat dulu.  Shiv mengambil coklat dari tangan Radhika lalu duduk di hadapan anak-anak dan menikmati coklatnya. Anak-anak ingin mencicipi coklat itu juga. Shiv berkata kalau mereka ingin makan coklat, maka mereka harus ke dokter dulu untuk di obati lukanya dan di suntik. Serentak anak-anak menolak. Mereka mengaku tidak terjadi apa-apa pada mereka, bahwa itu hanya sebuah sandiwara yang di ciptakan Gangaa. Mereka meminta coklat pada Shiv. Jhumki terlihat kesal dan berkali-kali mengeluh, hingga tesavitri terpaksa menyuruhnya diam.

Shiv menyuruh radhika membagikan coklat pada anak-anak itu. Anak-anak sangat senang, tapi para orangtua sangat kesal pada Gangaa karena mengajari anak mereka berbohong. Mereka kompak tidak mau mengirim anak-anak itu ke sekolah lagi. Tapi Shiv melarang mereka melakukan itu karena Gangaa sebenarnya sedang mengajari murid-murid itu berakting karena akan di adakan pertunjukan drama Ram Leela di Matah. Warga terihat mengerti dan minta maaf pada Gangaa dan Shiv. Setelah itu merekapun pergi.
 

Semua orang pergi hingga tinggal Gangaa dan Shiv serta Ria yang mengawasi keduanya dari jauh. Shiv menghampiri Gangaa dan tersenyum penuh kemenangan. Kata Shiv, "kau tidak akan bisa mengalahkan aku tak perduli seberapa banyak kau mencoba.." Setelah berkat abegitu Shiv pergi. Gangaa berguman, "..untuk iku aku bahkan rela mati sebagai janda Sagar." Ria mendengar ucapan Gangaa dan terlihat prihatin.

Gangaa sedang berdiri termenung di kamar tamu yang di tempatinya ketika Savitri datang dan menyuruhnya pergi ke kamar Shiv, karena dai menantu di rumah ini, bukaan tamu. Savitri menyuruh Ria membantu kepindahan Gangaa ke sana. Ria menurut.


Bagikan :