Sinopsis Gangaa episode 562 by Meysha lestari




Sinopsis Gangaa episode 562 by Meysha lestari. Shiv memotong jaring dengan pisau kecil. Malam sudah sangat larut ketika jaring terbuka. Gangaa meloncat keluar di ikuti shiv. Saat loncat kaki gangaa terluka. Hujan turun dengan deras. Shiv mengajak Gangaa peri. Tapi Gangaa melangkah dengan tertaih-tatih. Shiv tak sabar dan membopong tubuh Gangaa. Gangaa memberontak, tapi Shiv memaksa. Lalu dia keluar dari hutan sambil membopong Gangaa.

Mereka melihat sebuah rumah. gangaa memaksa Shiv untuk menurunkan dirinya. Keduanya berdebat. Shiv akhirnay menurunkan Gangaa. Gangaa melangkah tertaih-tatih. Shiv tidak tahan melihatnya. Dia kembali membopong Gangaa. Kali ini Gangaa menurut saja. Shiv memanggil, "apakah ada orang??" Tak ada sahutan. Shiv membawa Gangaa masuk dan menurunkannya di dalam. Gangaa terduduk di lantai sambil menahan sakit di kakinya. Bajunya basah kuyub. Shiv menyalakan api unggun. Tiba-tiba pintu menutup sendiri dan terkunci dari luar. Shiv dan Gangaa saling pandang. Shiv coba membukanya sambil berteriak, "ada siapa di luar??" Shiv memberitahu gangaa kalau pintu terkunci. Gangaa cemas, "bagaimana kita akan keluar?"  Shiv kembali berteriak. Tapi tak ada sahutan. Shiv melihat Gangaaa yang kedinginan dan keskitan dengan bingung.

Shiv menemukan selimut di sudut ruangan dan menyerahkannya pada Gangaa. tapi Gangaa menolak. Shiv merayunya, Gangaa menolak. Shiv menjatuhkan  selimut itu di samping Gangaa. Lalu dai membuka bajunya dan memerasnya. Gangaa melihat itu dan cepat-cepat membuang muka. Shiv memakai kembali bajunya, lalu mengambil satu selimut dan memakainya.

 
Gangaa masih meringkuk di depan api unggun. Shiv prihatin campur kesal melihat kekeras kepalaan Gangaa. Shiv mengambil selimut itu dan menyuruh Gangaa memakainya. Gangaa menolak. SHiv marah dan menyuruh gangaa memakai selimut. kalautidak untuk dirinya setidaknya dia melakukannya demi Radhika. Gangaa akhirnya menurut. Dia mengambil selimut itu dan melangkah pergi dengan terpincang-pincang. Shiv menunggu di depan api unggun.

Gangaa kembali dengan tubuh berbalut selimut. Dia lalu dudk kembali di depan api. Shiv menyuruhnya lebih mendekat ke api agar tubuhnya merasa hangat. Gangaa menolak. Shiv mengomelinya dan tertegun saat melihat selimut yang menutupi lengan Gangaa tersingkat. menunjukan kulitnya yang putih. Shiv segera menundukkan kepala. Gangaa merasa heran, dia menyadari lengannya tersingkap dan cepat-cepat menutupnya.

Gangaa meringkuk sambil memegangi kakinya yang keseleo. Shiv menarik kaki gangaa dan memijitnya. Gangaa menolak, "nanti juga akan sembuh sendiri.." tapi Shiv memaksa. Shiv memijat kaki Gangaa. Gangaa merasa nyaman dan akhirnya tertidur. Shiv melihat Gangaa tidur, ikut tidur di sampingnya.

Paginya, gangaa terbangun. Dia menatap sekeliling dan menyadarai kaalau Shiv tidur dengan memegang tanganya. Gangaa segera menyingkirkan tangan Shiv dan bergegas bangkit. Shiv masih tertidur nyenyak. Saat Gangaa kembali, SHiv sudah tidak ada. Pintu telah terbuka. Gangaa merasa heran. Shiv berdiri di luar sambil memegang kawat. Gangaa menanyainya, "kenapa kau tidak berpikir tentang itu semalam?" Shiv menjawab, "semalam aku tidak menemukan kawat ini..." lalu SHoiv mengajak Gangaa pergi.

Mereka tiba di di tempat jeep. Shiv terlihat ragu menaikinya. karena dia tahu jeep kemarin mogok. Shiv menyuruh Gangaa naik. Shiv memutar kontak mobil. Mesin mobil tidak mau menyala. Shiv turun deengan kesal. Dia membuka kap mobil dan mengutak-atiknya sebentar. Dan tiba-tiba mesin menyala. Shiv sangat gembira. Dia kembali duduk di belakang kemudi sambil mengucap syukur pada tuhan. Gangaa menatapnya dengan heran dan curiga. Shiv menjalankan mobil dan melaju pulang.

Dirumah, Savitri terlihat berdiri di beranda bersama riya dan Pratab. Savitri mencemaskan Gangaa dan Shiv yang belum pulang. Radhika datang dan bertanya tentang Gangaa dan Shiv. Savitri menenangkan Radhika adn menyuruh Riya mengantar Radhika ke kamarnya. Savitri memberitahu Radhika kaalau Shiv dan Gangaa akan datang sebentar lagi. Riya dan Radhika pergi. Jhumki datang sambil berkata lirih, "akan lebih baik kaalau mereka tidak pernah kembali.." Savitri menatap jhumki.,

Shiv dan Gangaa tiba di rumah. Savitri menyambut mereka dengan cemas, "darimana saja kalian?" Shiv menceritakan apa yang telah terjadi. Shiv memberitahu mereka apa yang sudah terjadi, bahwa hpnya tidak ada sinyal. Savitri heran, "kalau tidak ada sinyal, bagaimana bisa berdering??" Savitri menyuruh Shiv memeriksa hpnya lagi. Pratab menyela, "mungkin hp kakak di silent ma.." Gangaa menatap Shiv dengan curiga. Shiv gusar mendengar keraguan mereka dan berteriak bahwa memang tidak ada sinyal, "aku sudah mencoba menelpon muneem, tapi tidak tersambung.." Gangaa merasa Shiv melakukan semua itu dengan sengaja.

Shiv terlihat kesal campur gusar. Dia pamit kedalam, tapi sebelum itu dai mengeluarkan kunci mobil dan menyuruh Pratab membawanya ke bengkel. Pratab menurut dan bergegas pergi. Shiv pamit pada savitri. Savitri menatap kepergian Shiv sambil berguman, "sudah ada pengumuman tentang badai di radio, mengapa Shiv tidak mengidahkannya..?" Gangaa mendengar kata-katasavitri dan menatapnya dengan curiga. Savitri pura-pura kaget melihat gangaa dan menyuruhnya menyegarkan diri. Savitri lalu pergi.

Gangaa sedang melakukan tulsi puja ketika Pratab dan mekanik datang. Pratab menyogok mekanik untuk mengatakan kalau mobil tidak rusak dan baik-baik saja di depan Gangaa. Mekanik setuju. Pratab dan mekanik melangkah masuk. Pratab pura-pura bertanya tentang mobil. Mekanik memberitahu pratab kalau mobil baik-baik saja dan tidak ada masalah. Gangaa terperanjat mendengarnya. Mukanya merah padam menahan kesal. Tanpa bertanya, gangaa segera melangkah menemui Shiv dengan marah.. Sinopsis Gangaa episode 563 by Meysha Lestari.

Gangaa 561        NEXT

Bagikan :