Loading...

Sinopsis Paakhi episode 110 by Meysha Lestari "ANSHUMAN MENGUSIR TANYA & RANA"




Sinopsis Paakhi episode 110 by Meysha Lestari. Tanya panik mengetahui kejahatannya di saksikan Anshuman. Tanya hendak berlari kearah ANshuman tapi pakahi meraih kakinya. Tanya menyuruh Pakahi melepaskan pegangannya. Paaakhi dengan susah payah berusaha agar tidak jatuh. Tanya coba melepas pegangan tangan paaki di kakinya, begitu. Paakhi memohon pada tanya agar tidak melakukan itu. Tapi Tanya tak mengubrisnya. Sekali sentak, pegangan tangan paakhi di kaki tanya terlepas. Paakhi hendak meluncur jatuh ketika Anshuman berhasil meraih tangannya.

Melihat itu, Tanya berusaha menarik ANhsuman menjauh, tapi Anshuman menggunakan tangannya yang bebas untuk mencekik leher tanya sehingga dia tidak bergerak. Perlahan tapi pasti, Anshuman berhasil menarik Paakhi keatas balkon. Keduanya berpelukan. Tanya coba menarik ANshuman, tapi ANhsuman lebih dulu mendorong Tanya ketembok. Anshuman meraih botol dan memecahkannya, dengan ujung botol yang pecah itu, Anshuman hendak menusuk Tanya, tapi pakahi menghentikannya.


Anshuman menarik tanya turun keruang tamu. tanya yang kesakitan minta di lepaskan. Pak rana muncul dan menepis tangan Anshuman dari puterinya. Pak Rana memarahi ANshuman karena berani memperlakukan puterinya seperi itu. ANshuman balas marah, "beraninay dai hendak membunuh istriku.." Lalu keduanay terlibat pertengkaran sengit. Tanya coba menenangkan ANhsuman dengan berkata kalau dia mencintai ANshuman. Tapi mata dan hati ANshuman sudah tertutup untuk Tanya. ANshuman berkata kalau dirinya tidak buta dan bisa melihat siapa Tanya sebenarnya, "tak ada bedanya antara dirimu dan Tanya.. kalians ama saja.." Pak Rana marah, "aku akan memberi kesempatan padamu Anshuman.." Anshuman merasa tidak butuh kesempatan apapun dan mengusir mereka berdua, "aku akan menghajar kalian kalau kalian masiha da di sini.."
 

Pak rana mulai mengungkit kebaikannya pada ANshuman, "aku yang membuatmu kaya..." Girish dan pakahi serta Lavanya datang. ANshuman membuka jaketnya dan membuangnya, "aku tak butuh uangmu, aku tertekan oleh sifatmu.." Pak Rana sangat geram, "apa kau sudah gila? kau akan kehilangan semua kesepakatan bisnis.." Anshuman menjawab kalau itu bukan masalah besar, "aku tidak butuh dukunganmu. Lakukan apapun yang kau inginkan. Aku akan bekerja keras untuk perusahaanku. Kenapa memangnya kalau semua uang itu hilang? Aku tak perudli. Aku akan menjual syal seperti yang ku lakukan bersama ayahku.." pak Rana heran, "demi gadis itu? Paakhi??"

ketika Ayahnya sedang bertengkar, Tanya terus berupaya memberitahu Anshuman betapa dia mencintainya, "pikirkan tetang aku Anshuman. Semua ini rencana ayah, aku hanya menguncinya dalam kamar..ayah yang punya ide tentang pemanas.." Anshuman tidak mengubris perkataan Tanya. Anshuman mengataakan semuanya pada pak Rana, juga tentang Tanya yang bukan anaknya...


Bagikan :