Loading...

Sinopsis Paakhi episode 123 by Nurlela




Sinopsis Paakhi episode 123 by Nurlela. Lavanya sedang bercengkerama dengan Girish. Dia teringat Anshuman dan Pakahi. Lavanya memberitahu Girish kalau Anshuman akan bilang "I luv u" pada Paakhi, tapi kok belum ada kabar. Lavanya menelpon Paakhi untuk mengetahui perkembangannya, tidak di angkat, begitu pula saat menelpon ANhsuman, juga tidak di angkat. Girish menenangkan Lavanya, memintanya agar tidak menganggu mereka. Lavanya setuju dan hendak pergi ketika Anshuman datang dengan kondisi memprihatinkan.


Lavanya dan Girish kaget melihatnya, "ANshuman?? Mana paaki??" ANhuman minta minum minuma. Girish dan Lavanya berdiri binggung. ANshuman mengambil sendiri minuman dan gelasnya, lalu duduk di sofa. Setelah menenguk minumannya baru ANshuman berkata kalau nasibanya sama dengan nasib ayah mereka. Lavanya kaget, "apa yang terjadi?" ANshuman menceritakan semuanya. Lavanya kaget, "apa?? ANhsuman menjawab, "Paakhimu yang suci sedang hamil!! Sedangkan kami tidak pernah melakukan apapun.." Lavanay tidak percaya, "omong kosong apa ini??"

 
Anshuman berkeras, "aku mengatakan yang sebenarnya. AKu melihat laporannya. Dia memberitahuku tentang pacarnya di chittor. AKu melihat pria itu berkali-kali bersamanya. Dia datang kerumahku dan mereka bertemu secara sembunyi-sembunyi..." ANhsuman mengatakan kalau Pakahi berkarakter buruk yang pura-pura suci. Lavanya menampar Anshuman dengan keras dan memperingatkannya agar tidak mengatakan  hal seperti itu lagi pada Paakhi "aku yakin ayah salah, ayah menyalahkan ibu dan mengusirnya dari urmah, ayah ingin membenarkan dirinya sendiri, sekarang kau! kau menyimpan ajaran ayah dalam hatimu!" Lavanya mengingatkan ANhsuman tentang pakahi, apa yang sudah dia lakukan selama ini, "aku selalu menentangnya. tapi tidak kali ini..." Anshuman membela diri, "karena kau perempuan makanya karen aitu kau tidak akan mengerti.."
 

Anshuman bicara pada Girish dan berkata, "kau pasti bisa mengerti, wanita bisa melakukan apapun dengan alasan pribadi. Dia telah menungguku selama 18 tahun untuk balas dendam. Dia istriku, tapi hamil dengan anak dari pria lain.." Girish menatap ANhsuman dengan iba, "aku tidak marah padamu, aku kasihan padamu.Kaus angat kecil ketika ayahmu menjadikan dirimu bagian dari emosinya. Benar, Anshuman Rathore adalah pengusaha besar, tapi dia lemah dalam berhubungan. Hubungan membutuhkan cinta, kepercayaan dan kehormatan. kau tak mempercayai istrimu, kau juga tidak menghormati apalagi mencintainya. karena itu kau mencurigainya.."
 

Girish mengatakan kalau ANshuman telah berbuat salah pada paakhi dengan tidak mempercayainya, "bisa saja itu rencana orang lain untuk mentingkirkan Paakhi..." ANhsuman baru terpikir. Girish mengingatkan Anshuman bagaimana dia dulu melakukan semua kelicikan hanya untuk mengusir paakhi dari rumahnya, "kau membawanya kerumahmu untuk menyelamatkan nama besarmu, sekarang kau menyebutnya tidak berkarakter? Dia telah melakukan banyak hal untukmu dan keluargamu, dia akan pergi ketika ku katakan padanya tentang orangtuamu. Dia ingin memberimu kasih sayang dan tinggal di rumahmu. Seorang wanita bisa menanggung apa saja, tapi tidak kehormatannya di hina...."


Bagikan :