Loading...

Sinopsis Paakhi episode 130 bag 2




Sinopsis Paakhi episode 130 bag 2 by Meysha Lestari.  kata Paman lagi, "kau datang pada kami untuk mendapatkan paakhi agar kau bisa menyusahkannya dan menghinanya. pakahi adalah pengantinku, tak ada yang berani melihatnya. Beraninya kau menyebut dia tak berkarakter!" Anshuman bangkit sambil memohon. Paman menyebut nama ayah Anshuman dan mengatakan semuanya tentang siapa paakhi bagi ANshuman, bahwa ANshuman tidak layak mendapatkan paakhi, "kali ini kau tidak akanberhasil!! Smeua orang menghormatimu. tapi itu sudah cukup! kami akan membunuhmu sekarang..."


Anshuman memohon agar mereka mau mendengarnya sekali saja. Bhaisa menghardik maarah, "ANshuman..!! Sudah ku bilang aku akan membunuhmu kalau kau menyusahkan paakhi, kalau kau melecehkannya. Kau menyebutnya tak berkarakter." Lalu Bhaisa menghajar ANshuman. Semua menatap tanpa berbuat apa. Anshuman baabak belur. Bhaisa berkata seharusnya dia membunuh Anshuman dihari dia dan Lavanya menghuinanya, "di rumahmu, tapi aku menghentikanmu karena paakhi. Sudha ku bilang paakhi telah melindungimu. tapi aku akan membunuhmu jika dia meninggalkanmu.." Bhaisa tanpa mapun memukuli Anshuman. Wajah Anshuman berdarah-darah. Anshuman pasrah dan sama sekali tidak melawan.

 
Anshuman mengaku kalau dirinya bersalah, "pukul aku sesukamu, karena aku melakukan hal yang salah. Tapi aku mencintai Pakahi, sangat mmencintainya.." Bhaisa menendang ANshuman, "jangan menyebut nama paakhi, atau aku akan memotong lidahmu!" Anshuman kembali menyebut nama pakahi, "aku telah mematahkan hatinya dan datang kemari untuk memenangi hatinya lagu. AKu tidak akan pergi tanpa membawa dia..." Bhaisa benar-benar marah, "kau tidak akan pergi hidup-hidup dari sini..." Bhaisa memukul ANshuman lagi.

 
Anshuman menatap darah yang terseka dan berkata, "pakahi menunguku selama 18 tahun, tolong berikan dia padaku..." Bhaisa menola, "kau tak layak mendapatkan dia! AKu akan membunuhmu jika kau sebut namanya lagi.." Anshuman berkata kalau dia tak mengenal nama lain selain nama paakhi, "aku akan pergi dengannya.." Bhaisa memukulnya. Anshuman tetap berkata, "aku mencintai Paakhi..." Bhaisa benar-benar geram. Dia mengambil kayu penumbuk dan dengan sekuat tenaga hendak menghantam kepala Anshuman ketika tiba-tiba terdengar jeritan Pakahi, "Bhaisaaaa!!" Bhaisa menghentikan gerakannya dan menoleh kearah paakhi.

Bagikan :