Loading...

Sinopsis Paakhi episode 132 by Meysha Lestari.




Sinopsis Paakhi episode 132 by Meysha Lestari. Ashuman melihat Paakhi. Dia berteriak memanggilnya, "Pakahi..." Paakhi kaget, dia cepat-cepat menutupi wajahnya. ANhsuman berlari kearah bis, sayang sekali bis mulai berjalan. Anshuman meminat paakhi agar memberinya kesmepaatan sekali lagi, "...aku tidak dapat hidup tanpamu, paaakhi..." Anshuman meminta bis berhenti, tapi bis terus melaju. Anshuman mengejar bis itu dan bergantungan di jendela. Dia memohon agar paakhi memberinya kesempatan, "demi Ayaan... aku mohon.." Anshumanbergelantungan di jendela bis. Dia mengatakan "I LUV U" sebelum melepaskan pegangannya dan terjatuh. Bis terus melaju, Paakhi kaget melihat Anshuman jatuh. Paakhi lalu melepas mangalsutranya dan menyimpannya dalam tas. Dari dalam tas, dia mengeluarkan kertas warna warni dan melemparnya keluar. lalu bis melaju pergi.  Anshuman memungguti kertas-kertas itu sambil menangis sedih campur kecewa.

 
 Paakhi menumpang bis sampai ke Delhi. Dia turun di terminal dan melanjutkan perjalanan menggunakan taxi. Sopir taksi bertanya kemana dai akan pergi" Pakahi mengeluarkan hpnya untuk membuat panggilan, tapi hpnya mati. Paakhi meminta supi taxi berhenti di telpon umum. Dia ingin menelpon dari sana.
 

Dalam perjalanan, Pakahi teringat perkatannya pada Bhaisa dan berpikri tentang ANshuman. DI satu sisi, Anshuman sedang membaca surat-surat paakhi yang terkumpul selama 18 tahun penantian. Dia duduk di bangku di sebuah jalan sepi. Anshuman membaca semuanya sambil menangis. Hingga tinggal satu surat, surat yang baru di tulis paakhi. Dalam surat itu paakhi menulis..
 

"..aku melihat apapun, apa yang kau lakukan, telah menyakitiku. tapi tidak menyentuh jiwaku. Kata tidak berkarakteryang kau ucapkan bukan hanya sebuah kata, tapi pedang yang memotong kehormatan seorang wanitan. Sekarang aku tak bisaa bersamamu. AKu tak bisa menerima hinaanmu itu. Kecuarigaan adalah hal buruk, jadi aku memutuskan semua hubungan dan pergi dari sini..." Anshuman mnitikkan airmata penyesalan. lalu dia melanjutkan membaca surat paakhi..


Kata Paakhi, "..mungkin kau mendapat cinta yang tidak lengkap semasa kecil, sehingga kau tak mencintai siapapun. Kau mencintai ibumu, kau coba membencinya, entah apakah aku ada dalm takdirmu atau tidak. Ketika kau tak bisa membersihkan nam aibumu dan terus menyebutnya tak berkarakter, seorang ibu yang telah melahirkanmu, maka bagaimana aku bisa memaafkanmu?? Aku tidak bertemu ibumu tapi aku bisa merasakan sakitnya. Dia dijauhkan dari anak-annaknya dan aku juga di jauhkaan dari Ayaan. Menghukum dia atas kesalahanmu. tapi mau bagaiman alagi? Aku tidak bisa melajar cara mengatur diri senndiri setelah jatuh tempat yaang cukup tinggi. Hatiku hancur. tapi aku masih mencintaimu.." Di akhir suratnya, pakahi meminta Anshuman menjaga dirinya baik-baik. Anshuman menangis tersedu-sedu.
 

Di delhi, pakahi mendatangi agen properti untuk mencrai rumah sewa. DIsana dia bertemu seorang gadis, keduanya lalu berkenalan dan pergi melihat rumah sewa berdua. Anshuman tiba di rumah. Pelayan bertanya tentang pakahi. Anshuman berkata kalau pakahi tidak ikut kembali, pelaayan terlihat sedih dan kecewa. Asnhuman bertanya tentang Ayaan. pPelayan berkata kalau Ayaan ada di kaamarnya. Anshuman pergi menemui Ayaan.

 
Ayaan yang baru mandi sangat senang melihat Anshuman dan memanggil Pakahi, "maa..." tapi Anshuman memberitahunay kalau Pakhi tidak ikut pulang bersamanuya, "sekaarang saatnay aku yang mengurusmu.." keduanya berpelukan. Ayaan berkata kalau Pakahi tidak mencintainya. ANshuman menyangkal, "tidak, dia sangat mencintaimu. Dia tak bisa hidup tanpamu. Aku tahu dia menyakiti dirinya sendiri dengan menjauhd arimu. tapi dia tak bisa memaafkan aku. Aku telah melakukan kesalahan besar. Jadi ini akan mengambil waktu. Aku janji, aku akan membawanya pulang. kau percaya padaku kan?" Ayaan mengangguk.

Ayaan bertanya, "jika aku memanggilnyaa, dia aakan datangkan?" ANhsuman mengangguk. Ayaan menggeleng, "tapi aku tidak akan melakukan itu, kaami berdua menderita karena berpisah, tapi kau yang akan terluka. Aku yakin ibu akan kembali untuk kita berdua..." ANshuman mengangguk. Dia memeluk Ayaan. Airmatanya menetes... SInopsis Paakhi episode 133 by Meysha Lestari

Bagikan :