Loading...

Sinopsis Paakhi episode 147 (12 Mei) "SURAT DARI IBU" by Meysha Lestari.




Sinopsis Paakhi episode 147 (12 Mei) by Meysha Lestari. Anshuman membaca surat yang di kirim paakhi atas nama Anuja dengan wajah sedih campour haru. Lavanya menangis sambil menyenderkan kepala di bahu. Setelah membaca surat yang di tulis Paakhi, mereka membaca surat yang ditulis Anuja, Surat yanag sangat lama dan kertasnya saja sudah kusam. Dalam surat itu Anuja meminta anak-anaknya agar mencintai ayahnya, selalu menghormati dan menyayanginya, "entah apa bisa aku menemui kalian, tapi maafkan akui dan berilah tempat dalam kenangan kalian dengan penuh cinta..." Adik dan kakak itu larut dalam kesedihan saat membaca surat itu. Girish duduk di antara mereka dan menyuruh mereka segera menjembutnya, "hanya sedikit orang yang di beri ksesempatan untuk memperbaiki kesalahannya..." Mereka melihat nomer telpon yang tertera di surat paakhi. Dan sangat gembira.

 
Anuja bertekad untuk pergi dan menyakinkan paakhi kalau dirinya benar-benar akan pergi. Paakhi menghalanginya. Anuja memasukan barang-baarangnya, paakhi mengeluarkannya lagi. Bahkan paakhi berhasil merampas dompet Anuja. Anuja merembutnya kembali. keduanya saling rebutan hingga dompet itu jatuh dan sebuah foto terlempar keluar. Paakhi menatap foto itu dan kaget  saat ingat foto di iklan koran itu sangat mirip. Paakhi memberi isyarat pada Deepika untuk mengambil koran yang di maksud.


Anuja terduduk sambil berguman sedih, "aku selalu memberi Agniparikhsa, tapi tidak lagi. Aku takut mereka tidak membalasnya, karena masih membenciku. AKu sanggup menanggung apapun, selain kebencian mereka.." paakhi menghampiri Anuja dan bersimpuh di depannya. kata Paakhi, "jka aku memberitahu bahwa ketakutanmu akan lenyap, bahwa anak-anakmu juga mencintiamu, bagaimana? Bahawa mereka juga sedang mencarimu dan ingin bertermu denganmu. Aku bisa membuktikannya.." Anuja menatap Pakahi dengan binggung. Deepika datang menyodorkan koran berisi iklan Anshuman dan Lavanya. Paakhi menunjukan iklan itu pada Anuja. Anuja mengenali foto itu dan terlonjak bahagia. Paakhi berkata, "mereka anak-anakmu dan sedang mencarimu..." Anuja terharu, "mereka mencariku..." Paakhi mengangguk. ANuja menunjuk foto Lavanya, "ini Lori ku, mereka anak-anakku.." Anuja memeluk paakhi dan Deepika. Paakhi dan Deepika ikut gembira. Anuja hendak pergi. Deepika menahannya. tapi pakahi melarang Deepika menahan Anuja, "dia harus merasakan bagaimaana anak-anaknya sedang menunggunya.."

 
Di Shimla, Lavanya dan Anshuman serta girish coba menelpon nomor yang tertera di surat itu. Mereka cemas, karena tidak ada nada sambung, tapi mereka tidak menyerah dan terus berusaha.

Deepika dan Paakhi sedang memaska. Mereka bicara tentang anak-anak Anuja, bahwa mereka pasti akan menghubungi mereka. Deepika mengingatkan tentang nomor yang akan dihubungi. Paakhi ingat kalau hpnya sedang di cas dan dimatikan. pakahi pergi untuk menghidupkan hpnya. Lalu dia membuat adonan. Ketika tangan pakahi sudah kotor, bel pintu berdering. lalu hpny aikut berdering. pakahi menyuruh Deepika mengangkatnya. Lavanya yang menelpon. Mereka bertanya tentang ibu mereka dengan antusias. Pakahi ingin bicara tapi tanganya kotor, jadi dia menyuruh Deepika yang membuat janji temu dan memberitahu kalau ANuja ada di Delhi.
 

Lavanya dan ANshuman sangat girang dan saling berpelukan. lavanya sangat antusias, dia ingin bertemu ibunya dan menyuruh ANshuman memsan tiket untuk penerbangan paling pagi. Girish mengingatkan Lavanya tentang kehamilannya dan bahwa dia untuk sementara tidak boleh melakukan perjalanan jauh. lavanya memaksa. Girihs meminta Anshuman memberitahu lavanya. ANshuman berkataa kalau ada dirinya, biar dirinya yang menjemput ibu mereka dan membawanya pulang. Lavanya setuju, mereka bertiga berpelukan.

Anuja sedang memasak Halwa. Paakhi datang dan memberitahunya kalau anak-anaknya akan datang untuk menemuinya besok, "Suratmu sudah sampai pada mereka, dan tadi mereka menelpon, kalau besok mereka aakan datang.." Anuja tertegun, antara bingung dan gembira. keduanya lalu berpelukan... SInopsis Pakahi episode 148 by Meysha Lestari.

Bagikan :