-->

Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

loading...

Sinopsis Gangaa episode 352 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 352 by Meysha Lestari. Rudra keluar dari kamarnya untuk mencari Ragini wajahnya terlihat cemas. Semua orang berkumpul di ruang keluarga dengan wajah di selimuti rasa heran mengapa lampu di rumah mereka tiba-tiba mati sementara lampu di rumah tetangga masih menyala terang. Madhvi berteriak meminta Maharaj ji menyalakan lilin. Gangaa meminta Pulkit agar memeriksa sekering. Pulkit meminta senter.  Rudra datang dan bertanya, "apa ada yang melihat Ragini?" Pulkit dan yang lain-lain masih bicara. Rudra menghampiri mereka dan berteriak lantang, "apakah ada yang melihat ragini?" Semua orang menatapnya dengan tegang.  Wajahnya terlihat sangat marah. Maharaj datang membawakan senter untuk Pulkit dan lilin  untuk Madhvi.

Niru menatap Rudra dan bertanya, "apakah ragini tidak bersamamu?" Rudra menggeleng, "tidak. Dia bilang mau pergi ke kamar mandi tapi aku sudah mencarinya di sana dan dia tidak ada." Niru menyuruh semua orang membantu Rudra mencari ragini.

 
Di kamarnya, Sagar sedang memeluk Ragini yang di sangkanya Gangaa. Melihat orang yang di peluknya hanya diam, Sagar bertanya, "kenapa nyonya? Kau datang tanpa di undang dan duduk sangat dekat denganku..." Ragini tersentak geli oleh sentuhan Sagar, tapi tak mengatakan apapun. Bahkan saat Sagar menanyainya. Sagar meminta agar wanita dalam pelukannya tidak takut karena dia tahu apa yang di inginkan hatinya. Sagar begitu dekat dengan wajah rahini dan hendak menciumnya jetika tiba-tiba pintu terbuka. Rudra masuk dalam dan mengarahkan senter ke lantai. Dia melihat sosok mengenakan saree merah gangaa dalam pelukan Sagar. Sesaat dia tidak mengenalinya. Tapi saat dia mengarahkan senterke wajah wanita bersaree merah itu, dia kaget, mengetahui kalau dia adalah ragini. Pulkit dan Niru muncul dan berdiri di belakang Rudra. Mereka juga melihat bagaimana Sagar memeluk Ragini yang mengenakan saree Gangaa. Semua orang masuk kedalam dan terkejut. Sagar belummenyadarai kehadiran orang lain. Baru setelah lampu menyala, dia tersentak kaget.

Sagar cepat-cepat menarik tubuhnya dari Ragini dan menatap kikuk pada orang-orang di sekitar yang menatapnya dengan beragam reaksi. Rudra telihat sangat marah dan geram. Pulkit dan Supriya terbengong-bengong. Niru dan Madhvi saling pandang. Sagar terlihat bingung. Apalagi saat dia melihat Gangaa. Dia sangat kaget, "Gangaa....?"  Sagar lalu ke arah Ragini yang duduk di sampingnya. Sagar sangat kaget, "Ragini.. kau??"

Rudra membuang senter di tanganya dan segerah meraih kerah baju Sagar sambil berteriak marah, "kau! Beraninya kau mengambil keuntungan dari kekurangan adikku..."   Pulkit dan Niru coba melepaskan Sagar dari pegangan Rudra. Begitu berhasil, Madhvi segera menarik anak kesayangannya. Rudra emosi dan kembali menuduh Sagar. Sagar membantah tuduhan Rudra, dia meminta kesempatan untuk menjelaskan masalah sebenarnya. Rudra menolak. Pulkit meminta Rudra mengizinkan Sagar menjelaskan masalahnya, tapi Rudra keburu mengamuk.  Niru meminta Madhvi membawa Sagar pergi dari kamar, sementara dia coba menenangkan Rudra. Dengan marah Rudra berkata kalau dirinya tidak ingin mendengar penjelasan apapun, "aku akan membunuh sagar hari ini!" Niru meminta Rudra tenang, "Sagar tidak mungkin melakukan hal seperi itu..." Niru menatap Raginid an melihat Saree yang di pakainya. Tapi Rudra tidak perduli, dia bergegas menyusul Sagar. Pulkit, Niru dan semua orang ikut menyusulnya. Ragini panik dan mengamuk. Dia bergegas keluar menyusul Rudra. Gangaa yang kewalahan mengejarnya, "Ragini...!"

Mahdvi membawa Sagar ke ruang bawah dan bertanya, "apa yang sebenarnya terjadi sagar? Mengapa kau dengan Ragini?" Sagar menggeleng, "aku juga tidak tahu. AKu tidak bisa melihat apapun dalam gelap. Kupikir dia Gangaa. AKu tidak tahu kalau dia Ragini!" Rudra mendengar apa yang di katakan Sagar dan berrteriak geram, "Kau bohong!" Rudra menghampiri Sagar dan mencengkeram kerah bajunya, "kau oasti menyuruh dia datang ke kamarmu saat dia akan peri ke kamar mandi..." Nenek keluar dengan kaget mendengar keributan itu dan memanggil Niru. Rudra terus menuduh dan menyudutkan Sagar. Niru muncul dan coba melerai keduanya. Prabha juga keluar menyaksikan keributan itu dnegan wajah tegang. Ragini hah huh hah huh di balkoni bersama Gangaa. Prabha melihat itu. Gangaa membimbing Ragini agar duduk di kursi dan beropesan agar tidak kemana-mana dan tetap diam di situ, "segalanya akan baik-baik saja. Aku akan kembali!"

Gangaa bergegas turun ke bawah dan meninggalkan Ragini seorang diri. DI bawah pertengkaran antara Rudra dan Sagar masih terus berlangsung. Madhvi menengahi keduanya dengan pertanyaa, "bagaimana Ragini bisa berada di kamar Sagar?" Rudra menuduh Sagar yang memanggil adiknya. Sagar menyangkal, " aku tidak tahu!" Rudra menghina Sagar. Sagar tidak tahan dan berteriak lantang meminta agar Rudra coba mengerti dirinya, "aku menghormatimu jadi mohon jangan menghakimi aku! Bhakan tanpa mengerti apapun..." Gangaa berdiri di samping nenek dengan wajah tegang. Prabah lebih tegang, berharap kalau kebenarannya tidak terungkap. Dia menatap ke arah balkon di mana Ragini berada dan bergegas pergi kesana. Di amelihat ragini duduk sambil berguman tak jelas.

Rudra berniat membawa Sagar ke kantor polisi. Sagar tidak keberatan, tapi Mahdvi mencegahnya. Sagar berkata, "baik, mari kita peri ke kantor polisi. Biar mereka yang memutuskan. Kalau polisi menganggap aku bersalah, aku tidak keberatan di borgol, tapi kalau kau salah, kau harus minta maaf padaku.." Nenek menjadi panik.

DI balkon Ragini berdiri dari duduknya, dia menggumamkan sesuatu. Prabah yang bersembunyi di balik pilar menjadi tegang, "apa yang harus aku lakukan? Kalau gadis ini mendengar kalau Sagar akan di bawa ke kantor polisi, dia akan mengatakan semuanya...." Prabha segera mendekati Ragini.

PREV  1  2

Penulis

Popular Posts

Daftar Episode