-->

Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

loading...

Sinopsis Gangaa episode 360 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 360 by Meysha Lestari. Setelah semua tamu pergi meninggalkan rumahnya, Niru terduduk di tepi altar dengan wajah murung penuh beban. Pulkit datang dan menanyai ayahnya, "mengapa papa harus mengatakan semua itu? Bisa jadi Gangaa sedang marah dan mengatakan itu karena frustasi. Sebaiknya kita bicara lagi dengan dia." Niru menggeleng, "tidak Pulkit, Gangaa tidak akan mengatyakan hal seperti ini dalam marah karena ku mengenalnya. Dia sangat menghormati harga dirinya dan tidak akan melakukan hal seperti itu." Prabah mendengar pembicaraan Pulkit dan Niru dan berpikir, "rencanaku selalu gagal, tapi tetapsaja hasilnya seperti yang kuharapkan..bagaimana ini bisa terjadi?"

Gangaa menuruni tangaa sambil menenteng koper. Madhvi mengejarnay sambil berteriak menyuruhnya berhenti. Tapi Gangaa tidak mau mendengar apapun lagi. Dia terus melangkah. Niru berdiri dari duduknya. Pulkit mengejar Gangaa, "Gangaa, dengarlah..!" Tapi Gangaa tak mau mendengar, dia terusmelangkah hingga nenek menghadang di depannya. Nenek menatap Gangaa dengan tajam. Gangaa balas mentapnya. Di belakang nenek muncul Sagar. Tanpa di duga-duga nenek menampar Gangaa dengan keras, hingga kopernya terjatuh. Semua orang menatap dengan kaget. Gangaa terteguan. Ragini terlihat panik. Dengan geram nenek berkata, "akus alah telah mempercayaimu. Setuju untuk menikahkanmu dengan Sagar...tapi apa yang kau lakukan? Lihat tuanmu.. bagaimana dia di permalukan dan di hina karena dirimu dan kesenangan sesaatmu. kau telah menjual dirimu sendiri... apakah kau menikmatinya?"

 
Gangaa terlihat sangat kecewa dan hancur. Nenek melanjutkan, "apakah kau tidak bisa menunggu setelah menikah?" Gangaa menyahut dengan tajam, "aku tidak melakukan hal seperi itu nenek. Tidak juga menyesalinya. Karena semua itu ku lakukan dengan penuh kesadaran..." Semua orang terkejut mendengar jawaban Gangaa. Gangaa berkata, "aku tidak malu pada kenyataan kalau aku akan menjadi ibu. AKu bahkan merasa bahagia.." Prabah tercengang, "gangaa akan menjadi ibu?" Nenek dengan geram menunjukan pada semua orang, "dengar..dengar itu! kalau kau begitu senang kenap akau tidak menikah dengan ayah dari bayi itu?" Gangaa menatap Sagar dan menjawab, "aku sedang melakukan itu saja, nenek. Tapi dia tidak ingat apapun..." Sagar menatap Gangaa dengan tajam dan penuh kebingungan. Begitu pula semua orang. Hanya Prabha yang telah menemukan titik terang, "oh.. jadi begitu..." Prabha ingat bagaimana Sagar meminum minuman yang telah di tambah obat bius. Menyadari itu, Prabah tersenyum licik.

lalu di adapan anggota keluarganya Pulkit mengeluarkan sara, "jika ada keraguan maka kita bisa dengan mudah pergi untuk melakukan tes DNA untuk mengetahui kebenarannya. Gangaa menolak, karena dia tidak ingin memberikan agnipariksha atas kesuciannya, "jika tidak ada lagi keyakinan dan kepercayaan, maka apa gunanya sebuah hubungan.." Sagar kaget dan bingung mendengar keputusan Gangaa sementara yang lain menatap dengan wajah tegang. Tanpa menunggu lebih lama, Gangaa segera mengambil kopernya dan melangkah pergi. Sagar cepat-cepat menghadangnya. Dengan marah dan bingung Sagarberkata, "kalau kau mengatakan yang sebenarnya, lalu mengapa kau takut?" Gangaa menjawab, "aku tidak perlu membuktikan apapun..!" Gangaa hednak melangkah peri ketika Sagar menyentakkan tanganya dan bertanya dengan geram, "lalu mengapa kau malu untuk melakukan tes?" Gangaa menepis tangan Sagar dan menjawab kalau dirinya tidak ingin kepercayaan bersyarat.

Sagar berteriak kesal, "ini salah Gangaa. Suatu haru egimu akan menghancurkan kita semua. Dan apa yang membuatmu mengatakan yang sebenarnya..." Gangaa menatap Sagardengan tajam. Sagar mendekati Gangaa, "dengan Gangaa, katakan yang sebenarnya sekali saja setelah itu aku tidak akan mengatakan apa-apa lagi. Dan aku akan menerima anak inijuga.." madhvi dan semua anggota keluarga terlihat tegang. Gangaa dengan kecewa dan terluka menjawab, "anak ini dan aku tidak membuthkan sinpaty dari mu. Aku bisa hidup sendiri tapi tidak bisa hidup dengan pria yang menragukan karakterku. Kau bukan hanya menghancurkan kepercayaanku tapi juga ras ahormat yang ku miliki untukmu. Dan karena itu aku tidak ingin anak kita berada dalambayang-bayang seorang ayah yang meragukan anaknya sendiri. Sepanjang yang kiperdulikan, hal ini sangat penting. Aku tidak akan pernah meaafkan dirimu karena hal ini!"

Sagar frustasi dan berteriak, "apakah ini kesalahanku juga? Dan kau selalu merasa benar. Kalu kau benar, mengapa kau menolak tes? karena kita akan tahu kalau ini adank haram?" Gangaa meradang, "jangan kau berani mengatakan ini anak haram! Karena ini tanda cintaku.." Sagar bertanya dengan sangsi, "cinta pada siapa?" Gangaa terperanjat mendengar pertanyaan itu. Sagar berkata lagi, "katakan siapa namanya? Katakan dengan siapa kau mengkhianati cintaku?" Gangaa menyahut dengan putus asa, "tak ada lagi yang pelru aku katakan atau aku dengarkan..!" Sagar dan Gangaa saling bertatapan. Gangaa menghapus airmatanya lalu mengambil kopernya dan melangkah pergi Supriya mengejarnya. Begitu pula Madhvi. Yang lain menatap dengan tegang. Supriya membujuk Gangaa agar tidak mengambil keputusan tergesa-gesa.

PREV  1  2

Penulis

Popular Posts

Daftar Episode