-->

Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

loading...

Sinopsis Gangaa episode 367 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 367 by Meysha Lestari. Preman-preman itu berhasil memergoki Gangaa. Tak ada  gunanya bersembunyi lagi. Gangaa, Dolly dan Preema keluar dari persembunyiannya dengan senjata siap sedia. Salah satu pereman menatap Gangaaa dengan tatapan tajam menakutkan. Gangaa berniat menghadapi mereka sendiri dan menyuruh Dolly membawa pergi preema. Tapi Dolly dan Preema menolak. Gangga dengan berani memukul preman brewok. Si preman menangkap tongkat di tangan Gangaa. Keduanya saling berebut tongkat. Di saat yang genting itu muncul Sagar. Dia melihat apa dialami Gangaa dari balik jendela dan merasa kaget.

Di dalam Gangaa berjuang untuk melepaskan pegangan preman di tongkatnya. Sementara preman gemuk berusaha membawa Preema pergi. Tapi Preema menolak. SI preman memaksa. Tarik menarik pun terjadi.  Sementara itu Preman brewok berhasil merebut tongkat Gangaa dan mendorongnya hingga tersungkur. Sagar kaget melihat itu. Preman brewok lalu bergabung dengan preman gendut dan menarik tangan Preema. Premaa ketakutan dan minta di lepaskan. Gangaa dan Dolly membantu Preema melepaskan diri. Tapi kedua preman itu menghalangi. Preman brewok mengeluarkan pisau. Saat itulah Sagar menyerbu masuk.

 
Kaget melihat Sagar, preman brewok segera menghunus pisau dan menyandera Gangaa. Semua orang menajdi panik. Terutama Sagar. Preeman mengancam akan membunuh Gangaa kalau tidak di biarkan pergi bersama Preema. Preema bersedia ikut dengan preman-preman itu asal Gangaa di bebaskan. Gangaa  melarang. Preman membentak Gangaa sambil mempererat pegangan di lehernya. Sagar menyuruh mereka membawa Preema asal Ganga di bebaskan. Gangaa kaget dan menegur Sagar, "Sagar apa yang kau katakan?" Sagar terus meminta preman-preman itu membawa Prema dan melepaskan Gangaa. Preman gendut menyela, "tapi waniat itu tidak mengatakan itu." Sagar berkata kalau dia yang tanggung jawab, "bawa saja gadis itu, tapi lepaskan Gangaa." Gangaa kesal pada Sagar. Sagar menatap preema dan memberinya isyarat dengan mata. Preema seperi mengerti maksud Sagar. Dia menyahut, "ya, bawa saja aku, tapi kepaskan dia." Gangaa menyela, "apa yang kau lakukan Preema? Tidak! Jangan bawa Preema..."

Preman segera menarik tangan Preema. Preman Brewok mendorong Ganga ke lantai hingga tersungkur. DI lalu peri membantu preman gemuk membawa pergi Preema. Melihat Gangaa tersungkur, Sagar menjadi marah. Apakagi Gangaa sudah bebas, tak ada lagi yang bisa menghalanginya untuk menghajar preman-preman itu. Apalagi di lihatnya preman itu juga mendorong Dolly hingga jatuh. Sagar langsung menghajar preman gemuk hingga di atersungkur. Preema langsung melepaskan diri dan berlari kearah Dolly. Preman Brewok melihat temannya jatuh langsung menyerang Sagar. Perkelahian sengitpun terjadi antara keduanya. Preman brewok hendak menusukan pisaunya kearah Sagar. Sagar menahan tangan preman itu. Terjadi adau kekuatan antara keduanya.

Gangaa yang berhasil bangun segera menghampiri Preema dan menanyainya, "Prema, kau baik-baiksaja?" Preema mengangguk sambil menangis. Gangaa melihat Sagar sedang berusaha menahan tangan preman brewok yang memegang pisau. Gangaa menatap sekeliling mencari senjatanya. Begitu melihat tongkatnya tergeletak di lantai, Ganga bergegas mengambil tongkat itu dan memukuli preman brewok. Pisau preman brewok terlepas dan melukai telapak tangan Sagar. Gangaa terus memukuli preman brewok hingga dia tersungkur tak berdaya. Gangaa benar-benar tak melepaskannya. DI aterus memukulinya meski si preman memohon ampun dan berteriak kesakitan. Melihat Gangaa berhasil menguasai preman brewok, preman gemuk hendak membantunya. Tapi Sagar keburu menghajarnya hingga babak belur. Sambil menghajar preman itu, Sagar berteriak menyuruh Dolly dan Preema menelpon polisi. Prema bergegas menepon polisi sementara dolly mengambil tongkat dan membantu Gangaa memukuli preman brewok. Kerja sama tim itu begitu mengagumkan. Tak lama kemudian kedua preman itupun terkapar tak berdaya. Sagar di bantu Gangaa dan dolly segera menyeret tubuh preman-preman itu dan mengurungnya dalam kamar.

Setelah selesai mereka menghampiri Preema dan menanyakan keadaannya. Sagar mengunci pintu dari luar. Dan Rahat tiba bersama Kashis. Rahat kaget melihat rumah berantakan, "ada apa ini?" Apalagi saat dia melihat Sagar. Sagar mendekat sambil memegangi tanganya yang berdarah. Rahat menatap Dolly, Gangaa dan Preema bergantian  lalu menatap Sagar, "siapa pria ini?" Gangaa terlihat tegang. Dolly dan Preema ikut-ikutan menatap Gangaa dengan rasa ingin tahu. Sagar juga ikut-ikutan menatap Gangaa seolah ingin tahu apa yang akan di katakan Gangaa tentang dirinya.

PREV  1  2

Penulis

Popular Posts

Daftar Episode