-->

Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

loading...

Sinopsis Gangaa episode 368 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 368 bag 2 by Meysha Lestari.  Sagar berkata pada Rudra kalau dirinya tidak akan memaafkan gangaa. Gangaa juga mengatakan hal yang sama pada Rahat., bahwa dirinya tidak akan pernah memaafkan Sagar. Rahat memberitahu Gangaa kalau itu hanya satu-satunya jalan agar dirinya bisa move on dan melupakan Sagar.

Rudra mengingatkan Sagar kalau dengan membenci Gangaa maka itu artinya dia akan terikat terus padanya dan akan semakin sulit melupakannya. Sagar berbalik menatap Rudra dan bertanya, "kak Rudra, maukah kau melakukan sesuatu untukku?" Rudra menatap Sagar dengan rasa ingin  tahu.

Esoknya, seperti biasa nenek kembali dari Ghaat. Dia berteriak memanggil Maharaj ji dan meminta nampan pemujaan. Supriya yang datang menyambutnya sambil membawa nampan pemujaan, "nenek ini nampan pemujaannya." Nenek bertanya, "Maharaj ji kemana?" Nenek mengamati apa yang di letakan Supriya di atas nampan itu dan ada yang salah. Sambil tersipu Supriya berkata kalau dia akan kembali.

 
Sagar turun dari lantai atas dam menghampiri nenek. Nenek menatap Sagar denga wajah sumringah. Sagar berkata, "nenek, restui aku. Aku akan melakukan sesuatu yang  baru hari ini. Restu mu sangat berati bagiku. Nenek tidak memberiku Prasad?" Nenek berkata kalau restunya akan selalu bersamanya dan mengingatkan Sagar kalau dia melakukan sesuatu hal yang salah maka jangankan dirinya, dewa juga tidak akan menolongnya. Sagar terseyum, "jangan khawatir, jalnnya mungkin salah. Tapi tujuannya tidak!" Nenek menatap Sagar dengan cemas, "apa yang akak kau lakukan lala?" Sagartidak menyahut. Dia hanya tersenyum dan bergega speri. Supriya menatapnya dengan rasa ingin tahu.

Rahat dan Gangaa beserta para wanita yang lain sedang sarapan di meja makan ketika bel pintu berbunyi. Gangaa bergegas pergi untuk membukan pintu. Seorang pria tua masuk tanpa permisi dan mengetuk-ngetukkan tongkatnya di meja dan kursi. Gangaa coba menghentikan aksi orang itu, tapi Prema memberitahu kalau dia adalah pemilik rumah. Dolly segera memanggil rahat ma. rahatma Muncul. Pria itu menyuruh mereka mengosongkan rumah dengan segera. Rahat Ma meminta orang itu memberinya memberinya tengang waktu. Si pria malah memanggil anak buahnya dan menyuruh mereka melemparkan semua barang dalam rumah itu keluar. Gangaa protes dan mengancam akan menelpon polisi kalau dia tetap melakukan aksinya. Rahat ma melarang Gangaa melakukan itu. Si pemilik rumah mengatakan kalau dirinyavtelah mengirimkan surat pemberitahua pada mereka sebelumnya. Rahat Ma merasa heran, "surat pemberitahuan? Tapi aku tidak menerima surat apapun.." Rahat Ma mengambil surat dari tangan pria itu dan berkata kalau dia sudah bilang akan membayar uang sewanya dengan segera. 

Rahat ma membuka surat itu dan membacanya. Gangaa bertanya, "apa isinya rahat ma?" Rahat ma tidak mengatakan apa-apa. Dengan tidak sabar, Gangaa merebut surat itu dan membacanya. Dia terkejut saat melihat nama Sagar tertera di sana. Melihat wajah tegang Gangaa, rahat ma bertanya, "ada apa Gangaa?" Gangaa tidak menjawab.

Sagar sedang berdiri di pintu gedung pengadilan sambil mengecek hapnya ketika sebuah kertas di lemparkan kearahnya. Sangar segera mengangkat wajahnya. Dia terlihat tidak kaget saat melihat Gangaa berdiri di depannya dengan wajah tegang menahan geram. Lama keduanya saling berpandangan sampai Ganga kemudian bertanya, "ini apa?" Sagar memunggut kertas yang di lemparkan Gangaa dan membacanya, "ini surat pemberitahuan.."

Gangaa merebut surat itu dari tangan Sagar dengan marah, "apa yang kau lakukan Sagar? mengapa kau mengirim surat palsu ini ke rumah dan mengusir kami dari sana? Apa yang akan di lakukan oileh para wanita itu tanpatempat berlindung?" Sagar mengatakan kalau dirinya tak ada urusan dengan para wanita itu. Sagar kembali menyinggung karakter Gangaa. Gangaa marah dan hendak menamparnya. Tapi dengan sigap sagar menangkap tangan itu. Orang-orang mendekat untuk melihat apa yang terjadi. Sagar menatap  sekeliling dan melihat reaksi mereka.

Lalu dengan ketenangan yangd i buat-buat Sagar mengambil surat pemberitahunan itu dan memasukannya dalam amplop, "baiklah, jadi menurutmu surat ini palsu?" Lalu Sagar meletakkan surat itu di tangan Gangaa dan menantangnya, "kalau begitu Bukyikan!" Gangaa tertegun... SInopsis Gangaa episode 369 by Meysha Lestari

PREV  1  2  NEXT


Penulis

Popular Posts

Daftar Episode