Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

loading...

Sinopsis Gangaa episode 377 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 377 bag 2 by Meysha Lestari.  Di rumah Rahat sedang mondar-mandir dengan panik karena Zoya belum juga datang dan telponnya juga tidak bisa di hubungi. Gangaa dan Dolly tiba. Rahat segera menghampiri Gangaa dan bertanya, "apakah kau baik-baik saja? Dolly menelpon ku memberitahu kalau kakak iparmu kehilangan bayinya. AKu turut berduka cinta.." Gnaga tertunduk sedih. DOlly menanyakan Zoya pada rahat. Rahat menjawab, "Ya allah, mereka belum datang, juga tidak ada kabar..." Rahat sangat cemas. Gangaa menyarankan agar mereka pergi ke terminal bus untuk mencari mereka. Rahat setuju. Gangaa menawarkan diri untuk peri bersamanya. rahat menolak, "tidak usah, Gangaa. Kau istirahat saja di rumah." Gangaa bersikeras, "akutidak apa-apa, Rahat ma. AKu akan menemanimu... ayo!" Rahat setuju, "baiklah.." Rahat mengambil dompetnya lalu pergi besama Gangaa.

DI apotik/kedai obat. Banyak pembeli yangs edanag mengantri sambil menyodorkan resep. Diantara mereka ada Sagar. Semua orang ingin di layan lebih dulu. Sagar juga begitu. Dia meminta agar apoteker melayannya terlebih dulu. Petugas apotik menyuruhnya bersabar. Sagar frustasi dan marah. Untuk Rudra datang dan menyapanya, "ada apa Sagar?" Sagar mengadu pad Rudra. RUdra menengahi, "tak apa, kita beli nanti saja." Apoteker balik mengadukan Sagar pad Rudra. Rudra minta maaf atas nama Sagar.

 
Rudra lalu mengajak Sagar menjauh dari depan kedai, "ada apa Sagar? Kenapa kau begitu emosi?" Sagar menjawab, "entahlah.. aku tah tahu apa yang terjadi.." RUdra menduga mungkin karena banyaknya masalah yang dia hadapi. Sagar mengiyakan. Dia berkata kalau masalah tidak pernah berakhir dalam keluarganya, perniakhannya dengan Gangaa bermasalah, kini Pulkit dan Supriya kehilangan bayinya, "dan aku juga terus menerus bertengkar dengan Gangaa..." Melihat ke gusaran Sagar, Rudra mengajaknya pergi bersamanya. Sagar menolak, karena dia harus menemani Pulkit menjaga SUpriya. Rudra menbujuk Sagar bahwa dirinya perlu suasana baru dan mengajaknya keluar beberapa jam saja. Akhirnya Sagar menurut. DI amenyerahkan resep pada apoteker dan menunggunya dengan sabar.

Ternyata Rudra membawa Sagar ke Bar. Menyadari itu, Sagar tidak tertarik dan merasa enggan untuk masuk. Tapi Rudra memaksanya. Rudar memesan minuman. Awalnya Sagar menolak untuk minum tapi Rudra sekali lagi berhasil membujuknya. Dia meminta agar Sagar relax dan bersantai sejenak. Sagar berkata kalau dirinya ingin berada bersama Pulkit dan Supriya. Begitu minuman datang, keduanya mulai minum. Tiba-tiba hp Rudra berdering. Rudra mengangkatnya, "hallo?" Karena sedikit berisik, Rudra minta izin pada Sagar untuk keluar sebentar.

Rahat dan Gangaa tiba di stasiun bus. Mereka mulai mencari Zoya. Rahat menyarankan agar mereka berpencar. gangaa setuju. Rahat pegi ke satu arah, Gangaa pergi ke arah lain. Gangaa pergi menemui supir dankernek bus sambil menyodorkan foto Zoya dan aktar, "abang, apakah kalian melihat orang ini?" Kebanyakan dari mereka menggeleng tidak tahu. Rahat juga melakukan hal yang sama. Setelah berusaha cukup lama dan tidak membuahkan hasil, mereka besatu kembali.

Rahat berkata, "Gangaa, mungkin mereka belum datang ke sini.." Gangaa menduga hal yang sama. Saat dia menatap sekeliling dia melihat j=penjual sirih. Dia mengajak rahat bertanya pada penjual sirih itu. rahat setuju. Keduanya menghampiri penjual sirih dan menunjukan foto Zoya sambil bertanya, "abang, apakah melihat kedua orang di sini?" Penjual sirih mengamati foto yang di ulurkan Gangaa dan m,engangguk, "ya, aku melihat mereka di sini kemarin..." Gangaa dan rahat tertegun kaget. Rahat terlihat bingung dan panik, "Gangaa, kalau mereka di sini mengapa mereka belum sampai di rumah?" Gangaa mengajak Rahat kembalimeneruskan pencarian. Rahat mengangguk.

Gangaa dan rahat melanjutkan langkahnya. Gangaa melangkah lebih dahulu. Sementara rahaat mengikutinyadrai belakang. Saat lewat di dekat tempat sampah, Rahat melihat sebuah jam tergeletak separuh tertutup koran. Rahat mengambil jam taangan itu dan mengamatinya. Gangaa menghampirinya danbertanya, "ada apa, Rahat ma?" Rahat menumnukan jam tangan itu, "ini...sepeti jam tangan Zoya.." Gangaa terkejut. Rahaat menajdi panik dan ketakutan. Begitu pula Gangaa... SInopsis Gangaa episode 378 by Meysha lestari.

PREV  1  2  NEXT


Penulis

Popular Posts

Daftar Episode