Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

loading...

Sinopsis Gangaa episode 388 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 388 bag 2 by Meysha Lestari.  Neneks edang termenung di kamarnya. Dia terlihat lemas dan tak bergairah. Maharaj ji datang dan menyuruh Maharj Ji menyiapkan pemujaan. Dia ingijn membuang keresahannya. Niru yang datang dengan tergopoh-gopoh menmdengar kata-kata nenek dan bertanya apa yang membuatnya resah? Nenek menatap Niru dengan tatapan kaget. Niru berdiri di depan nenek danmenatapnay dengan tajam, "amma ji aku ingin jawaban..." Nenek mengangguk, "ya.ya.. apa itu?" Niru menunjukan akte kelahiran Zoya dan bertanya, "aku peri ke london di tahun yang sama. Jika Zoya anak dokter Samir lalu bagaimana dia lahir di tahun itu?" Nenek ternganga bingung. Niru meminta nenek menjawabnya. Nenek menjawab, "bagaimana aku tahu, Niru? Sudahlah..aku akan pergi ke asrama.." Tapi Niru menghalanginya, "jangan peri dulu bu. Katakan padaku ibu, apakah Rahat mengatakan yang sebenarnya?" nenek coba mengelak dan menghindar. tapi Niru tak memberi kesempatan padanya untuk melarikan diri. Dia memegangi tangannenek danterus bertanay apakah Rahat mengatakan yang benar bahwa dia hamil anaknyaku, "jawab aku ibu!"

 
Nenek menjawab, "ya, aku mengatakan yang sebenarnya, Rahat tak pernah datang..." Tiba-tiba terdengar suara maharaj ji menajwab, "ya.. dia datang berkali-kali.." Niru dan nenek menatap Maharaj ji. Nenek menjadi cemas. Maharj ji mengulang kata-katanya, "dia datang berkali-kali..." Nenek menyuruh Maharaj Ji tutup mulut. Tapi Maharaj ji tidak mau. DIa memohon maaf pad anenek sebelum memberitahu Niru kalau Rahat pernah datang beberapa kali, bahkan menitipokan surat pada nenek untuk di berikan padanya, "tapi nenek menyobek surat itu dan membuangnya..." Niru kaget dan menatap nenek dengan tatapan tak percaya. Maharaj ji berkata, "..aku masih menyimpan 2 suratnya, akan ku ambilkan.." maharaj ji bergegas pergi dikuti tatapan Niru. Niru menatap nenek dengan marah dan tak percaya. Nenek terlihat pasrah dan
terduduk di tepi tempat tidur dengan tatapan mengiba.

Terdengar ketukan di pintu. Zoya bertanya, "siapa?" Sagar dan Rudra masuk kerumah. Zoya terlihat kaget. Sagar menanyakan Gangaa. Zoya mengatakan kalau Gangaa tidak ada di rumah. Rudra melarang Sagar percaya pada Zoya. Dia memeriksa kamar sambil memanggil Gangaa. Zoya menghampiri Sagar dan mmemulai dramanya. RUdra menyuruh Zoya menghentikan tipuannya, karena Sagar sudah tahu siapa dia, "aku sudah memperlihatkan rekaman percakapan kita padanya.." Zoya binggung. Rudra menunjukan hpnya, "ini lihat!" Zoya terbelalak tak percaya melihat rekaman dirinya. Rudra berkata kalau permainan Zoya sudah berakhir. Zoya terlihat panik. Dia berlutut dan memohon pada Rudra agar menghapus video itu dan dia akan berlalu dari hidupnya, "jika kau tunjukan video itu pada semua orang, maka ibuku akan hancur..."

Rudar berkata kalau dia tidak mau mendengar apa kata Zoya lagi sekarang. Sagar mengajak Rudra pergi. tapi Zoya masih memegangi kakinya sambil memohon-mohon. Rudar terlihat bimbang. Melihat kesempatan itu, Zoya segera merebut hp rudra dan mendorongnya hingga jatuh. lalu secepat kilat Zoya masuk kekamar dan mengunci pintunya dari dalam. Rudra dan Sagar berteriak-teriak menyuruh Zoya membuka pintu. DI dalam dengan santainya, Zoya menghapus video itu dan tersenyum licik. lalu dia keluar dan menyodorkan hp itu pada Rudra kembali. Rudra menerima hpnya. Zoya melangkah ke tengah ruangan dengan wajah penuh kemenangan, "aku telah menghapus rekaman itu.." Sagar dan Rudra terpanah tak percaya. Sagar menraih hp rudra dan memeriksanya. Zoya berkata kalau sekarang Rudra tak punya bukti lagi. Zoya tersenyum licik.

Sagar dan RUdra saling pandang. Rudra sangat marah dan merenggut leher Zoya. Sagar coba melepaskan cekalan Zoya. Gangaa yang tiab-tiba datang juga coba membantu. Tapi Rudar tak mau melepaskan Zoya, dai berkata kalau hanya video itu yang dia punya untuk membuktikan kalau dirinya tidak bersalah tapi zoya telah menghapusnya, "sekarang akutidak akan mengampuni dia!" Tapi mereka tida bisa berbuat apa-apa ketika Rudra meraih pisau dan menodongkannya ke leher Zoya. Sagar dan Gangaa berteriak meminta Rudra melepaskan Zoya.  RUdra membawa Zoya keluar. Rahat melihat itu dan tertegun kaget. Merek semua meminta Rudra melepaskanZoya, tapi RUdra membawa Zoya masuk ke mobil Sagar dan membawanya pergi. Rahat menangis histeris. Gangaa coba menenangkan Rahat. Rahat meminta Gangaa melakukan sesuatu kalau tidak Rudar pasti akan membunuh Zoya. Gangaa bingung, dia yakin polisi tidak akan mau membantu setelah apa yang terjadi di persidangan. Gangaa menatap Sagar, "sekarang hanya darah yang bisa menyelamatkan darah.."  Sinopsis Gangaa episode 389 by Meysha Lestari

PREV  1  2  NEXT

Penulis

Popular Posts

Daftar Episode