Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

loading...

Sinopsis Gangaa episode 397 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 397 bag 2 by Meysha Lestari.  Mahdvi sedang menyuapi Sagar. Sagar kesal pada diri sendiri karena telah merepotkan madhvi. Madhvi berkata, "anak-anak tidak tidak pernah menyusahkan ibunya, tak perduli mereka dekat atau jauh."

Pulkit menyetujui permintaan nenek untuk menelpon Sagar. Pulkit segera mendial nomor sagar. hp sagar berdering. Madhvi melihat kalau yang menelpon Pulkit. Dia sangat senang dan menyuruh Sagar menerima telpon itu dan memasang speaker. Sagar menurut. Dia menerima telpon Sagar.

Nenek mendengar nada sambung, Dia mengangguk pada Pulkit. Pulkit menyapa sagar dengan hallo lalu bertanya kabarnya dan kabar Mahdvi. Pulki meminat Sagar agar membawa pulang ibunya sekali saja. Sagar bertanya, "jangan tanya diriku, tanyakan apa yang di inginkan papa? Jika did sadar, dia bsia menelpon kami.." Zoya cemas mendengar perbicangan itu,  Zoya tak ingin Sagar kembali dan kerja kerasnya selama bertahun-tahun menjadi sia-sia. Lalu tanpa  bepikir lagi, Zoya bicara pada Sagar, membeirtahunya kalau ayahnya pasti sangat menginginkan mereka pulang. Mahdvi dan Sagar kaget mendengar suara Zoya. Nenek dan Pulkit juga tdiak suka Zoya bicara pada sagar, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah mendengar suara Zoya, Sagar berkata, "kalau Zoya masih di sana, tak ada alasan untuk kami pulang.." Nenek memohon agar mereka datang untuk melihat dirinya buat yang terakhir kali.

 
tiba-tiba Supriya datang dengan wajah kesal, "pulkit, kenapa kau mengunci kartu kreditku?" Nenek tertegun melihat kemarahan SUpriya. madhvi danm sagar juga mendengarkan apa yang di katakan SUpriya. Kening keduanya berkerut. Pulkit memarahi SUpriya karena menanyakan hak seperti itu tanpa tahu tempat. Pulkit menyuruh Supriya pergi dan mereka  akan membicarakan hal itu nanti. SUpriya menolak. Dia menuntut agar Pulkit membuka kembali kartu kreditnya. Pulkit menolak, dai menyuruh Supriya pergi. Keduanay terlibat perdebatan sengit. Nenek menegur keduanya dan menyuruh mereka bercerai daripada pertengkar terus. Pulkit tidak tahan melihat Supriya ngomel, dia menarik tanganya dan membawanya pergi.

Nenek meminta Sagar agar mengabaikan saja apa yang barusan dia dengar. Nenek meminat Sagar pulang karena dia ingin mengganti semua harta yang di milikinya menjadi milik Pulkit dan Zoya. Zoya terlihat cemas. Sagar menolek pemberian nenek, "berikans aja bagianku pada Zoya. AKu tidak membutuhkan apa-apa.." Setelah itu Sagar menutup telponnya. Nenek terhenyak kaget.

pagiunya, krishna bersiap untuk pergi kesekolah. Gangaa mengganti perbannya dnegan yang baru. Kashis menyiapkan bekal Krishna dan meletakkanya di meja. Kashis meminta Gangaa agar melarang krishna sekilah. tapi Krishna bersikeras karena ada kelas musik hari ini dan dia tidak mau tidak terpilih karena tidak masuk sekolah. Gangaa membantu Krishna mengemas tas sekolahnya. Setelah semua sipa, Krishna pamit mau berangkat sekolah. Di amencium pipi Gangaa dan mengucapkan good bye pada Gangaa dan kashis.

Setelah Krishna pergi, Kashis menanyai Gangaa mengapa dia tidak memberitahu Krishna tentang penyakitnya, "dia berhak tahu.." Gangaa menggeleng, "aku telah melihat Sagar berjuang melawan penyakit ini sejak kecil. Di aterkurung dalam rumah dan tidak di perkenankan bermain seperi lataknya anak-anak normal. AKutak ingin Krishna menanggung hal yangs ama."

Sagar sedang bersiap untuk pergi ke kantor ketika Mahdvi melarangnya pergi. Sagar berkeras, "akutidak apa-apa..mami.." Mahvdi protes dengan kesal bahwa Sagar sangat keras kepala, "hakan kau telah memutuskan untuk tidak pulang ke banaras lagi... benarkan?" Sagar berbalik dan menghampiri Madhvi. mahdvi memberitahu sagar kalau dirinya sangat mencemaskan Pulkit dan Supriya yang bertengkar, "pasti ad asesuatu yang salah dan aku tidak berdaya karena tak seorangpun mau membeirtahu aku.." mahdvi menitikkan airmata. Sagar prihatin melihatnya.

Kashis bertanya, "bagaimana kalau suatu hari Krishna bertanya mengapa kakak tidak memberitahu dia?" Gangaa menjawab, "aku tidak tahu begaimana caranya memnberitahu dia.." Kashis bertanay apakah gangaa juga tidak ingin memberitahu Krishna kalau Sagar adalah ayahnya? Gangaa menjawab kalau dirinya bertekad untuk memberitahu Krishna. kashih bertanya, "bagaimana kalau suatu hari mereka berhadapan? Apa yang akan kakak lakukan kalau suatu hari sagar dan Krishna bertemu?" Gangaa cemas dan berharap hal itu tidak akan terjadi..

Tapi sagar yang melihat kesedihan dan airmatanya ibunya akhirnya luluh dan memutuskan untuk kembali ke Banaras. madhvi sampai tidak percaya saat mendengarnya.. Sinopsis Gangaa episode 398 by meysha lestari

PREV   1   2   NEXT


Penulis

Popular Posts

Daftar Episode